<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-3156639589111753276</id><updated>2012-01-18T19:04:19.121-08:00</updated><category term='Islam'/><category term='education'/><category term='Sejarah'/><category term='sekolah'/><category term='karya anak'/><category term='manajeman sekolah'/><category term='pembahasan'/><category term='komputer'/><category term='guru'/><category term='idul fitri'/><category term='school'/><category term='komentar'/><category term='pendidikan Islam'/><category term='matematika'/><category term='pelajaran'/><category term='Keseharian'/><category term='belajar'/><category term='Anak'/><category term='jasa'/><category term='dunia'/><category term='ulasan'/><category term='Cerita'/><category term='ayam. keseharian'/><category term='prestasi'/><category term='learning'/><title type='text'>Long Live Learning</title><subtitle type='html'>Story, History, Tips, and The Islamic Education Idea</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://kutiba.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3156639589111753276/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kutiba.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>treen</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_gCsmFAe6thI/SKTnWOZNKxI/AAAAAAAAAG0/p7KtlkFftb4/S220/muka.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>55</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3156639589111753276.post-8093752221002401450</id><published>2012-01-18T18:29:00.000-08:00</published><updated>2012-01-18T19:04:19.306-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pelajaran'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='prestasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='manajeman sekolah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='guru'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerita'/><title type='text'>Pertimbangan Pimpinan Sekolah Terhadap Keadaan Guru</title><content type='html'>Pada saat pergantian tahun, bisa jadi pergantian pekerjaan, bagi seorang guru, tidak mungkin untuk berganti pekerjaan lain selain keluar daeri institusinya. Namun pergantian pekerjaan ini juga bisa jadi pergantian tanggung jawab dalam mengampu mata pelajaran atau kelas yang ada. Sama seperti pada pergantian pekerjaan di tempat-tempat lain, setiap tahun harus deg-degan siapa yang harus mengampu pelajaran tertentu, di kelas berapa atau berpartner dengan siapa dan lainnya. Apakah siswa saya baik-baik atau tidak? Itu semua menjadi pertanyaantersendiri dan menjadi tabntangan selanjutnya.&lt;br /&gt;Guru yang tadinya mengampu pelajaran matematika umpamanya, bisa jadi karena latar belakangnya yang punya pengalaman olah raga dan sekolah tersebut kekurangan guru olah raga, maka ia harus merangakap mata pelajaran matematika dan olah raga. Apalagi jelas, jika jam pelajarannya tidak memenuhi 24 jam setiap pekannya. Begitu juga tadinya mengajar di kelas lima dengan bobot resiko yang relatif kecil, ternyata ditempatkan di kelas 6 yang harus ditarget dengan UNAS dan kelulusan atau bahkan harus mengajar kelas 1 yang harus penuh ketelatenan dan penuh bimbingan. Inilah yang menjadi tantangan dan persiapan setiap tahuunya.&lt;br /&gt;Dari kondisi seperti ini perlu mempertimbangkan jumlah guru, kemampuan guru, jumlah guru, jumlah kelas dan kemampuan guru dalam mengampu mata pelajaran itu sendiri. Pada intinya perlu Manajemen SDM di sekolah itu. Namun, bagi pimpinan atau kepala sekolah atau pengawas, dalam hal ini untuk mengatur formasi guru itu tidak mudah. Bisa jadi ada yang "dikorbankan" atau harus "berkorban" karena keadaan dan kebutuhan yang ada di sekolah. Bisa jadi Manajemen SDM di sekolah ini menjadi hambatan tersendiri terhadap keharmonisan hubungan antar guru dan guru dengan pimpinan sekolah. Untuk itulah pimpinan sekolah perlu mempertimbangkan beberapa hal sebelum memutuskan mengatur formasi setiap tahunnya.&lt;br /&gt;Pertama; &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;karir guru&lt;/span&gt;. Rancangan pribadi guru tersebut akan diproyeksikan menjadi apa dan sesuai dengan jenjang dasar pendidikannya. Juga ia harus mengembangkan karir berdasarkan potensi dan kemampuannya, bahkan kecenderungan kerja guru tersebut yang mengarah kepada proyeksi karir tersebut. Dalam hal ini jangan sampai hanya untuk uji coba saja setiap tahunnya. Karena penempatan ini bisa jadi merupakan promosi jabatan atau bisa jadi merupakan "hukuman" karena prestasinya selama ini.&lt;br /&gt;Kedua; &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;tempat rujukan&lt;/span&gt;. Setiap guru punya kecenderungan masing-masing terhadap bidang tertentu. Sehingga guru itu akan mendalami bidang-bidang ilmu yang lebih mendalam dibandingkan guru yang lainnya. Guru adalah tempat rujukan bagi murid-muridnya terhadap bidang yang ditekuni oleh guru tersebut. Jika murid ada yang mendapatkan problem di bidang tertentu ia akan menanyakan dan merujuk kepada guru yang dianggapnya tahu. Wajar jika siswa merujuk kepada guru yang dianggapnya mampu berdasarkan bidang studi atau mata pelajaran yang diampunya. Bayangkan jika mata pelajaran yang diampu harus berubah-ubah siapa yang harus dijadikan rujukan oleh para siswa?&lt;br /&gt;Ketiga, &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;asap dapur&lt;/span&gt;. Bagaimana finansial guru tersebut jika dipindahtugaskan? Jika seorang guru sudah mengampu mata pelajaran tertentu, maka ia akan berusaha untuk mengambangkan mata pelajaran tersebut baik di dalam sekolah sendiri maupun di luar sekolah. Secara otomatis ia akan dianggap mampu pada mata pelajaran tersebut. Bisa jadi ia mengembangkannya dengan menjadi guru privat di rumah atau bimbingan belajar. Ini menjadi potensi pendapatan bagi gurunya. Bisa jadi ia menulis buku, konsultan pendidikan, dan lainnya yang tergantung dengan mata pelajaran yang diampunya di sekolah tempat ia mengajar.&lt;br /&gt;Melihat kondisi itu bisakan para pimpinan sekolah atau pengawas mempertimbangakan berbagai segi untuk menempatkan formasi itu?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3156639589111753276-8093752221002401450?l=kutiba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kutiba.blogspot.com/feeds/8093752221002401450/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3156639589111753276&amp;postID=8093752221002401450' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3156639589111753276/posts/default/8093752221002401450'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3156639589111753276/posts/default/8093752221002401450'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kutiba.blogspot.com/2012/01/pertimbangan-pimpinan-sekolahh-terhadap.html' title='Pertimbangan Pimpinan Sekolah Terhadap Keadaan Guru'/><author><name>treen</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_gCsmFAe6thI/SKTnWOZNKxI/AAAAAAAAAG0/p7KtlkFftb4/S220/muka.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3156639589111753276.post-5014284128470628308</id><published>2011-01-10T21:39:00.000-08:00</published><updated>2011-01-10T21:42:19.453-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='karya anak'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sekolah'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Keseharian'/><title type='text'>Ratu yang suka Menolong</title><content type='html'>Suatu hari di sebuah kerajaan, hiduplah sepasang raja ratu yang sangat bahagia. Namanya Raja Carol dan Ratu Katerine. Namun, kedua pasangan ini belum dikaruniai keturunan. Mereka pun berdoa dan sang ratu pun hamil. Raja dan ratu pun senang. Tak lama beberapa bulan kemudian, sang ratu melahirkan anak perempuan yang cantik sekali. Mereka memberi nama Princess Stefanie. Biasanya dipanggil Stefanie. Beberapa tahun kemudian, Raja Menyarikan sekolah untuk Stefanie. Akhirnya ketemu sekolah untuk Stefanie. Nama sekolahnya itu “The Wonderful School”. Keesokan harinya ketika berangkat sekolah..&lt;br /&gt; “mama, papa aku berangkat sekolah ya..”kata Stefanie. “ya.. hati - hati di jalan ya.. Stefanie” kata Ratu dan Raja. “baik ma, pa” kata Stefanie. Sesampainya di sekolah barunya, Stefanie mendapat teman baru yang sangat banyak. Yaitu : Bella, Nina, Kate, Naila, Riva, Princess, dan Dinata. Sepulang sekolah, Stefanie langsung pulang ke istana. Sehabis itu, Stefanie langsung makan siang dan kemudian tidur siang. Dalam mimpinya, dia akan menjadi Ratu yang jahat ketika besar nanti. Stefanie langsung terbangun dan belajar. Ia masih berpikir tentang mimpi yang tadi dimimpikan olehnya. Ketika makan malam, Stefanie menanyakan kepada mamanya. “mama, tadi siang aku mimpi. Mimpinya itu mimpi buruk. Yaitu, aku menjadi ratu yang jahat. Apa benar itu akan terjadi??” kata Stefanie. “ya Stefanie bisa saja kamu menjadi Ratu. Cuman, kamu akan menjadi ratu yang baik kok” kata Ratu. “oh.. jadi itu maksudnya. Makasih banyak ya mama” kata Stefanie. “iya. Sama - sama” kata Ratu. Stefanie langsung pergi ke kamarnya untuk menyiapkan buku pelajaran buat besok.&lt;br /&gt; Ketika usia Stefanie dewasa, ia sudah mengenal dengan semua kerajaan. Kemudian, ia dipanggil oleh mamanya. “ada apa ma? Ada keperluan dengan saya, ma?” Tanya Stefanie kepada ibunya. “Fanie, sebentar lagi mama sudah nggak akan menjadi ratu. Mama bingung siapa yang akan menggantikan mama nanti ketika mama sudah tidak menjadi ratu lagi. Mama memilih kamu. Apa kamu tidak keberatan?”jawab Ratu. “ mungkin bisa mama. Tapi, siapa nanti yang menjadi rajanya??” tanyaku lagi. “nanti, mama carikan pasangannya. Tenanag saja.” Jawab Ratu. “oke. Baiklah ma. Aku ke balkon lagi ya..” kataku. “ya”kata Ratu. Kemudian, Ratu pun berfikir siapa yang akan menjadi pasangan yang cocok dengan Stefanie. Kemudian, dia mendapat ide. “kan, si Stefanie agak menyukai si Kevin dari kerajaan Diamond. Kenapa nggak langsung di nikahkan saja ya??” pikir Ratu langsung mendapat ide. Ketika makan malam, Ratu pun memberi tahu hal yang dia barusan dapat. “Stefanie, mama tahu siapa yang cocok menjadi rajanya. Bagaimana kalau Kevin dari kerajaan Diamond??” Tanya ratu pada Stefanie. “ boleh juga sih ma. Tapi, kok mama tau kalo aku menyukai Kevin??”jawab dan Tanya Stefanie. “ ada dech.. atau besok saja sekalian saja besok nikah. Daripada nunda - nunda” kata ratu. “ya terserah apa kata mama. Yang penting Stefanie turutin” kata Stefanie. “oke kalau itu maumu. Mama akan segera mengirim surat untuk Raja Nicole. Kalau di balas, kiat lihat isinya. Oke??” kata mama. “ya ma..” kataku. Kemudian, Ratu menyuruh pelayannya mengambilkan sebuah kertas dan pulpen. Kemudian, salah satu prajuritnya disuruh mengantarkan suratnya. Kemudian, sampailah surat itu ke Raja Nicole. Kemudian, dibalas dan di beri lagi kepada prajurit utusan Ratu Katerine. Kemudian, Ratu mengambil kertas balasan Raja Nicole. Di balasan kertas itu tertulis “ya. Aku menerimanya.” Kemudian, ratu memanggil Stefanie. “Stefanie, diterima kamu jadi nikah besok. Selamat ya..” kata ratu. “oya?? Oh.. terima kasih mama. Mama baik deh.” Kata Stefanie. “ya.. Stefanie. Mama buat undangan untuk seluruh penduduk di daerah kekuasaan kita ya..” kata Ratu. “ya..” kata Stefanie. Keesokan harinya..&lt;br /&gt; “Nah, Stefanie. Saatnya berdandan cantik ya..” kata Ratu. “ya mama. Buat Stefanie secantik mungkin ya..” kata Stefanie. “selalu Stefanie. Mama akan membuat calonmu bahagia padamu..” kata Ratu. Tak lama kemudian, Prince Kevin telah datang ke istana MeLoDy. Mereka menunggu calon istrinya. Tak lama kemudian, Stefanie datang ke tempat dimana calon suaminya menunggu. Setelah semua berkumpul acara pun dimulai. Ratu katerine mengumumkan bahwa dia sudah tidak lagi menjadi ratu. Sekarang, yang menguasai daerah MeLoDy adalah Kevin dan Stefanie. Rakyat MeLoDy pun senang mendapatkan pengganti penguasa yang baru. Kemudian, penguasa baru pun lebih baik daripada yang sebelumnya. Stefanie kini suka membantu rakyatnya yang sedang kesusahan, yang perlu bantuan, Dll. Dan akhirnya kerajaan ini sampai - sampai melahirkan keturunan yang amat banyak.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3156639589111753276-5014284128470628308?l=kutiba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kutiba.blogspot.com/feeds/5014284128470628308/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3156639589111753276&amp;postID=5014284128470628308' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3156639589111753276/posts/default/5014284128470628308'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3156639589111753276/posts/default/5014284128470628308'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kutiba.blogspot.com/2011/01/ratu-yang-suka-menolong.html' title='Ratu yang suka Menolong'/><author><name>treen</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_gCsmFAe6thI/SKTnWOZNKxI/AAAAAAAAAG0/p7KtlkFftb4/S220/muka.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3156639589111753276.post-2290751553254089818</id><published>2010-12-30T23:46:00.000-08:00</published><updated>2010-12-31T00:12:10.415-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ayam. keseharian'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerita'/><title type='text'>AYAM DAN KERA</title><content type='html'>Pada suatu hari, ada seekor Ayam jantan dan Kera jantan. Ayam dan Kera itu sudah lama bersahabat. Pada suatu hari, Kera mengajak Ayam untuk jalan-jalan pada sore hari. Ayam merasa sangat senang. Apalagi tidak ada panas matahari dan ada ikan yang meloncat seperti lumba-lumba. Setelah itu Kera dan Ayam janjian untuk pergi nanti. &lt;br /&gt;Setelah sholat ashar, Ayam siap-siap untuk pergi menuju ke sungai. Setelah sampai di sungai, Kera lupa dengan niatnya untuk memakan ayam goreng, dia ingin sekali makan ayam goreng. Setelah itu Ayam dan Kera pulang melewati jalan yang sempit. Tiba-tiba, Kera memukul kepala si Ayam. Si Kera langsung senang karena bisa makan ayam goreng. &lt;br /&gt;Setelah ayam pingsan, kera membawa pulang ayam itu. Satu persatu kera melayang dari 1 pohon ke 1 pohon. Setelah sampai di rumah kera, kera langsung mencabuti bulu si Ayam. Setelah dicabut, barulah ayam sadar kalau bulunya dicabut. Setelah itu si ayam mulai mengepak-mengepakkan sayapnya. Sayapnya itu kena kepala si Kera. Setelah itu, si kera pingsan. &lt;br /&gt;Setelah pingsan si ayam melarikan diri. Dia melompat pohon lalu jalan pergi menuju sungai. Sampai di sungai dia ketemu sama Mr. Kepiting. &lt;br /&gt;Mr. Kepiting bertanya kepada si Ayam :”Ayam, kostummu sangat bagus, beli di mana?” tanya Mr. Kepiting.&lt;br /&gt;”Ini bukan kostum beneran, tetapi ini buluku yang dicabut!” jawab si Ayam. “Oh….memang si Kera yang kurang ajar. Awas nanti, terimalah pembalasanku!” kata Mr Kepiting. &lt;br /&gt;Mr Kepiting punya ide. Setelah mendengarkan ide Mr. Kepiting, si Ayam menulis surat untuk Mr. Kera. Setelah menulis surat kepada Mr. Kera, mulailah mereka melaksanakan rencananya. Mr. Kepiting membuat perahu dari tanah liat. Setelah itu si Kera datang. Setelah Kera datang, mulailah dia melakukan misinya. &lt;br /&gt;“Wah…indah sekali perahunya” kata si Ayam. “Iya nih…bagus banget, kita naik yuk” kata Mr. Kepiting. “Cihui….asyik nih kita naik kapal” kata si Kera. &lt;br /&gt;“Iya donk…sekali-sekali kita pakai kapal, masa jalan kaki terus” kata si Ayam. Sesudah selesai percakapan, mulailah Ayam, Kera dan Kepiting naik ke perahu. Setelah naik ke perahu, Kepiting &amp; Ayam mulai mendayung - dayung kapal. Sesudah sampai di sungai besar, Kepiting berbisik kepada Ayam “mulai”. &lt;br /&gt;Saat itu, Ayam mulai mematuk - matuk dasar perahu. Setelah mematuk - matuk dasar perahu, perahu mulai tenggelam. Ayam, Kepiting &amp; Kera juga mulai tenggelam. Mr. Kepiting berlari menuju daratan. &lt;br /&gt;Si Ayam berenang menuju daratan. Tinggal Mr. Kera. Mr. Kera meminta tolong kepada teman - temannya. Tetapi, tidak ada yang mau menolongnya. Hingga akhirnya tinggal sisa - sisa gelembung. Semua penduduk hutan menangis. Mereka mengucapkan “innalillahi wa innailaihi raaji’un”&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3156639589111753276-2290751553254089818?l=kutiba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kutiba.blogspot.com/feeds/2290751553254089818/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3156639589111753276&amp;postID=2290751553254089818' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3156639589111753276/posts/default/2290751553254089818'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3156639589111753276/posts/default/2290751553254089818'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kutiba.blogspot.com/2010/12/ayam-dan-kera.html' title='AYAM DAN KERA'/><author><name>treen</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_gCsmFAe6thI/SKTnWOZNKxI/AAAAAAAAAG0/p7KtlkFftb4/S220/muka.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3156639589111753276.post-8876271331317870145</id><published>2010-11-26T19:31:00.000-08:00</published><updated>2010-11-26T19:32:26.048-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='karya anak'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Keseharian'/><title type='text'>Hari Yang Penuh Dosa</title><content type='html'>Hari itu saya berantem dengan adik.  Saya marah karena adik saya menjahilin saya. Jadi saya marah besar. Saya memukul adik saya. Akhirnya saya ingat kepada Allah swt, dan saya diam. Saya istighfar dan adik saya akhirnya juga diam.&lt;br /&gt; Beberapa hari berikutnya saya juga pernah memubazirkan makanan. Waktu itu saya sedang nonton tv. Siarannya lagi bagus-bagunya. Mbak saya memanggil saya untuk makan. Saya pergi ke meja makan. &lt;br /&gt;Saya mengambil nasi kebanyakan. Saat makan saya sudah kenyang dan nonton tv kembali. Padahal nasinya masih banyak. Saat nonton saya ingat, tadi saya tidak menghabiskan nasinya. Jadi saya kembali ke meja makan. Ternyata nasinya sudah dibuang. &lt;br /&gt;Akhirnya saya istighfar karena saya sudah meubazirkan makanan. Saya berdo’a dan minta maaf kepada Alalh swt. Ya Allah… maafkanlah hambamu ini. Karena say telah memubazirkan makanan. Saya akan menjadikan ini pengalaman dan tidak akan mengualngi lagi. Ampunilah dosa hambamu ini Ya Allah… Amiin.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3156639589111753276-8876271331317870145?l=kutiba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kutiba.blogspot.com/feeds/8876271331317870145/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3156639589111753276&amp;postID=8876271331317870145' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3156639589111753276/posts/default/8876271331317870145'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3156639589111753276/posts/default/8876271331317870145'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kutiba.blogspot.com/2010/11/hari-yang-penuh-dosa.html' title='Hari Yang Penuh Dosa'/><author><name>treen</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_gCsmFAe6thI/SKTnWOZNKxI/AAAAAAAAAG0/p7KtlkFftb4/S220/muka.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3156639589111753276.post-5865207274038419214</id><published>2010-11-26T19:24:00.001-08:00</published><updated>2010-11-26T19:25:16.815-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='karya anak'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Keseharian'/><title type='text'>Banjir Itu Datang Lagi</title><content type='html'>Banjir itu datang lagi. Tilam tempat tidur Irvan mengambang. Tidak terasa air telah membasahi kaki Irvan. Irvan terbangun dan langsung mengangkat barang-barang di sekitarnya yang sudah mengambang. Air telah memenuhi lantai bawah rumahnya. Ia menyelamatkan apa saja yang bisa ia bawa ke lantai atas keluarganya Sementara hujan di luar bertambah deras.&lt;br /&gt;Tiba-tiba, Braaakkk….!!! Pagar beton pembatas rumahnya dengan tetangga sebelah runtuh. Air begitu cepat masuk rumah Irvan hingga setinggi dada orang tua. Irvan secepatnya naik ke lantai atas. Ia tidak bisa menyelamatkan banyak barang yang ada di lantai bawah. Kompor minyaknya tumpah, air septic tank meluap, sepatu, sandal dan piring makanan berserakan di lantai bawah bercampur dengan Lumpur dan air yang menggulung.&lt;br /&gt;Ia tidak menyadari, di luar rumahnya…. Di rumah tetangganya ada seorang kakek yang sudah renta dan sudah tidak berjalan lagi. Ia kaget hingga mulai merasakan nyeri di seluruh tubuhnya. Ditambah dengan naiknya dengan cepat air yang mulai membasahi tubuhnya. Kakek itu hanya ditemani oleh seorang anak seumur dengannya yang bernama Rangga. Rangga hanya bisa teriak minta tolong, &lt;br /&gt;“Toloong… Tolong… Tolong…” teriak Rangga.&lt;br /&gt;Irvan mendengar teriakan Rangga. Ia pun sadar akan kesulitan Rangga. Ia langsung memberi tahu ayahnya untuk memberi tahukan kepada orang-orang yang tidak terkena banjir, sedang ia sendiri langsung melompat dari lantai atas dan berenang melawan airus yang deras itu. Ia berusaha menolong Rangga dan kakeknya. Tidak lama kemudian datang beberapa orang untuk bersama-sama mendobrak rumah kakek bersama Rangga, karena rumahnya tadi dikunci dan susah dibuka sedangkan airnya sudah menutupi pintu. Dengan susah payah akhirnya kakek Rangga diangkat dan diselamatkan, kemudian dibawa ke rumah penduduk terdekat yang tidak terkena banjir.&lt;br /&gt;Malam itu Irvan dan keluarganya tidak bisa tidur lagi. Ia berjaga-jaga sekiranya banjir menjadi lebih besar lagi atau bila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan seperti tadi. Begitu juga dengan tetangga-tetangga Irvan yang terkena banjir. Irvan sendiri, walaupun ngantuk, tetap ia tahan. Dan bila sangat ngantuk, ia hanya bisa tertidur terduduk di atas kursi di lantai atas yang sempit. Itupun dengan baju yang masih basah di sana-sini, sedang yang lainnya kering di badan dengan sendirinya. Irvan sudah melupakan Rangga dan kakeknya yang sudah diurus oleh para tetangganya.&lt;br /&gt;Paginya, air di luar sudah surut. Namun di dalam rumah masih tergenang di sana-sini. Secepatnya Irvan membuka pintu dan kolong-kolong penutup selokan. Lumpur mengendap di wadah-wadah yang menampung air. Juga menempel di dinding dan barang-barang yang tidak terapung. Pagi itu ia harus membersihkan barang-barang yang masih bisa terselamatkan dan lantai bawah rumahnya harus dipel.&lt;br /&gt;Sementara di luar, Lumpur memenuhi jalan-jalan. Sampah berserakan di mana-mana. Botol-botol plastic menggunung di sekitar selokan. Selokan sendiri penuh dengan Lumpur bercampur sampah.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3156639589111753276-5865207274038419214?l=kutiba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kutiba.blogspot.com/feeds/5865207274038419214/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3156639589111753276&amp;postID=5865207274038419214' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3156639589111753276/posts/default/5865207274038419214'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3156639589111753276/posts/default/5865207274038419214'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kutiba.blogspot.com/2010/11/banjit-itu-datang-lagi.html' title='Banjir Itu Datang Lagi'/><author><name>treen</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_gCsmFAe6thI/SKTnWOZNKxI/AAAAAAAAAG0/p7KtlkFftb4/S220/muka.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3156639589111753276.post-5549305700566322759</id><published>2010-01-11T12:48:00.000-08:00</published><updated>2010-01-11T12:53:40.551-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pelajaran'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pendidikan Islam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='matematika'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='belajar'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Keseharian'/><title type='text'>Belajar Matematika Online Terlengkap</title><content type='html'>Kembali ke sekolah. Setelah beberapa hari liburan, perlu mengingatkan kembali pelajaran yang telah lalu. Sekaligus sebentar lagi akan menambah pelajaran. Apalagi pelajaran eksak yang perlu hitungan. Mengulang lagi dan pelajaran tambahan sangat diperlukan. Matematika, contohnya, pelajaran dasar yang harus kita ketahui untuk mengembangkan ilmu-ilmu lain. Untuk itu, pelajaran ini perlu pemahaman yang jelas dan tuntas. Namun jika hanya mempelajarinya di sekolah dengan waktu yang terbatas, kapan bisa tuntas? Sebaiknya perlu tambahan pelajaran di luar sekolah. Les atau privat akan banyak membantu.&lt;br /&gt;Dengan adanya internet, akan memudahkan kita mempelajari sesuatu, termasuk matematika. Bila tidak ada kesempatan ke luar rumah, di rumah pun bisa les privat. Begitu juga, tidak adanya tutor yang memenuhi syarat kebutuhan kita, dengan les online pun bisa tercukupi. Langsung saja ke situsnya, kita bisa melihat di tutorvista.com. Situs ini memberi layanan les matematika online di seluruh dunia yang online 24 jam setiap hari dan 7 hari dalam seminggu. Sehingga kita bisa mengikuti les setiap saat dan di manapun juga kita berada.&lt;br /&gt;Tutorvista.com menyediakan layanan les untuk ilmu matematika (&lt;a href="http://www.tutorvista.com/math-help"&gt;math&lt;/a&gt;), aljabar (&lt;a href="http://www.tutorvista.com/algebra-help"&gt;algebra&lt;/a&gt;), bantuan pekerjaan rumah (&lt;a href="http://homework-help.tutorvista.com"&gt;homework help&lt;/a&gt;), pemecahan soal (&lt;a href="http://www.tutorvista.com/solve"&gt;solve&lt;/a&gt;), persamaan (&lt;a href="http://www.tutorvista.com/solve"&gt;equation&lt;/a&gt;), pecahan (&lt;a href="http://www.tutorvista.com/fractions"&gt;fractions&lt;/a&gt;), jalan pintas (&lt;a href="http://www.tutorvista.com/simplify"&gt;simplify&lt;/a&gt;), dan pemecahan persamaan (&lt;a href="http://www.tutorvista.com/equation"&gt;solving equation&lt;/a&gt;). Semuanya layanan ini bisa digunakan oleh siswa sebanyak-banyaknya sesuai kebutuhan yang diinginkan tanpa dipungut biaya tambahan. Bahkan siswa dapat mengakses demo layanan ini secara gratis. Semuanya itu hanya $99.9 per bulan. Anda berminat? Kenapa tidak.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3156639589111753276-5549305700566322759?l=kutiba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kutiba.blogspot.com/feeds/5549305700566322759/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3156639589111753276&amp;postID=5549305700566322759' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3156639589111753276/posts/default/5549305700566322759'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3156639589111753276/posts/default/5549305700566322759'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kutiba.blogspot.com/2010/01/belajar-matematika-online-terlengkap.html' title='Belajar Matematika Online Terlengkap'/><author><name>treen</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_gCsmFAe6thI/SKTnWOZNKxI/AAAAAAAAAG0/p7KtlkFftb4/S220/muka.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3156639589111753276.post-5064144572119980581</id><published>2009-11-08T08:33:00.000-08:00</published><updated>2009-11-08T08:46:35.233-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='komputer'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='komentar'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Keseharian'/><title type='text'>Review LinkFromBlog Lebih Mudah?</title><content type='html'>Ingin menambah koleksi review? Ternyata selain Blogvertise, Text Link Ads, BuyBlogReviews, dan lainnya. Ada satu lagi tempat review yang bisa meraup dollar. Namanya adalah &lt;a href="http://linkfromblog.com/#1589"&gt;LinkFromBlog.com&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;Caranya dengan hanya mereview minimal 300 kata kemudian memasangkan banner atau link ke dalam blog Anda. Anda akan dicek ulang oleh admin &lt;a href="http://linkfromblog.com/#1589"&gt;LinkFromBlog.com&lt;/a&gt;, baru disetujui atau tidak blog Anda tersebut. Setelah disetujui silahkan review sebagaimana, tempat review lainnya.&lt;br /&gt;Anda akan dibayar dengan menggunakan Paypal dengan minimal payout $50. Selain itu, LinkFromBlog juga menerima review dengan bahasa Indonesia. Ini yang menggembirakan bagi yang punya blog bahasa Indonesia. Mau mencoba? Klik saja link referal &lt;a href="http://linkfromblog.com/#1589"&gt;LinkFromBlog&lt;/a&gt; ini atau banner yang ada di bawah untuk membuktikan.&lt;br /&gt;&lt;a href="http://linkfromblog.com/#1589"&gt;&lt;img alt="Paid reviews" src="http://linkfromblog.com/images/book1small.jpg"&gt;&lt;/a&gt;&lt;img border="0" width="1" height="1" alt="Advertise with my Blog" src="http://linkfromblog.com/img.001.002177.gif"/&gt;&lt;a href="http://linkfromblog.com"&gt;paid reviews&lt;/a&gt;&lt;a href="http://linkfromblog.com/#1589"&gt;&lt;img border="0" alt="Buy blog reviews" src="http://linkfromblog.com/img.002.002177.jpg"/&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3156639589111753276-5064144572119980581?l=kutiba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kutiba.blogspot.com/feeds/5064144572119980581/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3156639589111753276&amp;postID=5064144572119980581' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3156639589111753276/posts/default/5064144572119980581'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3156639589111753276/posts/default/5064144572119980581'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kutiba.blogspot.com/2009/11/review-linkfromblog-lebih-mudah.html' title='Review LinkFromBlog Lebih Mudah?'/><author><name>treen</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_gCsmFAe6thI/SKTnWOZNKxI/AAAAAAAAAG0/p7KtlkFftb4/S220/muka.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3156639589111753276.post-5489522780474005491</id><published>2009-11-04T22:26:00.000-08:00</published><updated>2009-11-04T22:28:27.244-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Anak'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='school'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Keseharian'/><title type='text'>Sekolah Untuk Menjaga Fitrah</title><content type='html'>Teman-teman, sekolah tempat kita belajar adalah lingkungan terdekat kita. Tempat kita menghabiskan waktu paling lama, setelah di rumah. Sekolah juga merupakan tempat bergaul yang paling luas dari kecil hingga dewasa kelak.&lt;br /&gt;Sabda Rasulullah yang menyatakan bahwa setiap anak terlahir dalam keadaan fitrah, orang tuanyalah yang menjadikan Nashrani, Majusi atau Yahudi. &lt;br /&gt;Apa sih fitrah itu? Fitrah itu artinya suci, tidak ada dosa seperti saat kita dilahirkan. Nah, selama di sekolah banyak sekali yang mempengaruhi diri kita. Untuk itu, kita belajar di sekolah selain mendapatkan ilmu dan pengalaman, yang baik maupun yang buruk dengan segala akibatnya.&lt;br /&gt;“Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada Agama (Allah); tetaplah atas fitrah Allah yang telah menciptakan manusia menurut fitrah itu”. (QS. Ar Ruum: 30)&lt;br /&gt;Kewajiban utama mendidik anak adalah orang tua. Berarti, rumah adalah tempat pendidikan yang pertama. Karena, orang tua telah menitipkan pendidikan anak ke sekolah, berarti sekolah juga sebagai tempat untuk menjaga fitrah murid-muridnya sebagai manusia yang berakhlak mulia.&lt;br /&gt;Selain itu, di sekolah harus tetap menjaga fitrah diri. Juga kita tetap menjaga keimanan kita yang lurus hanya kepada Allah Swt saja. Baik selama proses belajar mengajar, mendapatkan prestasi belajar, dan memecahkan soal-soal dalam pembelajaran, maupun bergaul bersama teman-teman juga harus tetap berpedoman pada fitrah yang lurus itu. &lt;br /&gt;Allah Swt juga memerintahkan kita untuk menjaga diri dan keluarga kita menjauhi dari api neraka. &lt;br /&gt;“Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka …” (QS.      At Tahrim: 6). &lt;br /&gt;Sekolah merupakan keluarga besar. Untuk itu kita harus menjaga diri kita dan keluarga besar sekolah kita dari api neraka. Baik diri kita sebagai murid, sebagai guru, sebagai pekerja yang ada di sekolah, maupun sebagai orang tua murid yang bergaul dengan keluarga besar sekolah ini.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3156639589111753276-5489522780474005491?l=kutiba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kutiba.blogspot.com/feeds/5489522780474005491/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3156639589111753276&amp;postID=5489522780474005491' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3156639589111753276/posts/default/5489522780474005491'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3156639589111753276/posts/default/5489522780474005491'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kutiba.blogspot.com/2009/11/sekolah-untuk-menjaga-fitrah.html' title='Sekolah Untuk Menjaga Fitrah'/><author><name>treen</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_gCsmFAe6thI/SKTnWOZNKxI/AAAAAAAAAG0/p7KtlkFftb4/S220/muka.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3156639589111753276.post-8184143639444859244</id><published>2009-08-20T18:54:00.001-07:00</published><updated>2009-08-20T18:55:46.682-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Anak'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Keseharian'/><title type='text'>Pekerjaan Bagi Peminta-Minta</title><content type='html'>Pada suatu saat ada seorang laki-laki dari kaum Anshor datang kepada Rasulullah saw. Ia meminta sedekah. Nabi mendengar permintaan tersebut, namun beliau menyaksikan bahwa ia adalah seorang pemuda yang kuat dan mampu untuk bekerja. Nabi tidak memberi sedekah sedikit pun. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beliau bertanya: “Apa yang ada di rumahmu?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Laki-laki itu menjawab: “Ya, saya memiliki alas berupa kain kasar, sebagiam kami pakai dan sebagian kami hamparkan, dan sebuah gelas besar tempat kami minum”.&lt;br /&gt;Kemudian Rasulullah saw berkata: “Datanglah kepadaku dengan membawa keduanya.”. Setelah laki-laki itu datang membawa kain dan gelas, Rasulullah saw. mengambilnya dan memanggil sekelompok sahabat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Siapakah yang ingin membeli kedua barang ini?”, tanya Rasulullah saw kepada para sahabat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Saya membelinya seharga satu dirham”, jawab seorang sahabat.&lt;br /&gt;Rasulullah saw tahu harga kedua barang itu lebih dari satu dirham. Maka Rasulullah saw mengulangi pertanyaannya, “Siapakah yang ingin membeli kedua barang ini?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian salah seorang sahabat membelinya dengan harga dua dirham. Diambilah uang dua dirham oleh laki-laki Anshor tadi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Belilah makanan dengan setengah dari uang itu untuk keluargamu dan sisanya belilah kapak. Datanglah kepadaku dengan membawanya.”, kata Rasulullah saw.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Laki-laki Anshor itu datang lagi kepada Rasulullah saw dan mendapati Rasulullah saw sedang menyiapkan kayu sebagai pekerjaan bagi laki-laki Anshor itu.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3156639589111753276-8184143639444859244?l=kutiba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kutiba.blogspot.com/feeds/8184143639444859244/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3156639589111753276&amp;postID=8184143639444859244' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3156639589111753276/posts/default/8184143639444859244'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3156639589111753276/posts/default/8184143639444859244'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kutiba.blogspot.com/2009/08/pekerjaan-bagi-peminta-minta.html' title='Pekerjaan Bagi Peminta-Minta'/><author><name>treen</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_gCsmFAe6thI/SKTnWOZNKxI/AAAAAAAAAG0/p7KtlkFftb4/S220/muka.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3156639589111753276.post-2331319733699098227</id><published>2009-08-20T18:47:00.000-07:00</published><updated>2009-08-20T18:48:25.417-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Anak'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='komentar'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerita'/><title type='text'>HADIAH ORANG BERPUASA</title><content type='html'>Dalam perjalanan pulang dari mengaji, Alia bercakap-cakap dengan Nadia dan Alifa. ”Teman-teman, sebentar lagi bulan Ramadhan. Kemarin saya ikut Tarhib Ramadhan. Asyik... Saya akan puasa penuh selama sebulan.” seru Alia kepada teman-temanya.&lt;br /&gt;”Aku juga! Soalnya kalau aku puasa penuh, ibuku membelikan aku boneka. Senang sekali rasanya.” kata Alifa.&lt;br /&gt;”Bagaimana kamu Nadia?” tanya Alia kepada Nadia.&lt;br /&gt;”Tidak tahu ya. Saya mau bicara kepada Ummi dulu.” jawab Nadia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesampai di rumah...&lt;br /&gt;”Ramadhan nanti Nadia mau puasa, Mi.” lapor Nadia kepada Umminya.&lt;br /&gt;”Alhamdulillah.” jawab Ummi.&lt;br /&gt;”Ummi! Teman Nadia kalau puasa ia dibelikan boneka sama ibunya.” kata Nadia lagi.&lt;br /&gt;”Jadi ceritanya Nadia mau dibelikan boneka juga?” tanya Ummi.&lt;br /&gt;”Ah, tidak kok Mi.” jawab Nadia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malamnya Ummi bercerita...&lt;br /&gt;”Nah, di syurga itu ada satu pintu yang dinamakan Baabur Royyan.” kata Ummi.&lt;br /&gt;”Apa itu Mi?” tanya Nadia minta penjelasan. &lt;br /&gt;Baabur Royyan adalah pintu syurga hanya untuk orang yang melaksanakan puasa.” jawab Ummi.&lt;br /&gt;”Nadia ingin cepat-cepat Ramadhan Mi. Biar masuk syurga lewat Baabur Royyan.” kata Nadia semangat.&lt;br /&gt;”Insya Allah, Amin. Oh iya, kemarin Ummi beli sesuatu untuk Nadia. Ini untuk Nadia.” kata Ummi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah dibuka.&lt;br /&gt;”Alhamdulillah... Boneka! Terima kasih Ummi!” seru Nadia.&lt;br /&gt;Nadia senang sekali mendapatkan boneka dari Ummi. Padahal Nadia masih berniat akan puasa penuh. Belum sampai sehari Allah SWT telah mengabulkan do’a dalam hatinya. Betapa syukurnya Nadia kepada Allah SWT. Apalagi setelah berpuasa telah dijanjikan Allah untuk masuk syurga-Nya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3156639589111753276-2331319733699098227?l=kutiba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kutiba.blogspot.com/feeds/2331319733699098227/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3156639589111753276&amp;postID=2331319733699098227' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3156639589111753276/posts/default/2331319733699098227'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3156639589111753276/posts/default/2331319733699098227'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kutiba.blogspot.com/2009/08/hadiah-orang-berpuasa.html' title='HADIAH ORANG BERPUASA'/><author><name>treen</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_gCsmFAe6thI/SKTnWOZNKxI/AAAAAAAAAG0/p7KtlkFftb4/S220/muka.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3156639589111753276.post-5436708403505180058</id><published>2009-08-20T18:44:00.000-07:00</published><updated>2009-08-20T18:46:36.298-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Anak'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Keseharian'/><title type='text'>Dicintai Allah SWT</title><content type='html'>“Tatik tidak masuk lagi?” tanya Pak Ahmad, melihat kursi di samping Upik kosong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Doni langsung menjawab, ”Iya Pak, Tatik bolos. Kemarin saya lihat Tatik menggendong adiknya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Upik, kamu teman sebangkunya tidak tahu kenapa Tatik tidak masuk?” tanya Pak Ahmad lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Takut...,” jawan Upik dengan suara perlahan. Ia semakin tertunduk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Upik menoleh ke belakang lalu menangis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Lho, kenapa menagis?” tanya Pak Ahmad.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Tatik malu ke sekolah Pak. Ia malu karena bapaknya tukang becak. Kata Doni, tukang becak itu hina. Tukang becak itu kerjaanya disuruh-suruh. Terus..”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Upik menyeka air matanya dan berkata lagi, ”Terus, kata Doni keringat tukang becak itu bau. Tangannya kasar. Jadinya, Tatik malu sekali. Besoknya Tatik tidak masuk sekolah.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pak Ahmad terperanjat. Mukanya memerah, merah padam. Matanya berkaca-kaca dan bibirnya gemetar. Dengan suara serak, Pak Ahmad berkata, ”Demi Allah, tidak seorang pun yang bekerja keras kecuali Allah akan memuliakannya. Allah mencintai orang yeng bekerja keras. Bapaknya Tatik bekerja keras. Insya Allah beliau pun dicintai Allah.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Murid-murid tertunduk. Satu dua ada yang mulai terisak-isak. Hanya Doni yang tidak sedih. Ia berkata pada Pak Ahmad, ”Tetapi papaku lebih kaya. Papaku menyumbang masjid lebih banyak daripada bapaknya Tatik.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pak Ahmad masygul sekali mendengar perkataan Doni. Hatinya benar-benar sedih. ”Tidak ada bedanya orang kaya dan orang miskin. Kaya atau miskin, kalau bertakwa akan masuk syurga. Tetapi kalau durhaka masuk neraka.” kata Pak Ahmad.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Murid-murid diam. Lalu Pak Ahmad bercerita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Ketika Nabi pulang dari perang Tabuk, Nabi dijemput seorang sahabat. Namanya Sa’ad Al-Anshari. Dia ingin minta maaf kepada Nabi karena tidak bisa ikut berperang. Ketika dia menyalami Nabi, Nabi segera melihat tangan Sa’ad kasar sekali. Nabi bertanya, ”Kenapa tanganmu itu, ya Sa’ad?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Ya, Rasulullah. Saya ini bekerja keras, membelah batu, mencari nafkah yang halal, untuk membiayai keluarga saya,” jawab Sa’ad.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendengar itu Nabi yang mulia mengambil tangan Sa’ad dan menciumnya. Kata Nabi, ”Inilah tangan yang tidak akan pernah disentuh api neraka.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendengar kisah itu, seisi kelas menangis. Teddy yang pernah mengejek Tati, sekarang menangis keras-keras. Ia sangat menyesal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Kalau tidak disentuh api neraka, masuk ke mana dia?” tanya Pak Ahmad lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Masuk Syurga,” jawab murid-murid serentak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Benar. Allah mencintai orang-orang yang bekerja keras. Karena bapaknya Tatik bekerja keras mengayuh becak, maka bapaknya Tatik juga orang yang mulia.” kata Pak Ahmad.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3156639589111753276-5436708403505180058?l=kutiba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kutiba.blogspot.com/feeds/5436708403505180058/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3156639589111753276&amp;postID=5436708403505180058' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3156639589111753276/posts/default/5436708403505180058'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3156639589111753276/posts/default/5436708403505180058'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kutiba.blogspot.com/2009/08/dicintai-allah-swt.html' title='Dicintai Allah SWT'/><author><name>treen</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_gCsmFAe6thI/SKTnWOZNKxI/AAAAAAAAAG0/p7KtlkFftb4/S220/muka.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3156639589111753276.post-2050858843033012072</id><published>2009-05-14T20:25:00.000-07:00</published><updated>2009-05-14T20:32:30.653-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pembahasan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='dunia'/><title type='text'>Memilih Channel TV untuk Mencari Ilmu</title><content type='html'>Mencari Ilmu tidak hanya belajar di lembaga formal. Banyak cara yang ditempuh untuk mendapatkan ilmu yang mumpuni. Tidak hanya belajar dari lingkungan saja. Bahkan Kita sangat  mungkin belajar secara privat kepada orang yang berpengalaman di bidangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melalui televisi, misalnya, kita belajar dari berbagai macam pengetahuan yang ada di sekitar dengan mudah. Tanpa pergi ke tempat yang kita pelajari pun kita langsung mendapatkan ilmu yang kita inginkan. Apalagi dengan adanya TV kable yang mengkhususkan jaringan tertentu setiap channel yang dituju. Ini akan mempermudah kita sebagai pengguna untuk  memilih channel  yang diinginkan. &lt;a href="http://www.directsattv.com/directv/"&gt;DirectSatTV&lt;/a&gt;, salah satu penyedia layanan TV yang ada di Amerika yang melayani sesuai dengan kebutuhan yang diinginkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika Anda di Texas, maka tinggal klik &lt;a href="http://www.directsattv.com/directv/local/TX-Texas-Directv.html"&gt;DirectSatTV in %TX%&lt;/a&gt; maka Anda akan mendapatkan saluran TV yang sesuai pilihan Anda. Begitu juga jika Anda di California, silahkan klik &lt;a href="http://www.directsattv.com/directv/local/CA-California-Directv.html"&gt;DirectSatTV in %CA%&lt;/a&gt;. Begitu seterusnya jika tinggal di New York, klik &lt;a href="http://www.directsattv.com/directv/local/NY-New-York-Directv.html"&gt;DirectSatTV in %NY%&lt;/a&gt;. Demikian juga jika Anda di Florida, silahkan klik &lt;a href="http://www.directsattv.com/directv/local/FL-Florida-Directv.html"&gt;DirectSatTV in %FL%&lt;/a&gt;. Silahkan pilih channel sport, movie, atau yang lainnya.  Silahkan program televisi sesuai dengan kebutuhan dan ingat untuk menikmati televisi secara aman.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3156639589111753276-2050858843033012072?l=kutiba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kutiba.blogspot.com/feeds/2050858843033012072/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3156639589111753276&amp;postID=2050858843033012072' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3156639589111753276/posts/default/2050858843033012072'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3156639589111753276/posts/default/2050858843033012072'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kutiba.blogspot.com/2009/05/memilih-channel-tv-untuk-mencari-ilmu.html' title='Memilih Channel TV untuk Mencari Ilmu'/><author><name>treen</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_gCsmFAe6thI/SKTnWOZNKxI/AAAAAAAAAG0/p7KtlkFftb4/S220/muka.jpg'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3156639589111753276.post-1027764179814184337</id><published>2009-04-25T03:20:00.000-07:00</published><updated>2009-04-25T03:21:33.508-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ulasan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Keseharian'/><title type='text'>Keamanan dengan Deteksi Dini dalam Rumah</title><content type='html'>Bencana alam sekarang ini melanda di banyak negara. Dari tsunami, gempa bumi, angina topan, bendungan jebol, gunung meletus hingga kebakaran. Ini adalah gangguan alam yang merupakan takdir dari Allah SWT. Namun demikian juga masih banyak juga gangguan yang ditimbulkan oleh ulah manusia, baik pencurian, perampokan, dan lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada dua hal yang perlu direnungkan. Nilai kesyukuran kita yang kurang kepada sang pencipta. Bisa jadi juga antisipasi terhadap bahaya yang mengancam rumah keluarga kita.&lt;br /&gt;Jika Anda menginginkan antisipasi dini terhadap bahaya di rumah kita bias menggunakan &lt;a href="http://www.homesecurityteam.com/"&gt;Home Security System&lt;/a&gt; yang baik agar meningkatkan deteksi dini dan antisipasi terhadap bahaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.homesecurityteam.com/"&gt;Home security&lt;/a&gt; ini menentukan juga kenyamanan dan sekaligus kesiapan kita menghadapi kesuksesan hidup kita, baik dimata manusia maupun di mata sang pencipta. Untuk itu perlu deteksi dari &lt;a href="http://www.homesecurityteam.com/"&gt;Home Security System&lt;/a&gt; agar, terjadi kenyamanan dalam rumah tangga, menjaga asset agar dapat meningkatkan kesyukuran, sekaligus juga dapat memberikan peluang kenyamanan pada sekitar kita karena kemungkinan deteksi dini akan didapatkan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3156639589111753276-1027764179814184337?l=kutiba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kutiba.blogspot.com/feeds/1027764179814184337/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3156639589111753276&amp;postID=1027764179814184337' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3156639589111753276/posts/default/1027764179814184337'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3156639589111753276/posts/default/1027764179814184337'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kutiba.blogspot.com/2009/04/keamanan-dengan-deteksi-dini-dalam.html' title='Keamanan dengan Deteksi Dini dalam Rumah'/><author><name>treen</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_gCsmFAe6thI/SKTnWOZNKxI/AAAAAAAAAG0/p7KtlkFftb4/S220/muka.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3156639589111753276.post-7461846115467445829</id><published>2009-03-26T18:46:00.000-07:00</published><updated>2009-03-26T18:48:02.391-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='komentar'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Keseharian'/><title type='text'>Mengapa Israel Menjadikan Anak-Anak Gaza Sebagai Korbannya?</title><content type='html'>Serangan Israel dari akhir 2008 hingga awal 2009 ini di Gaza, menyisakan banyak kepedihan di hati ummat Islam. Hampir seluruh negeri muslim bangkit untuk mengutuk dan memberikan dukungan kepada perjuangan rakyat Palestina. Dari mengumpulkan bantuan hingga upaya-upaya diplomasi yang akhirnya juga mengirimkan bantuan medis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada hal yang perlu dicermati, dari sekian puluh ribu rakyat Palestina yang menjadi korban kebiadaban tentara Israel, ternyata dua per tiga diantaranya adalah anak-anak. Hingga saat ini sekitar 15.000 anak Palestina menjadi korban serangan Israel ini. Pertanyaan yang muncul adalah mengapa Israel menjadikan anak-anak Gaza sebagai korban kebiadabannya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada banyak alasan yang melatar belakangi, sehingga anak-anak Palestina menjadi korban setiap serangan yang diluncurkan oleh Israel kepada Palestina. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Pertama&lt;/span&gt;, dalam melancarkan serangannya Israel menerapkan strategi perang kota, yaitu dengan membumi hanguskan setiap bangunan atau wilayah yang dicurigai tempat berkumpulnya aktivis pejuang Palestina. Sehingga Israel tidak memperhitungkan jumlah korban akibat perang. Bahkan hal ini disengaja, untuk menerapkan pembersihan wilayah dan pengusiran kepada penghuninya. Sedangkan pejuang Palestina menerapkan strategi perang gerilya, untuk memperkecil jatuhnya korban di pihak pejuang muslim. Hal ini membuat tentara Israel membabi buta menyerang siapa saja yang dihadapi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Kedua&lt;/span&gt;, dalam setiap demonstrasi atau gerakan intifadah, yang menjadi pelaku terbesar adalah anak-anak. Anak-anak inilah yang mewarisi perjuangan Palestina. Israel sengaja membunuh perlawanan Palestina dengan menumpas setiap semangat yang tumbuh, termasuk perlawanan dari anak-anak sekalipun. Ingat peristiwa Al-Durra yang menjadi kekejaman tentara Israel beberapa tahun silam. Inilah yang membuat tentara Israel banyak yang stress menghadapi perlawanan anak-anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ketiga&lt;/span&gt;, Israel meyakini akan kitab sucinya, sebagaimana sejarah masa lampau yang mampu mengalahkan raja Jalut  yang perkasa dan mempunyai kekuatan yang besar, ternyata hanya dikalahkan oleh seorang anak kecil, Daud dengan senjata ketapel dan batu. Kenyataan sekarang, anak-anak Palestina melawan Israel dengn hanyabersenjatakan batu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun demikian tidak menyurutkan semangat kaum muslimin dan keberkahan tanah suci Al-Quds, ternyata dari 15.000 anak Palestina yang menjadi korban kebiadaban Israel ini, ternyata pada saati ini lebih dari 5.000 anak baru terlahir dari rahim ibu-ibu Palestina yang siap melanjutkan estafeta perjuangan intifadhah selanjutnya. Allahu Akbar!!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3156639589111753276-7461846115467445829?l=kutiba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kutiba.blogspot.com/feeds/7461846115467445829/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3156639589111753276&amp;postID=7461846115467445829' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3156639589111753276/posts/default/7461846115467445829'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3156639589111753276/posts/default/7461846115467445829'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kutiba.blogspot.com/2009/03/mengapa-israel-menjadikan-anak-anak.html' title='Mengapa Israel Menjadikan Anak-Anak Gaza Sebagai Korbannya?'/><author><name>treen</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_gCsmFAe6thI/SKTnWOZNKxI/AAAAAAAAAG0/p7KtlkFftb4/S220/muka.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3156639589111753276.post-7000079076198200356</id><published>2009-03-10T00:23:00.000-07:00</published><updated>2009-03-26T17:11:01.162-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pelajaran'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pendidikan Islam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Keseharian'/><title type='text'>AL-KHANSA: PENYAIR ULUNG DAN PEJUANG MUSLIMAH</title><content type='html'>“Wafa, kamu ngapain kok bicara sendiri. Komat-kamit gak jelas gitu?”, Tanya kak Shafa.&lt;br /&gt;“Kak Shafa ini lho tega, orang sedang menghafalkan puisi kok dibilang bicara sendiri. Memang saya orang gak waras kok bicara sendiri”, jawab Wafa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Memang Wafa  mau ikut lomba puisi apa?”, Tanya kak Shafa balik.&lt;br /&gt;“Iya kak. Wafa mau ikut lomba puisi memperingati &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Maulid Nabi&lt;/span&gt; besok. Oh ya kak, memang pada zaman Nabi apa sudah ada puisi kak, kok sekarang memperingati &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Maulid Nabi&lt;/span&gt; dengan membaca puisi segala?”, Tanya Wafa ke kak Shafa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ya ada. Zaman itu puisi di sebut juga syair. Bahkan syair memegang peranan penting dalam setiap kegiatan ummat. Syair digunakan untuk mengungkapkan perasaan seseorang, menceritakan keadaan seseorang atau suatu kaum, juga untuk mengabadikan suatu peristiwa yang perlu dikenang oleh manusia lain di masa yang akan datang. Syair juga digunakan untuk mengirimkan kabar kepada seseorang atau kaum tertentu. Selain itu, syair juga digunakan untuk mengenang masa sedih atau gembira di masa lalu dan mengobarkan semangat perjuangan di medan pertempuran.”, jelas kak Shafa panjang lebar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kalau begitu ada dong kak, tokoh penyair pada zaman itu?”, Tanya Wafa ingin tahu.&lt;br /&gt;“Ya jelas ada. Penyair yang terkenal diantaranya &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Hassan bin Tsabit&lt;/span&gt; (Lihat di postingan &lt;a href="http://kutiba.blogspot.com/2008/06/setegar-shafiyyah.html"&gt;Setegar Shafiyyah&lt;/a&gt;) Salah satu penyair wanita zaman itu adalah Al-Khansa’.  Al-Khansa’ ini nama panggilan yang artinya sapi betina liar”, jawab Kak Shafa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ceritakan dong Kak, tentang Al-Khansa. Wafa ingin tahu nih”, Tanya Wafa merajuk.&lt;br /&gt;“Iya. Iya. Mau tahu nama aslinya? Nih, nama asli Al-Khansa’ adalah Tamadhar binti ‘Amr bin Syuraid bin ‘Ushayyah as Sulamiyah. Dia adalah sahabiah mulia di hadapan Rasulullah SAW dan penyair yang sangat terkenal. Al-Khansa’ adalah wanita bijaksana dan cerdas. Semua orang mengetahui kedudukan dan keahliannya  yang luar biasa dalam bersyair. Tidak ada penyair wanita yang mampu menandingi dalam melantunkan bait syair, baik masa sebelum atau sesudahnya sebagaimana disepakati para ulama”, jelas Kak Shafa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Berarti Al-Khansa’ pelantun dan pencipta syair dong Kak?’, Tanya Wafa lagi.&lt;br /&gt;“Ya jelas. Al-Khansa’ melontarkan &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;ratsa’&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; &lt;/span&gt;(syair sedih) tentang saudara laki-lakinya. Syair itu disebutnya &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Syahrah&lt;/span&gt; (Batu Karang). Di masa jahiliyah Al-Khansa’ terus-menrus bersedih dan berkeluh kesah meratapi perjalanan hidupnya yang sebatang kara karena ditinggal mati oleh saudara kandungnya, &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Shakhr&lt;/span&gt;.  Kesedihannya itu sampai-sampai hampir merenggut nyawanya. Seandainya Islam tidak datang menyentuh kalbunya dan menyadarkan kesedihannya yang berlebihan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Takdir Allah SWT menghendaki awan iman berarak di atas Al-Khansa’, lalu menumpahkan hujan keimanan di dalam dadanya. Hingga iman menyentuh lubuk hatinya yang paling dalam dan memberi denyut kehidupan hakiki kepadanya. Al-Khansa’ ikut dalam rombongan kabilahnya, Bani Sulaiman, untuk menemui Rasulullah SAW dan menyatakan keislamannya.&lt;br /&gt;Namun rasa sedihnya  tetap ada, Al-Khansa sedih dan menangisi perjalanan hidupnya yang pernah dilalui yang jauh dari cahaya iman dan merasa tertinggal begitu jauh dari sekian banyak kebajikan. Untuk itu Al-Khansa’ bertekad untuk mengejar ketertinggalannya dan rela mengorbankan apa saja yang dimilikinya demi membela agama yang agung ini. Akhirnya sifat Al-Khansa’ tumbuh menjadi kepribadian yang sangat kuat, berakhlak mulia, pandanganya tajam, sabar dan pemberani. Itulah titik balik kisah hidup Al-Khansa’ selanjutnya. Bahkan setelah itu Al-Khansa’ rela mempersembahkan empat orang putra kandungnya sendiri untuk meraih syahid dalam perang &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Qadisiyyah&lt;/span&gt;”, terang Kak Shafa.&lt;br /&gt;“Subhanallah … Allahu Akbar… Bagaimana kisah selanjutnya Kak? Penasaran nih”, pinta Wafa lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Wah, Wafa gak sabar ya? Nah, pada saat perang Qadisiyyah diumumkan. Empat orang putra kandung Al-Khansa diutus semuanya untuk ikut berangkat membawa panji-panji Islam bersama Rasulullah. Sehari sebelum keberangkatan, keempat putranya dikumpulkan.&lt;br /&gt;Al-Khansa memberikan wasiatnya: “Wahai putra-putraku, kalian semua memluk Islam dengan suka rela dan berhijrah dengan senang hati. Demi Allah yang tidak ada tuhan selain Dia, sesungguhnya kalian adalah keturunan dari satu ayah dan satu ibu. Aku tidak pernah merendahkan kehormatan dan merubah garis keturunan kalian. Ketahuilah, sesungguhnya kehidupan akhirat jauh lebih baik daripada  kehidupan dunia yang fana ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Putra-putraku, sabarlah, tabahlah, bertahanlah, dan bertawakallah kepada Allah. Semoga kalian menjadi orang-orang yang beruntung. Jika kalian melihat gendering perang telah ditabuh dan api telah berkobar, maka terjunlah ke medan laga dan serbulah pusat kekuatan musuh, pasti kalian akan meraih kemenangan dan kemuliaan, di dalam kehidupan abadi dan kekal selama-lamanya”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikianlah wasiat Al-Khansa’. Keesokan harinya, mereka terjun ke medan laga dengan gagah berani. Jika ada seorang diantara mereka yang semangatnya mulai surut, maka saudaranya langsung mengingatkannya dengan nasihat ibunya. Sambil mengumandangkan syair-syair ibunya sebagai penyemangat. Dengan begitu semangat terus berkobar kembali dan menyerbu musuh seperti singa mengamuk. Serangan-serangannya seperti siap melumat musuh-musuhNya. Mereka  tetap berjuang dengan penuh semangat, hingga satu per satu berguguran menjadi syuhada. Sampai di akhir peperangan ummat Islam meraih kemenangan gemilang.&lt;br /&gt;Saat sang Bunda, Al-Khansa’, mendengar berita kesyahidan keempat putranya, kali ini ia tidak menanpar pipi sendiri dan merobek pakaiannya sebagaimana mendengar kematian kakaknya. Melainkan menerima berita dengan penuh kesabaran dan keimanan, seperti kesabaran yang pantas dimiliki oleh orang-orang yang beriman. Al-Khansa’ berkata: “Segala puji bagi Allah yang telah memberiku kemuliaan dengan kesyahidan mereka. Aku berharap, Allah akan mengumpulkanku dengan mereka di tempat limpahan kasih sayangNya kelak”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah yang dialami Al-Khansa’. Al-Khansa’ wafat tahun 24 Hijriyah di masa kekhalifahan &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Utsman bin Affan&lt;/span&gt;, setelah merelakan empat putranya untuk meraih ridha Allah SWT. Bahkan seandainya Al-Khansa memiliki putra lagi, maka ia akan mempersembahkan untuk syahid di jalanNya.  Al-Khansa’ begitu tulus dan tabah dengan pengorbanan besarnya itu demi meraih anugerah menjadi penghuni surga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karenanya Rasulullah pernah bersabda: “&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Siapa yang merelakan orang tiga putra kandungnya (meninggal dunia), maka dia masuk surga Seorang wanita bertanya, “Bagaimana jika hanya dua putra?” Rasulullah SAW menjawab, “Begitu juga dua putra&lt;/span&gt;”. (HR……)&lt;br /&gt;Al-Khansa’ tidak hanya merelakan dua putra atau tuiga putra, melainkan empat putra sekaligus. Maka berbahagialah Al-Khansa' dengan pengorbananyya itu.” Jelas Kak Shafa selajutnya.&lt;br /&gt;“Maha suci Allah dengan segala ciptaanya. Begitu agung kisah pengorbanan Al-Khansa’. Tapi saya masih penasaran, apa Rasulullah pernah dengar syairnya Al-Khansa’ ya Kak? Tanya Wafa sekali lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Jelas, sebagaimana ditulis oleh Ibnu Hajar Al-Atsqalani dalam kitabnya Al-Ishabah fi Tamyiz al-Shahabah, Nabi SAW pernah mendengarkan syair Al-Khansa’ dan mengaguminya, bahkan meminta tambah syair kepada Al-Khansa’. Makanya wajar jika syair-syair Al-Khansa’ dijadikan penyemangat dalam peperangan. Begitulah kepahlawanan Al-Khansa’  dan kepiawaiannya bersyair”, terang kak Shafa mengakhiri pembicaraan.&lt;br /&gt;“Kalau gitu saya belajar sungguh-sunguh biar seperti Al-Khansa’”, kata Wafa semangat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="u46812"&gt;&lt;br /&gt;&lt;table cellSpacing="0" cellPadding="0" width="100%" height="100%" border="0"&gt;&lt;br /&gt; &lt;tr&gt;&lt;br /&gt;  &lt;td&gt;&lt;br /&gt;   &lt;a href="http://www.onlinecasinobluebook.net"&gt;casino online&lt;/a&gt; - online casino guide to popular online casinos&lt;br /&gt;  &lt;/td&gt;&lt;br /&gt; &lt;/tr&gt;&lt;br /&gt;&lt;/table&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3156639589111753276-7000079076198200356?l=kutiba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kutiba.blogspot.com/feeds/7000079076198200356/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3156639589111753276&amp;postID=7000079076198200356' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3156639589111753276/posts/default/7000079076198200356'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3156639589111753276/posts/default/7000079076198200356'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kutiba.blogspot.com/2009/03/al-khansa-penyair-ulung-dan-pejuang.html' title='AL-KHANSA: PENYAIR ULUNG DAN PEJUANG MUSLIMAH'/><author><name>treen</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_gCsmFAe6thI/SKTnWOZNKxI/AAAAAAAAAG0/p7KtlkFftb4/S220/muka.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3156639589111753276.post-8009291664919437176</id><published>2009-03-05T18:07:00.000-08:00</published><updated>2009-03-26T17:14:55.283-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pelajaran'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pendidikan Islam'/><title type='text'>Istiqamah: Langkah Sukses Hasil Pendidikan</title><content type='html'>Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: “Rabb kami adalah Allah.”&lt;br /&gt;Kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka maka malaikat akan turun kepada mereka (dengan mengatakan): “Jangan kamu merasa takut dan janganlah kamu merasa sedih dan bergembiralah dengan memperoleh surga yang telah dijanjikan Allah kepadamu. Kamilah pelindung-pelindungmu dalam kehidupan dunia dan akhirat. Di dalamnya kamu memperoleh apa yang kamu inginkan dan memperoleh pula di dalamnya apa yang kamu minta. Sebagai hidangan bagimu dari Yang Maha Pengampun dan lagi Maha penyayang.”&lt;br /&gt;(QS. Fushilat : 30-32)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makna&lt;br /&gt;Maksudnya adalah mereka berkata bahwa Allah adalah Rabb dan sembahan kami. Tidak ada sesembahan yang haq kecuali Dia. Mereka mengatakan hal itu dengan terang-terangan dan didasari dengan keimanan.&lt;br /&gt;Selain itu mereka tetap kokoh tegar dan istiqamah di atas apa yang diucapkan. Mereka tidak mengganti, merubah dan meninggalkan penghambaan diri kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Mereka melakukan segala perintah-Nya dan meninggalkan segala larangan-Nya. Demikian Syaikh Abu Bakr Al Jazairi menerangkan dalam Aisarut Tafasir 4/575.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tafsir&lt;br /&gt;Imam Al Qurthubi setelah menyebutkan beberapa penafsiran di yang ada kemudian mengatakan:&lt;br /&gt;Pendapat-pendapat ini antara satu dengan yang lainnya saling melengkapi tetapi intinya adalah mereka konsekuen di atas ketaatan kepada Allah, baik dalam segi aqidah, ucapan maupun perbuatan mereka. Mereka istiqamah di atas semua itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayat Penjelas&lt;br /&gt;“Oleh itu, hendaklah engkau (wahai Muhammad) sentiasa tetap teguh di atas jalan yang betul sebagaimana yang diperintahkan kepadamu…” (Hud: 112)&lt;br /&gt;Sabda Rasulullah s.a.w:&lt;br /&gt;“Berteguh-hatilah kamu (istiqamahlah) kamu meskipun tidak akan mampu melakukan sepenuhnya. Ketahuilah bahwa bahagian terbaik dari agamamu adalah sembahyang, dan tiada seseorang yang memelihara wudhu’, kecuali orang yang beriman.” (HR Ahmad, Ibnu Majah, Al-Hakim dan Al-Baihaqi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tingkatan Istiqamah&lt;br /&gt;Syeikh Abu Ali ad-Daqqaq menjelaskan:&lt;br /&gt;“Ada tiga tingkatan dalam istiqamah:&lt;br /&gt; Menegakkan sesuatu (&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;taqwin&lt;/span&gt;) - berhubungan dengan disiplin jiwa.&lt;br /&gt; Meluruskan sesuatu (&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;iqamah&lt;/span&gt;) - berhubungan dengan penyempurnaan hati&lt;br /&gt; Berlaku teguh (&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;istiqamah&lt;/span&gt;) - berhubungan dengan amalan untuk mendekatkan diri, menggantungkan diri kepada Allah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akan Selalu Didampingi Malaikat&lt;br /&gt; Seseorang yang istiqamah (teguh pendirian dan tetap melakukan kebaikan) selalunya akan didatangi oleh para malaikat, sebagaimana firman Allah Ta’ala, yang bermaksud: “…akan turun kepadanya (orang yang istiqamah) para malaikat…”&lt;br /&gt; Seseorang yang apabila didatangi malaikat ia bermakna satu kemuliaan dan keuntungan yang amat besar, sebaliknya manusia yang didatangi oleh syaitan, ia bermakna kehinaan dan bencana yang amat besar.&lt;br /&gt; Apabila malaikat datang, maka yang didatangi akan mendapat keuntungan. Ini disebabkan malaikat itu lambang rahmat, sebaliknya syaitan itu adalah lambang laknat.&lt;br /&gt;Ada beberapa kebaikan yang dibawa oleh malaikat:&lt;br /&gt; Mereka merasa senang, gembira dan tidak ada rasa khuatir.&lt;br /&gt; Akan merasa khawatir.&lt;br /&gt; Akan selalu berbuat kebaikan dan tidak mengikut hawa nafsu.&lt;br /&gt; Orang yang selalu didatangi malaikat wajahnya akan berseri-seri, dan juga tidak mudah marah dan tersinggung.&lt;br /&gt; Orang yang didatangi malaikat akan berlapang dada&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak Ada Rasa Takut&lt;br /&gt; Seseorang yang istiqamah, tidak pernah merasa takut, sebagaimana ayat al-Quran: “…janganlah kamu bimbang (dari berlakunya kejadian yang tidak baik terhadap kamu)…” (Al-Fussilat: 30)&lt;br /&gt; Apabila seseorang tidak pernah ada rasa takut, mempunyai keteguhan hati, kuat keyakinannya, kukuh pendiriannya dan besar harapannya kepada Allah.&lt;br /&gt; Pakar motivasi mengatakan: “Akar dari segala bentuk ketakutan adalah ketidak-percayaan. Orang yang merasa asing terhadap hidupnya dan tidak kenal Tuhan serta tidak kenal diri sendiri adalah orang yang ketakutan.”&lt;br /&gt; Untuk menjadi orang yang bebas dari ketakutan, kita harus bergantung kepada Maha Pencipta dan Maha Pemberi segala sesuatu. Kita harus memiliki kepercayaan dan mengenal Dia (Allah). Perasaan terpisah dengan sumber segala sesuatu, seperti anak kecil yang merasa terpisah dengan orang tuanya, akan menimbulkan ketakutan dan kebimbangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak Ada Rasa Sedih&lt;br /&gt; Orang yang istiqamah tidak mempunyai rasa sedih, sebaliknya mereka sentiasa gembira dan ceria, sebagaimana telah diterangkan di atas.&lt;br /&gt; Ini disebabkan orang-orang yang sedih itu merasa kehilangan sesuatu, atau tidak tercapainya sesuatu (gagal). Sedangkan orang yang istiqamah itu telah tertumpu semua pergantungannya itu kepada Allah, mulai dengan hartanya, anaknya dan bahkan dirinya telah diserahkan sepenuhnya kepada Allah, sebab orang yang istiqamah itu sadar bahwa semua itu milik Allah dan akan kembali kepada Allah.&lt;br /&gt; Apabila ada orang yang merasa sedih kerana kehilangan sesuatu, maka orang yang istiqamah tidak dapat bersedih, kerana ia merasa semua itu adalah memang milik Allah. Mereka merasa hanya sebagai penjaga barang titipan, maka apabila orang yang menitipkan itu mengambilnya semula, maka ia tidak merasa bersedih bahkan merasa tidak ada beban lagi. Itulah hikmah istiqamah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akan Mendapat Balasan Syurga&lt;br /&gt; Mereka yang istiqamah akan mendapat balasan syurga, sebagaimana firman Allah Ta’ala:&lt;br /&gt; “…dan terimalah berita gembria bahwa kamu akan memperoleh syurga yang telah dijanjikan kepada kamu.” (Al-Fussilat: 30)&lt;br /&gt; Oleh demikian orang-orang yang beriman dan istiqamah ianya akan mendapat balasan yaitu syurga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akan Diberi Rezeki&lt;br /&gt; “(Nabi Muhammad diwahyukan menerangkan lagi): Dan sesungguhnya sekiranya mereka (manusia dan jin) itu berjalan lurus di atas jalan (Islam) itu, sudah tentu Kami akan memberi minum kepada mereka air yang segar. (Pemberian yang demikian) supaya Kami menguji mereka dalam menikmati apa yang Kami berikan itu (adakah mereka bersyukur dan istiqamah menurut Islam). (Ingatlah) siapa yang berpaling daripada mengingati Tuhannya (dengan berlaku ingkar, maka) Tuhan akan memasukkannya ke dalam azab yang amat berat.” (Al-Jinn: 16-17)&lt;br /&gt; Imam Al-Qusyairi Al-Nisabury memberi komentar: “Allah swt tidak berfirman: “Kami akan membiarkan mereka minum”; melainkan “Kami akan memberi mereka minum dengan melimpah ruah.”&lt;br /&gt; Memang di dalam ayat tersebut air yang melimpah, tetapi yang dimaksudkan adalah rezeki yang melimpah, sebab air adalah barang yang sangat diperlukan ketika itu. Oleh yang demikian Allah hanya menyebut air, akan tetapi yang dimaksudkan adalah rezeki yang banyak. Sebab air adalah lambang rezeki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meningkatkan Sikap Istiqamah:&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ilmu Yang Mantap&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Melalui ilmu akan menumbuhkan keyakinan dan keimanan yang kukuh. Oleh itu, ilmu pengetahuan adalah perkara yang mesti dipelajari terlebih dahulu sebelum ibadah dapat dilakukan dengan sempurna. Ini kerana tidak&lt;br /&gt;mungkin seseorang itu tertumpu kepada sesuatu yang tidak ia ketahui hakikatnya.&lt;br /&gt;"Dan juga supaya orang-orang yang beroleh ilmu mengetahui bahawa ayat-ayat keterangan itu benar dari Tuhanmu, lalu mereka beriman kepada-Nya, sehingga tunduk taatlah hati mereka mematuhi-Nya; dan sesungguhnya Allah sentiasa memimpin orang-orang yang beriman ke jalan yang lurus.“&lt;br /&gt;(Surah Al Hajj ayat 54).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Kekuatan ilmu adalah perkara utama dalam menjana rasa istiqamah. Melalui ilmu akan menumbuhkan keyakinan dan keimanan yang kukuh. Oleh itu, ilmu pengetahuan adalah perkara yang mesti dipelajari terlebih dahulu sebelum ibadah dapat dilakukan dengan sempurna. Ini kerana tidak mungkin seseorang itu tertumpu kepada sesuatu yang tidak ia ketahui hakikatnya.&lt;br /&gt; "Dan juga supaya orang-orang yang beroleh ilmu mengetahui bahawa ayat-ayat keterangan itu benar dari Tuhanmu, lalu mereka beriman kepada-Nya, sehingga tunduk taatlah hati mereka mematuhi-Nya; dan sesungguhnya Allah sentiasa memimpin orang-orang yang beriman ke jalan yang lurus.“&lt;br /&gt; (Surah Al Hajj ayat 54).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Bersahabat dengan Orang Yang Istiqamah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Sahabat adalah cermin bagi seseorang sebagaimana yang telah dinyatakan oleh Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dalam hadis Baginda yang bermaksud:&lt;br /&gt;"Orang mukmin laksana cermin bagi mukmin yang lain (untuk membetulkan diri)." (Hadis riwayat Al-Imam Abu Daud).&lt;br /&gt;Orang-orang yang berjiwa istiqamah akan sentiasa berbuat kebajikan, nasihat-menasihati dan tidak mudah berputus asa dan sabar dalam melaksanakan ibadah. Justeru itu, kita perlu berhati-hati memilih sahabat, kerana implikasi bersahabat amat besar dalam mempengaruhi mentaliti dan moral kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Menghayati  Shirah Orang Yang Istiqamah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Shirah dan sejarah hidup orang-orang yang beristiqamah wajar dibaca dan dihidupkan di dalam diri kita. Dengan cara ini, pengaruh positif mereka bakal meninggalkan kesan yang baik kepada seseorang untuk menimbulkan keazamannya dalam meneladani kehidupan mereka. Sikap istiqamah mereka&lt;br /&gt;terpancar dari sudut keilmuan seperti kegigihan dalam menuntut serta menyampaikan ilmu dan menulis karya-karya ilmiah yang agung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Mujahadah Melawan Nafsu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Antara faktor yang dapat membantu kita untuk mencapai sikap istiqamah ialah mujahadah iaitu mengarahkan hati untuk berjuang melawan runtunan nafsu yang merangsang ke arah kejahatan. Di samping itu, keinginan nafsu serta kehendak-kehendak duniawi wajarlah dibimbing sehingga ia mejurus ke arah kebaikan dan keikhlasan, kerana Allah Subhanahu Wata''ala semata-mata.&lt;br /&gt;Memang tidak dapat dinafikan mujahadah melawan hawa nafsu itu tidak mudah, ia adalah suatu yang mencabar dan perlu ditempuhi bagi mereka inginkan jalan akhirat. Segala kesulitan dalam bermujahadah melawan hawa nafsu adalah ujian yang perlu ditangani dengan bersungguh-sungguh dan sabar serta tawakal kepada Allah Subhanahu Wata''ala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Do’a Memohon Pertolongan Allah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Berdoa memohon pertolongan AllahSubhanahu Wataala dalam apa juga urusan hidup, sama ada di saat senang maupun di waktu ditimpa kesusahan. Doa adalah senjata bagi orang mukmin dan dalam hal ini ulama hadits, Al-Imam As-Syaukani menyatakan bahwa doa merupakan derajat ibadah paling tinggi dan mulia. Justeru itu, umat Islam perlu menggunakan senjata rohaniah ini untuk memohon hidayah Allah supaya&lt;br /&gt;segala tuntutan dapat direalisasikan secara istiqamah dan dengan penuh rasa keikhlasan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Faktor Yang Menghalangi Istiqamah&lt;br /&gt; Maksiat&lt;br /&gt; Sirik&lt;br /&gt; Nifak&lt;br /&gt; Bid’ah (dalam Ibadah)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara Mengatasi Halangan dari Sikap Istiqamah&lt;br /&gt;1. Ubah sikap&lt;br /&gt;2. Disiplinkan diri&lt;br /&gt;3. Bina keyakinan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Halangan diri sendiri seperti malas, takut, gagal, rendah semangat, malu, tahap pencapaian rendah.&lt;br /&gt;1. Kuatkan azzam&lt;br /&gt;2.  Berusaha dengan   tetap dan bersungguh-   sungguh.&lt;br /&gt;3.  Tidak patah semangat.&lt;br /&gt;4.  Tidak kecewa dan putus asa.&lt;br /&gt;5.  Tabah dan sabar menghadapi cobaan dan ujian.&lt;br /&gt;6.  Sentiasa berfikir.&lt;br /&gt;7.  Banyak berzikir dan berdoa kepada Allah Taala.&lt;br /&gt;8.   Bertawakal dan bersyukur&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Halangan orang lain seperti gangguan, pengaruh, menolak peluang dan tidak mau berkerjasama.  1. Perbaiki cara berkomunikasi.&lt;br /&gt;2. Tegas.&lt;br /&gt;3. Bina harga diri&lt;br /&gt;4. Tunjuk kesungguhan.&lt;br /&gt;5. Buktikan kemampuan diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Halangan suasana yang tidak kondusif atau tidak sesuai.&lt;br /&gt;1. Jadualkan/rencanakan kegiatan mengikut keadaan.&lt;br /&gt;2. Ambil peluang pada waktu yang yang cocok dan sesuai.&lt;br /&gt;3. Cari suasana yang cocok di tempat lain.&lt;br /&gt;4. Gunakan teknik yang sesuai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Halangan keuangan atau kebendaan.&lt;br /&gt;1.  Anggarkan dan atur cara perbelanjaan.&lt;br /&gt;2.  Gunakan kaedah yang paling baik dan sesuai kemampuan.&lt;br /&gt;3.  Dapatkan bantuan dari orang atau pihak lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langkah&lt;br /&gt; “Allah menyukai seseorang yang melakukan sesuatu yang meskipun sedikit, tapi dilakukan secara terus menerus (dawam)“.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="u46812"&gt;&lt;br /&gt;&lt;table cellSpacing="0" cellPadding="0" width="100%" height="100%" border="0"&gt;&lt;br /&gt; &lt;tr&gt;&lt;br /&gt;  &lt;td&gt;&lt;br /&gt;   &lt;a href="http://www.onlinecasinobluebook.net"&gt;casino online&lt;/a&gt; - online casino guide to popular online casinos&lt;br /&gt;  &lt;/td&gt;&lt;br /&gt; &lt;/tr&gt;&lt;br /&gt;&lt;/table&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3156639589111753276-8009291664919437176?l=kutiba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kutiba.blogspot.com/feeds/8009291664919437176/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3156639589111753276&amp;postID=8009291664919437176' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3156639589111753276/posts/default/8009291664919437176'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3156639589111753276/posts/default/8009291664919437176'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kutiba.blogspot.com/2009/03/istiqamah-langkah-sukses-hasil.html' title='Istiqamah: Langkah Sukses Hasil Pendidikan'/><author><name>treen</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_gCsmFAe6thI/SKTnWOZNKxI/AAAAAAAAAG0/p7KtlkFftb4/S220/muka.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3156639589111753276.post-2995096687494835320</id><published>2009-03-02T21:57:00.000-08:00</published><updated>2009-03-26T17:17:11.301-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pembahasan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='learning'/><title type='text'>Belajar Tidak Mengenal Waktu</title><content type='html'>Belajar menjadi kewajiban setiap insan. Belajar tidak mengenal batasan umur, baik muda maupun tua. Bahkan belajar tidak mengenal waktu dan tempat, dimana pun dan kapan pun kita wajib untuk terus dan terus belajar. Apalagi sekarang ini belajar dengan dukungan teknologi, sangat memudahkan untuk belajar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika di masa dahulu belajar secara klasikal, antara guru, murid dan media belajar harus bertemu di dalam satu ruangan dan waktu yang bersamaan. Tuntutan belajar secara klasikal mengharuskan untuk bertemunya ketiga unsur tersebut dalam satu waktu dan tempat tertentu. Ini akan menjadi batasan bagi orang yang sibuk maupun terpisahnya tempat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang saat internet sudah menjadi kebiasaan masyarakat dan menjadi rujukan dalam pencarian segala informasi, maka keterbatasan waktu dan tempat bisa diatasi. Dimanapun dan kapanpun seseorang yang menuntut ilmu, baik pelajar atau mahasiswa, tidak punya alasan untuk tidak bisa mendapatkan materi pemelajaran maupun tugas dari guru atau dosen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh nyata, &lt;a style="font-weight: bold;" href="http://www.coursehero.com/file/219119/OLSAssumptions08B/"&gt;UCSB Class Note&lt;/a&gt;, hanya dengan mendaftarkan diri di Social Learning Network, siapapun mengakses informasi dari berbagai arsip karya ilmiah yang disediakan dan ditulis oleh akademisi ternama. Termasuk, bagi Anda yang bergerak di bidang ilmu manajemen dan lingkungan, &lt;a style="font-weight: bold;" href="http://www.coursehero.com/file/219119/OLSAssumptions08B/"&gt;ESM 206 Class Note&lt;/a&gt; merupakan tempat yang mengesankan untuk mempelajarinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="u46812"&gt;&lt;br /&gt;&lt;table cellSpacing="0" cellPadding="0" width="100%" height="100%" border="0"&gt;&lt;br /&gt; &lt;tr&gt;&lt;br /&gt;  &lt;td&gt;&lt;br /&gt;   &lt;a href="http://www.onlinecasinobluebook.net"&gt;casino online&lt;/a&gt; - online casino guide to popular online casinos&lt;br /&gt;  &lt;/td&gt;&lt;br /&gt; &lt;/tr&gt;&lt;br /&gt;&lt;/table&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3156639589111753276-2995096687494835320?l=kutiba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kutiba.blogspot.com/feeds/2995096687494835320/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3156639589111753276&amp;postID=2995096687494835320' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3156639589111753276/posts/default/2995096687494835320'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3156639589111753276/posts/default/2995096687494835320'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kutiba.blogspot.com/2009/03/belajar-tidak-mengenal-waktu.html' title='Belajar Tidak Mengenal Waktu'/><author><name>treen</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_gCsmFAe6thI/SKTnWOZNKxI/AAAAAAAAAG0/p7KtlkFftb4/S220/muka.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3156639589111753276.post-7996537609598567336</id><published>2009-02-20T00:55:00.000-08:00</published><updated>2009-03-26T17:19:58.340-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='komputer'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pembahasan'/><title type='text'>Belajar Memakai Webhosting</title><content type='html'>Belajar membuat website tidak hanya memerlukan keterampilan. Tapi juga pengetahuan yang cukup. Ada beberapa hal yang perlu dipenuhi dalam membuat website, antara lain: pemilihan domain dan nama domain, pemilihan tempat hosting, basis web yang diinginkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Domain dan nama domain digunakan untuk memudahkan dalam pencarian. Sedangkan basis web, tergantung kemampuan kita sebagai administrator untuk mengelola. Namun yang perlu pemilihan yang tepat adalah penentuan hosting. Web hosting akan menentukan kerja, pelayanan dan pemeliharaan website. Ada beberapa hal yang mejadi pertimbangan dalam pemilihan web hosting antara lain:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Harga terjangkau atau tidak dengan kantong.&lt;br /&gt;2. Fasilitas yang lengkap sesuai basis web yang diinginkan&lt;br /&gt;3. Layanan administrator yang baik seperti cPanel dan lainnya.&lt;br /&gt;4. Kapasitas yang sesuai dengan besarnya kebutuhan&lt;br /&gt;5. Layanan konsultasi&lt;br /&gt;6. dan yang utama adalah pengalaman dari orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengalaman dari orang lain inilah yang  menjadi banyak pertimbangan bagi pemula yang ingin memilih &lt;a href="http://www.webhostingchoice.com/"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;webhosting&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;. Biasanya, dari pengalaman orang lain ini bisa melihat ada masalah atau tidak dengan layanan tersebut. Bagaimana layanan pasca bayarnya. Sehingga dengan referensi ini akan menentukan dalam memilih &lt;a href="http://www.webhostingchoice.com/"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;web host&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;. Nah kalau mau cari web hosting untuk tempat hosting website yang baru silahkan pilih sesuai. Kalau bisa lihat &lt;a href="http://www.webhostingchoice.com/"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;web hosting choice&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; ini. Anda akan mendapatkan beberapa webhosting yang murah dan terjangkau dan sudah terkenal akan keberadaannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="u46812"&gt;&lt;br /&gt;&lt;table cellSpacing="0" cellPadding="0" width="100%" height="100%" border="0"&gt;&lt;br /&gt; &lt;tr&gt;&lt;br /&gt;  &lt;td&gt;&lt;br /&gt;   &lt;a href="http://www.onlinecasinobluebook.net"&gt;casino online&lt;/a&gt; - online casino guide to popular online casinos&lt;br /&gt;  &lt;/td&gt;&lt;br /&gt; &lt;/tr&gt;&lt;br /&gt;&lt;/table&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3156639589111753276-7996537609598567336?l=kutiba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kutiba.blogspot.com/feeds/7996537609598567336/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3156639589111753276&amp;postID=7996537609598567336' title='6 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3156639589111753276/posts/default/7996537609598567336'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3156639589111753276/posts/default/7996537609598567336'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kutiba.blogspot.com/2009/02/belajar-memakai-webhosting.html' title='Belajar Memakai Webhosting'/><author><name>treen</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_gCsmFAe6thI/SKTnWOZNKxI/AAAAAAAAAG0/p7KtlkFftb4/S220/muka.jpg'/></author><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3156639589111753276.post-6777302358804362803</id><published>2009-02-11T19:59:00.000-08:00</published><updated>2009-02-11T20:09:19.977-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pembahasan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pelajaran'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Keseharian'/><title type='text'>Tantangan Bagi Young Entrepreneur</title><content type='html'>Di masa dahulu, impian sebagian anak muda adalah menjadi pegawai pemerintah. Saat ini menjadi pegawai tidak bukan menjadi tujuan utama anak muda. Begitu juga keinginan untuk menjadi pegawai di perusahaan bonafit sekalipun masih menjadi pertimbangan bagi fresh graduate.Kenapa? Karena pegawai pemerintah sangat terikat dan didukung oleh banyaknya instansi yang korup. Begitu juga di banyak perusahaan bonafit yang tiba-tiba gulung tikar atau direstrukturisasi, sehingga nasib karyawan tidak jelas. Tumpuan terakhir adalah menjadi pengusaha mandiri. Kata orang lebih enak jadi bos di perusahaan sendiri, daripada menjadi karyawan di perusahaan orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesempatan inilah perlu kembangkan dengan tumbuhnya jiwa entrepreneur di kalangan pemuda. Sekaligus, pemuda bisa menerapkan jiwa entrepreneurshipnya, dan mampu menggali kemampuan dirinya menghadapi tantangan pasar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bicara entrepreneur dan entrepreneurship, ternyata ada lembaga yang mendukung dan berusaha meningkatkan kemampuan &lt;a style="font-weight: bold;" href="http://www.kauffman.org/"&gt;entrepreneur&lt;/a&gt; dan mendukung pengetahuan dan modal di kalangan &lt;a style="font-weight: bold;" href="http://www.kauffman.org/"&gt;young entrepreneur&lt;/a&gt; ini. Silahkan mengunjungi &lt;a href="http://www.kauffman.org/"&gt;http://www.kauffman.org&lt;/a&gt; Lembaga ini mendedikasikan diri untuk meningkatkan jiwa&lt;a href="http://www.kauffman.org/"&gt; &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;entrepreneurship&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; dikalangan pemuda dan memberikan bantuan modal untuk pengembangan usahanya, serta membimbing &lt;a style="font-weight: bold;" href="http://www.kauffman.org/"&gt;young entrepreneurship&lt;/a&gt; untuk berkembang untuk menjadi entrepreneur yang mumpuni. Tidak heran jika lembaga yang mempunyai semboyan “Preparing the next generation of entrepreneurs and skilled worker” ini mendapat kepercayaan dan banyak peminatnya di Amerika Serikat. Nah, ikuti dan daftarkan diri, jika Anda berminat.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3156639589111753276-6777302358804362803?l=kutiba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kutiba.blogspot.com/feeds/6777302358804362803/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3156639589111753276&amp;postID=6777302358804362803' title='6 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3156639589111753276/posts/default/6777302358804362803'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3156639589111753276/posts/default/6777302358804362803'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kutiba.blogspot.com/2009/02/tantangan-bagi-young-entrepreneur.html' title='Tantangan Bagi Young Entrepreneur'/><author><name>treen</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_gCsmFAe6thI/SKTnWOZNKxI/AAAAAAAAAG0/p7KtlkFftb4/S220/muka.jpg'/></author><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3156639589111753276.post-5282595736929665042</id><published>2008-12-30T20:35:00.000-08:00</published><updated>2009-02-19T22:39:59.605-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pelajaran'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pendidikan Islam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='learning'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Keseharian'/><title type='text'>Belajar Adalah Berjuang</title><content type='html'>&lt;div id="lw_context_ads"&gt;Malas, ah. Pelajarannya gitu-gitu aja. Nggak rame lagi. Gak ada gamesnya lagi. Gimana kita mau belajar. Apa enaknya kalau disuruh menghafal saja. Melototin huruf-huruf keriting. Tidak ada variasinya sama sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nana mengeluh tentang pelajaran yang dihadapinya di sekolahan. Ia mengeluh, kesal dan malas menghadapi pelajaranya. Memang, tantangan belajar sangat banyak. Apalagi tantangan dari dalam diri sendiri. Itulah tantangan terberat. Belajar memerlukan kesungguhan. Kesiapan diri yang kuat untuk mencapai cita-cita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi sebaliknya. Jika kita sudah menancapkan cita-cita untuk menuntut ilmu dalam hati kita, perjalanan menuntut ilmu itu menjadi mudah. Sebaik-baik manusia adalah orang yang menuntut ilmu dan mengajarkannya. Bukankah Rasulullah pernah bersabda: “Sebaik-baik diantara kamu adalah orang yang mempelajari Al-Qur’an dan mengajarkannya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang dihadapi Nana akan menjadi hilang jika Nana tahu bagaimana keutamaan menuntut ilmu. Anas bin Malik r.a. berkata;  Rasulullah SAW.  bersabda yang maksudnya; Siapa yang ingin melihat orang yang dimerdekakan Allah dari Neraka,  maka lihatlah para murid (pelajar-pelajar agama),  maka demi Allah yang jiwa Muhammad di tanganNya,  tiada seorang pelajar yang hilir-mudik ke pintu orang Alim melainkan Allah menulis untuknya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• bagi tiap-tiap huruf yang dipelajarinya dan tiap-tiap langkah sama dengan ibadat satu tahun,&lt;br /&gt;• dan untuk tiap langkah satu kota di syurga,&lt;br /&gt;• dan setiap ia berjalan dimintakan ampun oleh bumi,&lt;br /&gt;• dan setiap pagi dan petang tetap diampunkan dosanya,&lt;br /&gt;• dan disaksikan oleh malaikat bahkan mereka berkata: Mereka inilah yang dimerdekakan oleh Allah dari api neraka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan orang yang menuntut ilmu mempunyai kedudukan yang mulia di hadapan manusia dan di hadapan Allah SWT.&lt;br /&gt;” ….Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. Dan, Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (QS Al Mujaadilah [58] : 11)&lt;br /&gt;Dan masih banyak lagi firman Allah SWT maupun hadits Rasulullah yang mengupas keutamaan ilmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan yang lebih penting, Allah bahkan menyamakan pahala orang yang mencari ilmu dengan pahala jihad.&lt;br /&gt;"Tidak sepatutnya bagi orang-orang mukmin itu pergi semaunya (ke medan perang), mengapa tidak pergi dari tiap-tiap golongan diantara mereka beberapa orang untuk memeperdalam pengetahuan mereka tentang agama dan untuk memberi peringatan kepada kaumnya apabila mereka telah kembali." (At-Taubah: 122)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah menyarankan untuk tidak semua orang pergi berjihad. Tetapi ada diantara orang yang menuntut ilmu. Berarti pahala orang yang menuntut ilmu dalah hal ini sama saja pahalanya dengan berjihad dan berperang di jalan Allah SWT. Jadi belajar sama dengan berjuang. Berjuang bukan hanya berperang saja, tapi juga berjuang mengalahkan kemalasan dalam diri kita sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, kalau sudah tahu demikian apakah kita sama dengan Nana yang malas, hanya karena pelajarannya tidak ada gamesnya?&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3156639589111753276-5282595736929665042?l=kutiba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kutiba.blogspot.com/feeds/5282595736929665042/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3156639589111753276&amp;postID=5282595736929665042' title='8 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3156639589111753276/posts/default/5282595736929665042'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3156639589111753276/posts/default/5282595736929665042'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kutiba.blogspot.com/2008/12/belajar-adalah-berjuang.html' title='Belajar Adalah Berjuang'/><author><name>treen</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_gCsmFAe6thI/SKTnWOZNKxI/AAAAAAAAAG0/p7KtlkFftb4/S220/muka.jpg'/></author><thr:total>8</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3156639589111753276.post-4576608220149585208</id><published>2008-11-06T02:15:00.000-08:00</published><updated>2009-02-19T23:27:36.387-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pendidikan Islam'/><title type='text'>Pentingnya Pendidikan Islam</title><content type='html'>&lt;div id="lw_context_ads"&gt;Sebagaimana ditetapkan dal Al-Qur'an bahwa Islam diturunkan sebagai rahmatan lil ‘alamin. Untuk mengenalkan Islam ini diutus Rasulullah SAW. Tujuan utamanya adalah memperbaiki manusia untuk kembali kepada Allah SWT. Oleh karena itu selam kurang lebih 23 tahun Rasulullah SAW membina dan memperbaiki manusia melalui pendidikan. Pendidikanlah yang mengantarkan manusia pada derajat yang tinggi, yaitu orang-orang yang berilmu. Ilmu yang dipandu dengan keimanan inilah yang mampu melanjutkan warisan berharga berupa ketaqwaan kepada Allah SWT.   &lt;p&gt;Manusia mendapat kehormatan menjadi khalifah di muka bumi untuk mengolah alam beserta isinya. Hanya dengan ilmu dan iman sajalah tugas kekhalifahan dapat ditunaikan menjadi keberkahan dan manfaat bagi alam dan seluruh makhluk-Nya. Tanpa iman akal akan berjalan sendirian sehingga akan muncul kerusakan di muka bumi dan itu akan membahayakan manusia. Demikian pula sebaliknya iman tanpa didasari dengan ilmu akan mudah terpedaya dan tidak mengerti bagaimana mengolahnya menjadi keberkahan dan manfaat bagi alam dan seisinya.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Sedemikian pentingnya ilmu, maka tidak heran orang-orang yang berilmu mendapat posisi yang tinggi baik di sisi Allah maupun manusia. (QS. Al Mujadilah (58) : 11)&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Bahkan syaithan kewalahan terhadap orang muslim yang berilmu, karena dengan ilmunya, ia tidak mudah terpedaya oleh tipu muslihat syaithan.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Muadz bin Jabal ra. berkata: “Andaikata orang yang beakal itu mempunyai dosa pada pagi dan sore hari sebanyak bilangan pasir, maka akhirnya dia cenderung masih bisa selamat dari dosa tersebut namun sebaliknya, andaikata orang bodoh itu mempunyai kebaikan dan kebajikan pada pagi dan sore hari sebanyak bilangan pasir, maka akhirnya ia cenderung tidak bisa mempertahankannya sekalipun hanya seberat biji sawi.”&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;st1:city&gt;&lt;st1:place&gt;Ada&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; yang bertanya, “Bagaimana hal itu bisa terjadi?” Ia menjawab, “Sesungguhnya jika orang berakal itu tergelincir, maka ia segera menyadarinya dengan cara bertaubat, dan menggunakan akal yang dianugerahkan kepadanya. Tetapi orang bodoh itu ibarat orang yang membangun dan langsung merobohkannya karena kebodohannya ia terlalu mudah melakukan apa yang bisa merusak amal shalihnya.”&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Kebodohan adalah salah satu faktor yang menghalangi masuknya cahaya Islam. Oleh karena itu, manusia butuh terapi agar menjadi makhluk yang mulia dan dimuliakan oleh Allah SWT. Kemuliaan manusia terletak pada akal yang dianugerahi Allah. Akal ini digunakan untuk mendidik dirinya sehingga memiliki ilmu untuk mengenal penciptanya dan beribadah kepada-Nya dengan benar. Itulah sebabnya Rasulullah SAW menggunakan metode pendidikan untuk memperbaiki manusia, karena dengan pendidikanlah manusia memiliki ilmu yang benar. Dengan demikian, ia terhindar dari ketergelinciran pada maksiat, kelemahan, kemiskinan dan terpecah belah.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Pentingnya Pendidikan Islam&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Pendidikan merupakan kata kunci untuk setiap manusia agar ia mendapatkan ilmu. Hanya dengan pendidikanlah ilmu akan didapat dan diserap dengan baik. Tak heran bila kini pemerintah mewajibkan program belajar 9 tahun agar masyarakat menjadi pandai dan beradab. Pendidikan juga merupakan metode pendekatan yang sesuai dengan fitrah manusia yang memiliki fase tahapan dalam pertumbuhan.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Pendidikan Islam memiliki 3 (tiga) tahapan kegiatan, yaitu: tilawah (membacakan ayat Allah), tazkiyah (mensucikan jiwa) dan ta’limul kitab wa sunnah (mengajarkan al kitab dan al hikmah). Pendidikan dapat merubah masyarakat jahiliyah menjadi umat terbaik disebabkan pendidikan mempunyai kelebihan. Pendidikan mempunyai ciri pembentukan pemahaman Islam yang utuh dan menyeluruh, pemeliharaan apa yang telah dipelajarinya, pengembangan atas ilmu yang diperolehnya dan agar tetap pada rel syariah. Hasil dari pendidikan Islam akan membentuk jiwa yang tenang, akal yang cerdas dan fisik yang kuat serta banyak beramal.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Pendidikan Islam berpadu dalam pendidikan ruhiyah, fikriyah (pemahaman/pemikiran) dan amaliyah (aktivitas). Nilai Islam ditanamkan dalam individu membutuhkan tahpan-tahapan selanjutnya dikembangkan kepada pemberdayaan di segala sektor kehidupan manusia. Potensi yang dikembangkan kemudian diarahkan kepada pengaktualan potensi dengan memasuki berbagai bidang kehidupan. (QS. Ali Imran (3) : 103)&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Pendidikan yang diajarkan Allah SWT melalui Rasul-Nya bersumber kepada Al Qur’an sebagai rujukan dan pendekatan agar dengan tarbiyah akan membentuk masyarakat yang sadar dan menjadikan Allah sebagai Ilah saja. &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Kehidupan mereka akan selamat di dunia dan akhirat. Hasil ilmu yang diperolehnya adalah kenikmatan yang besar, yaitu berupa pengetahuan, harga diri, kekuatan dan persatuan. &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Tujuan utama dalam pendidikan Islam adalah agar manusia memiliki gambaran tentang Islam yang jelas, utuh dan menyeluruh.  &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Interaksi di dalam diri ini memberi pengaruh kepada penampilan, sikap, tingkah laku dan amalnya sehingga menghasilkan akhlaq yang baik. Akhlaq ini perlu dan harus dilatih melalui latihan membaca dan mengkaji Al Qur’an, sholat malam, shoum (puasa) sunnah, berhubungan kepada keluarga dan masyarakat. Semakin sering ia melakukan latihan, maka semakin banyak amalnya dan semakin mudah ia melakukan kebajikan. Selain itu latihan akan menghantarkan dirinya memiliki kebiasaan yang akhirnya menjadi &lt;st1:city&gt;&lt;st1:place&gt;gaya&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; hidup sehari-hari.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Kesinambungan dalam Pendidikan Islam&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Pendidikan Islam dalam bahasa Arab disebut tarbiyah Islamiyah merupakan hak dan kewajiban dalam setiap insan yang ingin menyelamatkan dirinya di dunia dan akhirat. Sesuai dengan sabda Rasulullah SAW: “Tuntutlah ilmu dari buaian sampai akhir hayat.” Maka menuntut ilmu untuk mendidik diri memahami Islam tidak ada istilah berhenti, semaki banyak ilmu yang kita peroleh maka kita bertanggung jawab untuk meneruskan kepada orang lain untuk mendapatkan kenikmatan berilmu, disinilah letak kesinambungan.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Selain merupakan kewajiban, kegiatan dididik dan mendidik adalah suatu usaha agar dapat memiliki ma’dzirah (alasan) untuk berlepas diri bila kelak diminta pertanggungjawaban di sisi Allah SWT yakni telah dilakukan usaha optimal untuk memperbaiki diri dan mengajak orang lain pada kebenaran sesuai manhaj yang diajarkan Rasulullah SAW.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Untuk menghasilkan Pendidikan Islam yang berkesinambungan maka dibutuhkan beberapa sarana, baik yang mendidik maupun yang dididik, yaitu:&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;1. Istiqomah&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Setiap kita harus istiqomah terus belajar dan menggali ilmu Allah, tak ada kata tua dalam belajar, QS. Hud (11) : 112, QS. Al Kahfi (18) : 28&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;2. Disiplin dalam tanggung jawab&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Dalam belajar tentu kita membutuhkan waktu untuk kegiatan tersebut. sekiranya salah satu dari kita tidak hadir, maka akan mengganggu proses belajar. Apabila kita sering bolos sekolah, apakah kita akan mendapatkan ilmu yang maksimal. Kita akan tertinggal dengan teman-teman kita, demikian pula dengan guru, apabila ia sering membolos tentu anak didiknya tidak akan maju karena pelajaran tidak bertambah.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;3. Menyuruh memainkan peran dalam pendidikan&lt;/p&gt;  Setiap kita dituntut untuk memerankan diri sebagai seorang guru pada saat-saat tertentu, memerankan fungsi mengayomi, saat yang lainnya berperan sebagai teman. Demikiannya semua peran digunakan untuk memaksimalkan kegiatan pendidikan.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3156639589111753276-4576608220149585208?l=kutiba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kutiba.blogspot.com/feeds/4576608220149585208/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3156639589111753276&amp;postID=4576608220149585208' title='13 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3156639589111753276/posts/default/4576608220149585208'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3156639589111753276/posts/default/4576608220149585208'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kutiba.blogspot.com/2008/11/pentingnya-pendidikan-islam.html' title='Pentingnya Pendidikan Islam'/><author><name>treen</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_gCsmFAe6thI/SKTnWOZNKxI/AAAAAAAAAG0/p7KtlkFftb4/S220/muka.jpg'/></author><thr:total>13</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3156639589111753276.post-584721374520366335</id><published>2008-11-06T02:01:00.000-08:00</published><updated>2008-11-06T02:05:10.707-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='jasa'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Keseharian'/><title type='text'>Iklan Gratis Untuk Menyebarkan Kebajikan</title><content type='html'>Memasarkan produk kebaikan, seharusnya lebih percaya diri dibanding orang yang memasarkan sesuatu yang dinilai memang di luar batas kebaikan. Agar kebaikan tetap berjaya sebaiknya sekuat tenaga untuk terus memasarkan kebaikan ini di mana saja berada, termasuk memasang iklan jika perlu. Bahkan ketetapan hati untuk terus berbuat kebajikan pun sudah merupakan &lt;a href="http://www.iklangede.com/"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;iklan gratis&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; untuk mendapat kepercayaan masyarakat.&lt;p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Apalagi jika memang memanfaatkan pemasangan iklan. Seharusnya kebajikan itu akan semakin menguasai dunia ini dan keburukan semakin tereliminasi. Memasang &lt;a href="http://www.iklangede.com/"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;iklan gratis&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;, ada baiknya Anda mengunjungi iklan gratis ini.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;a href="http://www.iklangede.com/"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Iklan gratis&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; ini memberikan layanan yang memang gratis dengan menerapkan keanggotaan. Sehingga anggota yang sudah terdaftar bisa memanfaatkan seluruh fasilitas yang disediakan. Bagi yang ingin mendaftar silahkan &lt;a href="http://iklangede.com/index.php?option=com_registration&amp;amp;task=register"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;klik di sini untuk daftar&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; dan jika &lt;a href="http://iklangede.com/index.php?option=com_adsmanager&amp;amp;page=write_ad&amp;amp;catid=13&amp;amp;Itemid=0"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;mau pasang langsung tanpa daftar klik disini&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;a href="http://www.iklangede.com/"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Iklan gratis&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; ini selain memberikan layanan &lt;a href="http://www.iklangede.com/"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;iklan gratis&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; online juga memberikan layanan blog, artikel dan informasi yang sayang untuk dilewatkan. Dengan tampilan yang mudah dilihat dan background warna hijau memberikan kesan sejuk bagi yang mengunjunginya, serta cepat untuk diakses, sehingga iklan gratis ini memungkinkan sekali untuk lebih banyak dikunjungi. Banyaknya kunjungan sudah mencapai belasan ribu dan rata-rata kunjungan di atas 50 perhari akan menempatkan kemungkinan iklan lebih banyak dibaca orang selain anggota. Padatnya pengunjung ini juga menarik pemasang iklan sebagi sponsor yang memenuhi sekelilingnya.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Pemasangan direktori yang lengkap sehingga memudahkan bagi pengunjung untuk mencari iklan yang diinginkan. Dilengkapi dengan menu pencarian, bila tidak bisa melihat iklan di direktori, pengunjung bisa langsung mencarinya dengan kata kunci yang ada. Menu-menu yang lain, seperti Pasang iklan, lihat iklan, link akan memudahkan bagi anggota untuk mencari iklan yang telah dipasangnya. Toko online melengkapi kebutuhan yang ditawarkan oleh pemilik dan Contact us memberikan layanan kontak langsung kepada administratornya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3156639589111753276-584721374520366335?l=kutiba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kutiba.blogspot.com/feeds/584721374520366335/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3156639589111753276&amp;postID=584721374520366335' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3156639589111753276/posts/default/584721374520366335'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3156639589111753276/posts/default/584721374520366335'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kutiba.blogspot.com/2008/11/iklan-gratis-untuk-menyebarkan.html' title='Iklan Gratis Untuk Menyebarkan Kebajikan'/><author><name>treen</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_gCsmFAe6thI/SKTnWOZNKxI/AAAAAAAAAG0/p7KtlkFftb4/S220/muka.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3156639589111753276.post-1831073788685808817</id><published>2008-10-31T02:09:00.000-07:00</published><updated>2008-10-31T02:12:54.033-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pelajaran'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Keseharian'/><title type='text'>Istiqamah</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i&gt;Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: “Rabb kami adalah Allah.” &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;i&gt;Kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka maka malaikat akan turun kepada mereka (dengan mengatakan): “Jangan kamu merasa takut dan janganlah kamu merasa sedih dan bergembiralah dengan memperoleh surga yang telah dijanjikan Allah kepadamu. Kamilah pelindung-pelindungmu dalam kehidupan dunia dan akhirat. Di dalamnya kamu memperoleh apa yang kamu inginkan dan memperoleh pula di dalamnya apa yang kamu minta. Sebagai hidangan bagimu dari Yang Maha Pengampun dan lagi Maha penyayang.”&lt;/i&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;(QS. Fushilat : 30-32)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;Makna&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Maksudnya adalah mereka berkata bahwa Allah adalah Rabb dan sembahan kami. Tidak ada sesembahan yang haq kecuali Dia. Mereka mengatakan hal itu dengan terang-terangan dan didasari dengan keimanan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Selain itu mereka tetap kokoh tegar dan istiqamah di atas apa yang diucapkan. Mereka tidak mengganti, merubah dan meninggalkan penghambaan diri kepada Allah &lt;i&gt;Subhanahu wa Ta’ala&lt;/i&gt;. Mereka melakukan segala perintah-Nya dan meninggalkan segala larangan-Nya. Demikian Syaikh Abu Bakr Al Jazairi menerangkan dalam &lt;i&gt;&lt;span style=""&gt;Aisarut Tafasir&lt;/span&gt;&lt;/i&gt; 4/575.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;Tafsir&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Imam Al Qurthubi setelah menyebutkan beberapa penafsiran di yang ada kemudian mengatakan:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Pendapat-pendapat ini antara satu dengan yang lainnya saling melengkapi tetapi intinya adalah mereka konsekuen di atas ketaatan kepada Allah, baik dalam segi aqidah, ucapan maupun perbuatan mereka. Mereka istiqamah di atas semua itu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;Ayat Penjelas&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;“&lt;i&gt;Oleh itu, hendaklah engkau (wahai Muhammad) sentiasa tetap teguh di atas jalan yang betul sebagaimana yang diperintahkan kepadamu&lt;/i&gt;…” (Hud: 112)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Sabda Rasulullah s.a.w:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;“&lt;i&gt;Berteguh-hatilah kamu (istiqamahlah) kamu meskipun tidak akan mampu melakukan sepenuhnya. Ketahuilah bahwa bahagian terbaik dari agamamu adalah sembahyang, dan tiada seseorang yang memelihara wudhu’, kecuali orang yang beriman&lt;/i&gt;.” (HR Ahmad, Ibnu Majah, Al-Hakim dan Al-Baihaqi)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;Tingkatan Istiqamah&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Syeikh Abu Ali ad-Daqqaq menjelaskan: &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;“&lt;st1:city&gt;&lt;st1:place&gt;Ada&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; tiga tingkatan dalam istiqamah:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings;"&gt;&lt;span style=""&gt;n&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Menegakkan sesuatu (&lt;i&gt;&lt;span style=""&gt;taqwin&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;) - berhubungan dengan disiplin jiwa.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings;"&gt;&lt;span style=""&gt;n&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Meluruskan sesuatu (&lt;i&gt;&lt;span style=""&gt;iqamah&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;) - berhubungan dengan penyempurnaan hati&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings;"&gt;&lt;span style=""&gt;n&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Berlaku teguh (&lt;i&gt;&lt;span style=""&gt;istiqamah&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;) - berhubungan dengan amalan untuk mendekatkan diri, menggantungkan diri kepada Allah&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;Akan Selalu Didampingi Malaikat&lt;/b&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings;"&gt;&lt;span style=""&gt;n&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Seseorang yang istiqamah (teguh pendirian dan tetap melakukan kebaikan) selalunya akan didatangi oleh para malaikat, sebagaimana firman Allah Ta’ala, yang bermaksud: “…&lt;i&gt;akan turun kepadanya (orang yang istiqamah) para malaikat&lt;/i&gt;…”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings;"&gt;&lt;span style=""&gt;n&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Seseorang yang apabila didatangi malaikat ia bermakna satu kemuliaan dan keuntungan yang amat besar, sebaliknya manusia yang didatangi oleh syaitan, ia bermakna kehinaan dan bencana yang amat besar.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings;"&gt;&lt;span style=""&gt;n&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Apabila malaikat datang, maka yang didatangi akan mendapat keuntungan. Ini disebabkan malaikat itu lambang rahmat, sebaliknya syaitan itu adalah lambang laknat. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;st1:city&gt;&lt;st1:place&gt;Ada&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; beberapa kebaikan yang dibawa oleh malaikat:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings;"&gt;&lt;span style=""&gt;n&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Mereka merasa senang, gembira dan tidak ada rasa khuatir.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings;"&gt;&lt;span style=""&gt;n&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Akan merasa khawatir.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings;"&gt;&lt;span style=""&gt;n&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Akan selalu berbuat kebaikan dan tidak mengikut hawa nafsu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings;"&gt;&lt;span style=""&gt;n&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Orang yang selalu didatangi malaikat wajahnya akan berseri-seri, dan juga tidak mudah marah dan tersinggung.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings;"&gt;&lt;span style=""&gt;n&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Orang yang didatangi malaikat akan berlapang dada &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;Tidak &lt;/b&gt;&lt;st1:city&gt;&lt;st1:place&gt;&lt;b style=""&gt;Ada&lt;/b&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;&lt;b style=""&gt; Rasa Takut&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings;"&gt;&lt;span style=""&gt;n&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Seseorang yang istiqamah, tidak pernah merasa takut, sebagaimana ayat al-Quran: “…&lt;i&gt;janganlah kamu bimbang (dari berlakunya kejadian yang tidak baik terhadap kamu)&lt;/i&gt;…” (Al-Fussilat: 30)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings;"&gt;&lt;span style=""&gt;n&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Apabila seseorang tidak pernah ada rasa takut, mempunyai keteguhan hati, kuat keyakinannya, kukuh pendiriannya dan besar harapannya kepada Allah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings;"&gt;&lt;span style=""&gt;n&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Pakar motivasi mengatakan: “&lt;i&gt;Akar dari segala bentuk ketakutan adalah ketidak-percayaan. Orang yang merasa asing terhadap hidupnya dan tidak kenal Tuhan serta tidak kenal diri sendiri adalah orang yang ketakutan&lt;/i&gt;.”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings;"&gt;&lt;span style=""&gt;n&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Untuk menjadi orang yang bebas dari ketakutan, kita harus bergantung kepada Maha Pencipta dan Maha Pemberi segala sesuatu. Kita harus memiliki kepercayaan dan mengenal Dia (Allah). Perasaan terpisah dengan sumber segala sesuatu, seperti anak kecil yang merasa terpisah dengan orang tuanya, akan menimbulkan ketakutan dan kebimbangan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;Tidak &lt;/b&gt;&lt;st1:city&gt;&lt;st1:place&gt;&lt;b style=""&gt;Ada&lt;/b&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;&lt;b style=""&gt; Rasa Sedih&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings;"&gt;&lt;span style=""&gt;n&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Orang yang istiqamah tidak mempunyai rasa sedih, sebaliknya mereka sentiasa gembira dan ceria, sebagaimana telah diterangkan di atas.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings;"&gt;&lt;span style=""&gt;n&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Ini disebabkan orang-orang yang sedih itu merasa kehilangan sesuatu, atau tidak tercapainya sesuatu (gagal). Sedangkan orang yang istiqamah itu telah tertumpu semua pergantungannya itu kepada Allah, mulai dengan hartanya, anaknya dan bahkan dirinya telah diserahkan sepenuhnya kepada Allah, sebab orang yang istiqamah itu sadar bahwa semua itu milik Allah dan akan kembali kepada Allah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings;"&gt;&lt;span style=""&gt;n&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Apabila ada orang yang merasa sedih kerana kehilangan sesuatu, maka orang yang istiqamah tidak dapat bersedih, kerana ia merasa semua itu adalah memang milik Allah. Mereka merasa hanya sebagai penjaga barang titipan, maka apabila orang yang menitipkan itu mengambilnya semula, maka ia tidak merasa bersedih bahkan merasa tidak ada beban lagi. Itulah hikmah istiqamah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;Akan Mendapat Balasan Syurga&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings;"&gt;&lt;span style=""&gt;n&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Mereka yang istiqamah akan mendapat balasan syurga, sebagaimana firman Allah Ta’ala:&lt;i&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings;"&gt;&lt;span style=""&gt;n&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;i&gt;“…dan terimalah berita gembria bahwa kamu akan memperoleh syurga yang telah dijanjikan kepada kamu.”&lt;/i&gt; (Al-Fussilat: 30)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings;"&gt;&lt;span style=""&gt;n&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Oleh demikian orang-orang yang beriman dan istiqamah ianya akan mendapat balasan yaitu syurga.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;Akan Diberi Rezeki&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings;"&gt;&lt;span style=""&gt;n&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;i&gt;“(Nabi Muhammad diwahyukan menerangkan lagi): Dan sesungguhnya sekiranya mereka (manusia dan jin) itu berjalan lurus di atas jalan (Islam) itu, sudah tentu Kami akan memberi minum kepada mereka air yang segar. (Pemberian yang demikian) supaya Kami menguji mereka dalam menikmati apa yang Kami berikan itu (adakah mereka bersyukur dan istiqamah menurut Islam). (Ingatlah) siapa yang berpaling daripada mengingati Tuhannya (dengan berlaku ingkar, maka) Tuhan akan memasukkannya ke dalam azab yang amat berat.”&lt;/i&gt; (Al-Jinn: 16-17)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings;"&gt;&lt;span style=""&gt;n&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Imam Al-Qusyairi Al-Nisabury memberi komentar: “&lt;i&gt;Allah swt tidak berfirman: “Kami akan membiarkan mereka minum”; melainkan “Kami akan memberi mereka minum dengan melimpah ruah&lt;/i&gt;.”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings;"&gt;&lt;span style=""&gt;n&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Memang di dalam ayat tersebut air yang melimpah, tetapi yang dimaksudkan adalah rezeki yang melimpah, sebab air adalah barang yang sangat diperlukan ketika itu. Oleh yang demikian Allah hanya menyebut air, akan tetapi yang dimaksudkan adalah rezeki yang banyak. Sebab air adalah lambang rezeki.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;Meningkatkan Sikap Istiqamah:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;Ilmu Yang Mantap&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Melalui ilmu akan menumbuhkan keyakinan dan keimanan yang kukuh. Oleh itu, ilmu pengetahuan adalah perkara yang mesti dipelajari terlebih dahulu sebelum ibadah dapat dilakukan dengan sempurna. Ini kerana tidak&lt;br /&gt;mungkin seseorang itu tertumpu kepada sesuatu yang tidak ia ketahui hakikatnya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;"Dan juga supaya orang-orang yang beroleh ilmu mengetahui bahawa ayat-ayat keterangan itu benar dari Tuhanmu, lalu mereka beriman kepada-Nya, sehingga tunduk taatlah hati mereka mematuhi-Nya; dan sesungguhnya Allah sentiasa memimpin orang-orang yang beriman ke jalan yang lurus.“&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;(Surah Al Hajj ayat 54). &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings;"&gt;&lt;span style=""&gt;n&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Kekuatan ilmu adalah perkara utama dalam menjana rasa istiqamah. Melalui ilmu akan menumbuhkan keyakinan dan keimanan yang kukuh. Oleh itu, ilmu pengetahuan adalah perkara yang mesti dipelajari terlebih dahulu sebelum ibadah dapat dilakukan dengan sempurna. Ini kerana tidak mungkin seseorang itu tertumpu kepada sesuatu yang tidak ia ketahui hakikatnya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings;"&gt;&lt;span style=""&gt;n&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;"Dan juga supaya orang-orang yang beroleh ilmu mengetahui bahawa ayat-ayat keterangan itu benar dari Tuhanmu, lalu mereka beriman kepada-Nya, sehingga tunduk taatlah hati mereka mematuhi-Nya; dan sesungguhnya Allah sentiasa memimpin orang-orang yang beriman ke jalan yang lurus.“&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings;"&gt;&lt;span style=""&gt;n&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;(Surah Al Hajj ayat 54). &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;Bersahabat dengan Orang Yang Istiqamah&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Sahabat adalah cermin bagi seseorang sebagaimana yang telah dinyatakan oleh Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dalam hadis Baginda yang bermaksud: &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;"Orang mukmin laksana cermin bagi mukmin yang lain (untuk membetulkan diri)." (Hadis riwayat Al-Imam Abu Daud). &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Orang-orang yang berjiwa istiqamah akan sentiasa berbuat kebajikan, nasihat-menasihati dan tidak mudah berputus asa dan sabar dalam melaksanakan ibadah. Justeru itu, kita perlu berhati-hati memilih sahabat, kerana implikasi bersahabat amat besar dalam mempengaruhi mentaliti dan moral kita. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;Menghayati&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Shirah Orang Yang Istiqamah&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Shirah dan sejarah hidup orang-orang yang beristiqamah wajar dibaca dan dihidupkan di dalam diri kita. Dengan cara ini, pengaruh positif mereka bakal meninggalkan kesan yang baik kepada seseorang untuk menimbulkan keazamannya dalam meneladani kehidupan mereka. Sikap istiqamah mereka&lt;br /&gt;terpancar dari sudut keilmuan seperti kegigihan dalam menuntut serta menyampaikan ilmu dan menulis karya-karya ilmiah yang agung. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;Mujahadah Melawan Nafsu&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Antara faktor yang dapat membantu kita untuk mencapai sikap istiqamah ialah mujahadah iaitu mengarahkan hati untuk berjuang melawan runtunan nafsu yang merangsang ke arah kejahatan. Di samping itu, keinginan nafsu serta kehendak-kehendak duniawi wajarlah dibimbing sehingga ia mejurus ke arah kebaikan dan keikhlasan, kerana Allah Subhanahu Wata''ala semata-mata. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Memang tidak dapat dinafikan mujahadah melawan hawa nafsu itu tidak mudah, ia adalah suatu yang mencabar dan perlu ditempuhi bagi mereka inginkan jalan akhirat. Segala kesulitan dalam bermujahadah melawan hawa nafsu adalah ujian yang perlu ditangani dengan bersungguh-sungguh dan sabar serta tawakal kepada Allah Subhanahu Wata''ala. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;Do’a Memohon Pertolongan Allah&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Berdoa memohon pertolongan AllahSubhanahu Wataala dalam apa juga urusan hidup, sama ada di saat senang maupun di waktu ditimpa kesusahan. Doa adalah senjata bagi orang mukmin dan dalam hal ini ulama hadits, Al-Imam As-Syaukani menyatakan bahwa doa merupakan derajat ibadah paling tinggi dan mulia. Justeru itu, umat Islam perlu menggunakan senjata rohaniah ini untuk memohon hidayah Allah supaya&lt;br /&gt;segala tuntutan dapat direalisasikan secara istiqamah dan dengan penuh rasa keikhlasan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;Faktor Yang Menghalangi Istiqamah&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings;"&gt;&lt;span style=""&gt;n&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Maksiat&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings;"&gt;&lt;span style=""&gt;n&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Sirik&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings;"&gt;&lt;span style=""&gt;n&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Nifak&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings;"&gt;&lt;span style=""&gt;n&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Bid’ah (dalam Ibadah)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;Cara Mengatasi Halangan dari Sikap Istiqamah&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;table class="MsoNormalTable" style="width: 374.25pt;" width="499" border="0" cellpadding="0" cellspacing="0"&gt;  &lt;tbody&gt;&lt;tr style="height: 53.25pt;"&gt;   &lt;td style="border-style: solid; border-color: black; border-width: 1.5pt 1pt 1pt 1.5pt; padding: 0cm; width: 104.25pt; height: 53.25pt;" valign="top" width="139"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;Halangan diri sendiri seperti malas, takut, gagal, rendah   semangat, malu, tahap pencapaian rendah. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: solid; border-color: black; border-width: 1.5pt 1pt 1pt; padding: 0cm; width: 166.5pt; height: 53.25pt;" valign="top" width="222"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;1. Ubah sikap&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;2. Disiplinkan diri &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;3. Bina keyakinan &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td rowspan="4" style="border-style: solid solid none; border-color: black black -moz-use-text-color; border-width: 1.5pt 1.5pt medium 1pt; padding: 0cm; width: 104.25pt; height: 53.25pt;" valign="top" width="139"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;1. Kuatkan azzam&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;2.  Berusaha dengan   tetap dan   bersungguh-   sungguh.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;3.  Tidak patah semangat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;4.  Tidak kecewa dan putus asa. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;5.  Tabah dan sabar menghadapi cobaan dan ujian.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;6.  Sentiasa berfikir.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;7.  Banyak berzikir dan berdoa kepada Allah Taala.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;8.   Bertawakal dan bersyukur &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="height: 64.5pt;"&gt;   &lt;td style="border-style: solid; border-color: black; border-width: 1pt 1pt 1pt 1.5pt; padding: 0cm; width: 104.25pt; height: 64.5pt;" valign="top" width="139"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;Halangan orang lain seperti gangguan, pengaruh, menolak   peluang dan tidak mau berkerjasama. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border: 1pt solid black; padding: 0cm; width: 166.5pt; height: 64.5pt;" valign="top" width="222"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;1. Perbaiki cara berkomunikasi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;2. Tegas.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;3. Bina harga diri&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;4. Tunjuk kesungguhan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;5. Buktikan kemampuan diri. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="height: 71.25pt;"&gt;   &lt;td style="border-style: solid; border-color: black; border-width: 1pt 1pt 1pt 1.5pt; padding: 0cm; width: 104.25pt; height: 71.25pt;" valign="top" width="139"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;Halangan suasana yang tidak kondusif atau tidak sesuai. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border: 1pt solid black; padding: 0cm; width: 166.5pt; height: 71.25pt;" valign="top" width="222"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;1. Jadualkan/rencanakan kegiatan mengikut keadaan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;2. Ambil peluang pada waktu yang yang cocok dan sesuai. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;3. Cari suasana yang cocok di tempat lain.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;4. Gunakan teknik yang sesuai. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr style="height: 71.25pt;"&gt;   &lt;td style="border-style: solid; border-color: black; border-width: 1pt 1pt 1.5pt 1.5pt; padding: 0cm; width: 104.25pt; height: 71.25pt;" valign="top" width="139"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;Halangan keuangan atau kebendaan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border-style: solid; border-color: black; border-width: 1pt 1pt 1.5pt; padding: 0cm; width: 166.5pt; height: 71.25pt;" valign="top" width="222"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;1.  Anggarkan dan atur cara perbelanjaan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;2.  Gunakan kaedah yang paling baik dan sesuai   kemampuan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;3.  Dapatkan bantuan dari orang atau pihak lain. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Langkah&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;“&lt;i&gt;Allah menyukai seseorang yang melakukan sesuatu yang meskipun sedikit, tapi dilakukan secara terus menerus (dawam)&lt;/i&gt;“. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3156639589111753276-1831073788685808817?l=kutiba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kutiba.blogspot.com/feeds/1831073788685808817/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3156639589111753276&amp;postID=1831073788685808817' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3156639589111753276/posts/default/1831073788685808817'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3156639589111753276/posts/default/1831073788685808817'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kutiba.blogspot.com/2008/10/istiqamah.html' title='Istiqamah'/><author><name>treen</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_gCsmFAe6thI/SKTnWOZNKxI/AAAAAAAAAG0/p7KtlkFftb4/S220/muka.jpg'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3156639589111753276.post-1677186434102541280</id><published>2008-10-31T01:46:00.000-07:00</published><updated>2008-10-31T02:16:28.865-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='jasa'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Keseharian'/><title type='text'>Menjadikan Semua Peluang Untuk Beribadah Kepada Allah SWT</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal"&gt;Menjadikan semua peluang untuk berbuat kebaikan dan memanfaatkannya untuk beribadah kepada Allah SWT, itulah landasan utama dalam hidup dan kehidupan di dunia ini. Begitu juga dalam hal iklan. Bagaimana memanfaatkan &lt;a href="http://www.iklanmax.com/"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pasang Iklan Dapat Uang&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;. Uang digunakan sebaik-baiknya untuk berbuat kebajikan. Dengan kebajikan itu kita bisa melipatgandakan &lt;a href="http://www.iklanmax.com/"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pasang Iklan Dapat Uang&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; lagi. Begitu selanjutnya.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Kesempatan untuk berbuat kebaikan di &lt;a href="http://www.iklanmax.com/"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pasang Iklan Dapat Uang&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; ini, pemasang bisa sebanyak-banyaknya memasang iklan tanpa batas, tertarget sesuai konsumen yang diinginkan, jumlah pengunjung yang jelas kepada anggota, dan bisa mendapatkan komisi jika merekomendasikan kepada pemasang baru.&lt;/p&gt;  Kekurangannya dari &lt;a href="http://www.iklanmax.com/"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pasang Iklan Dapat Uang&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; ini diantaranya jumlah pengunjung yang relatif kurang jika dibandingkan yang tanpa bayar, harus punya target pemasangan yang jelas seuai anggaran, serta tampilan direktori yang belum penuh sesuai penggolongan yang ada. Tinggal bagaimana, memanfaatkan peluang &lt;a href="http://www.iklanmax.com/"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pasang Iklan Dapat Uang&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; ini sesuai dengan kebutuhan dan bisa meningkatkan kebajikan-kebajikan selanjutnya&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3156639589111753276-1677186434102541280?l=kutiba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kutiba.blogspot.com/feeds/1677186434102541280/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3156639589111753276&amp;postID=1677186434102541280' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3156639589111753276/posts/default/1677186434102541280'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3156639589111753276/posts/default/1677186434102541280'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kutiba.blogspot.com/2008/10/menjadikan-semua-peluang-untuk-berbuat.html' title='Menjadikan Semua Peluang Untuk Beribadah Kepada Allah SWT'/><author><name>treen</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_gCsmFAe6thI/SKTnWOZNKxI/AAAAAAAAAG0/p7KtlkFftb4/S220/muka.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3156639589111753276.post-5218444691696746259</id><published>2008-10-31T01:39:00.000-07:00</published><updated>2008-10-31T01:42:39.858-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='jasa'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Keseharian'/><title type='text'>Ingin Menjadi Abdur  Rahman Bin ‘Auf</title><content type='html'>Hampir semua orang ingin yang terbaik. Ingin cerdas, kaya, penampilan mentereng dan lainnya. Kalau mencontoh zaman dahulu, ingin kaya seperti Nabi Sulaiman, atau seperti Abdur Rahman bin Auf di zaman permulaan Islam. Tidak mengapa kaya, bahkan kita harus kaya, untuk dapat dimanfaatkan untuk beribadah kepada Allah SWT.&lt;br /&gt;Pada saat sekarang, untuk menjadi kaya, memang banyak caranya. Tidak hanya dengan bisnis tradisional. Namun juga bisa memanfaatkan teknologi, seperti internet ini. Bagaimana bisa menjadi kaya? Berfikir sederhana saja. Apa munfkin apa yang kita akses di internet akan terus bisa ada jika tidak bisa menghasilkan keuntungan, ya paling tidak bisa untuk operasional?&lt;br /&gt;Salah satu cara untuk dapat menghasilkan uang diinternet adalah &lt;a href="http://www.formulabisnisreview.com/"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Formula Bisnis&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;. Produk &lt;a href="http://www.formulabisnisreview.com/"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Formula Bisnis&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; ini adalah Ebook Sistem Mesin Uang Otomatis. Ebook&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; &lt;a href="http://www.formulabisnisreview.com/"&gt;Formula Bisnis&lt;/a&gt;&lt;/span&gt; ini akan menuntun untuk membuat produk sendiri sebagai andalan bisnis online. Kemudian langkah-langkah selanjutnya untuk bisa sukses menghasilkan uang dan kaya secara materi. Bisa jadi juga kaya dalam pengetahuan dan pengalaman, sehingga bisa meningkatklan bisnisnya di kemudian hari.&lt;br /&gt;Setelah menjadi mendaftarkan diri menjadi anggota, calon angota akan bisa mengakses materi yang ada. Baik berupa testimonial, saran-saran tentang pengguna internet di Indonesia, penghasilan di internet, apa yang akan didapatkan dari &lt;a href="http://www.formulabisnisreview.com/"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Formula Bisnis&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; ini, biaya dan pembayaran serta bonus tambahan.&lt;br /&gt;Setelah membayar, anggota bisa mendownload semua yang ditawarkan, baik berupa ebook, maupun semua bonus yang ada. Namun demikian, bekerja di internet sama dengan bekerja biasa. Jika tidak mau bekerja keras, terus menerus belajar dan mengikuti perkembangannya, mana mungkin akan menjadi kaya mendadak seperti apa yang diangankan. Itulah kunci utama sukses dari &lt;a href="http://www.formulabisnisreview.com/"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Formula Bisnis&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; ini selanjutnya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3156639589111753276-5218444691696746259?l=kutiba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kutiba.blogspot.com/feeds/5218444691696746259/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3156639589111753276&amp;postID=5218444691696746259' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3156639589111753276/posts/default/5218444691696746259'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3156639589111753276/posts/default/5218444691696746259'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kutiba.blogspot.com/2008/10/ingin-menjadi-abdur-rahman-bin-auf.html' title='Ingin Menjadi Abdur  Rahman Bin ‘Auf'/><author><name>treen</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_gCsmFAe6thI/SKTnWOZNKxI/AAAAAAAAAG0/p7KtlkFftb4/S220/muka.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3156639589111753276.post-7670904913247081409</id><published>2008-10-30T23:35:00.001-07:00</published><updated>2008-10-31T02:08:41.105-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='jasa'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Keseharian'/><title type='text'>Raja Presentasi Mengarahkan Sumber Daya Manusia Lebih Bermutu</title><content type='html'>Mengkaji Islam sekarang ini sudah merambah kepada seluruh tingkatan masyarakat. Audiensnya tidak hanya kalangan santri, jamaah masjid, mahasiswa, dan ibu-ibu shalawatan saja. Tetapi sudah menjadi konsumsi bagi para eksekutif yang biasa bergelut dengan berbagai macam ilmu, teknologi dan perkembangan terbaru. Sehingga tuntutan dalam mengkaji Islam tidak hanya secara tradisional. Perlu ada variasi dan perlakuan sesuai dengan kebiasaan masing-masing kalangan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjawab kebutuhan ini, presentasi menjadi satu jawaban bagi terselenggaranya pengkajian Islam yang lebih maju dan ramah teknologi. Namun demikian seorang da’I yang berkecimpung di kalangan eksekutif ini perlu dibekali dengan berbagai macam ilmu yang seimbang dengan pengetahuan para eksekutif tersebut. Kemampuan presentasi dan pengetahuan dasar manajemen yang bisa dikembangkan sesuai kebutuhan, sehingga seorang da’I juga bisa memenuhi kriteria sebagai &lt;a href="www.rajapresentasi.com"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Raja Presentasi&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembekalan Manajemen, Skill dan Pemasaran merupakan satu produk unggulan di &lt;a href="www.rajapresentasi.com"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Raja Presentasi&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;. &lt;a href="www.rajapresentasi.com"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Raja Presentasi&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; mementingkan Human Resource Management yang juga harus dimiliki seorang da’i. Presentasi di &lt;a href="www.rajapresentasi.com"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Raja Presentasi&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; ini memang tepat untuk digunakan bagi siapa saja yang tertarik dalam pengembangan diri dan manajemen sumber daya manusia. &lt;a href="www.rajapresentasi.com"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Raja Presentasi&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; menjadi optimal karena dirancang oleh orang yang berpengalaman sesuai dengan latar belakang pendidikan dan pekerjaannya. Tinggal bagaimana seorang da’I bisa memanfaatkan &lt;a href="www.rajapresentasi.com"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Raja Presentasi&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; untuk kebutuhan ummat agar menjadi lebih baik.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3156639589111753276-7670904913247081409?l=kutiba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kutiba.blogspot.com/feeds/7670904913247081409/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3156639589111753276&amp;postID=7670904913247081409' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3156639589111753276/posts/default/7670904913247081409'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3156639589111753276/posts/default/7670904913247081409'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kutiba.blogspot.com/2008/10/raja-presentasi-mengarahkan-sumber-daya.html' title='Raja Presentasi Mengarahkan Sumber Daya Manusia Lebih Bermutu'/><author><name>treen</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_gCsmFAe6thI/SKTnWOZNKxI/AAAAAAAAAG0/p7KtlkFftb4/S220/muka.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3156639589111753276.post-528302835106767433</id><published>2008-10-30T23:18:00.000-07:00</published><updated>2008-10-31T02:06:21.652-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='jasa'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Keseharian'/><title type='text'>Menjadikan Pengajian Lebih Menarik</title><content type='html'>Dengar kata pengajian, orang akan membayangkan seorang ustadz berjenggot dan bersorban tampil di depan pendengar dengan berbicara mengutip ayat dan hadits sebagai penjelas. Sedangkan pesertanya sebagai pendengar setia, bisa jadi bicara sendiri atau saling berbicara diantara peserta. Seakan kesan pengajian itu monoton satu arah dan harus mendengarkan saja. Apakah kita tidak bisa berinovasi sedikit untuk membuat pengajian yang lebih menarik?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yah, banyak sebenarnya cara agar tampilan lebih menarik dari sekedar hanya mendengar. Bisa melihat, mendengar, aktivitas, dan lainnya. Apalagi pengajian ini untuk konsumsi anak-anak. Wah jadi sangat susah agar bisa perhatian kepada pendengarnya. Salah satu cara untuk membuat anak cepat perhatian adalah dengan membuat animasi. Animasi berupa gambar menarik yang bisa bergerak dan bisa diberi suara agar lebih menarik.&lt;br /&gt;Bagaimana membuatnya? Inilah yang menjadi tantangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau kita cari di sebenarnya banyak program yang bisa dignakan untuk animasi ini. Salah satu kursus pembuatan animasi bisa di kunjungi di &lt;a href="http://babastudio.com"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Baba Studio&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;. Situs &lt;a href="http://babastudio.com"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Baba Studio&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; ini menyelenggarakan kursus animasi Macromedia Flash yang sudah teruji kehandalan dan kemudahannya baik bagi pemula maupun tingkat master. Termasuk banyak perusahaan besar dan sekolah Islam terkenal yang sudah mengikuti kursus di &lt;a href="http://babastudio.com"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Baba Studio&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;. Bahkan &lt;a href="http://babastudio.com"&gt;Baba Studio&lt;/a&gt; ini mejangkau sampai Malaysia. Jika ingin mendaftarkan bisa melalui &lt;a href="http://www.babastudio.com/index2.php?page=pendaftaran"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pendaftaran Online&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; dan program lebih jelasnya lihat di &lt;a href="http://www.babastudio.com/index2.php?page=program"&gt;Program dan Biaya&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan kemampuan teknologi dari &lt;a href="http://babastudio.com"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Baba Studio&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; ini, bisa jadi kita akan mengubah pola pengajian yang sederhana menjadi pertemuan yang kelihatan mewah dengan harga terjangkau serta mudah untuk diterima oleh audiensnya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3156639589111753276-528302835106767433?l=kutiba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kutiba.blogspot.com/feeds/528302835106767433/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3156639589111753276&amp;postID=528302835106767433' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3156639589111753276/posts/default/528302835106767433'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3156639589111753276/posts/default/528302835106767433'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kutiba.blogspot.com/2008/10/menjadikan-pengajian-lebih-menarik.html' title='Menjadikan Pengajian Lebih Menarik'/><author><name>treen</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_gCsmFAe6thI/SKTnWOZNKxI/AAAAAAAAAG0/p7KtlkFftb4/S220/muka.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3156639589111753276.post-4155109333102610454</id><published>2008-10-27T19:31:00.000-07:00</published><updated>2008-10-27T19:33:13.660-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='jasa'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Keseharian'/><title type='text'>Berdakwah Lewat Blog, Mengapa Tidak?</title><content type='html'>Banyak cara memang untuk bisa berdakwah. Dunia maya yang selama ini lebih banyak diwarnai dengan kehidupan keberagamaan, apa salahnya jika diisi dengan hal-hal yang mengarahkan kepada kebaikan. Memang terasa berat dan aneh mungkin. Tapi kalau kita berpedoman pada dakwah dalam arti luas, maka menunjukkan kepada kebaikkan itupun merupakan dakwah. Termasuk di blog, bagaimana menunjukkan ilmu agar bisa dimanfaatkan untuk kebaikan juga termasuk dakwah.  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Namun demikian, memanfaatkan blog tidak semudah yang dibayangkan, jika masih baru dalam dunia ini. Sehingga masih perlu &lt;a href="http://panduantipss.blogspot.com/"&gt;&lt;b style=""&gt;Panduan Blog&lt;/b&gt;&lt;/a&gt; untuk bisa lancar dan mudah untuk mengoperasikannya. Tak heran banyak &lt;a href="http://panduantipss.blogspot.com/"&gt;&lt;b style=""&gt;Tips Ngeblog&lt;/b&gt;&lt;/a&gt; yang harus dikunjungi untuk dapat lebih baik lagi dan mempunyai tampilan yang mudah diterima oleh pembaca. Salah satu &lt;a href="http://panduantipss.blogspot.com/"&gt;&lt;b style=""&gt;Tips Ngeblog&lt;/b&gt;&lt;/a&gt; yang cukup banyak memperoleh perhatian adalah mengganti template. Jika template&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;tersebut gratisan, biasanya akan sangat tergantung dari penyedia template tersebut. Sehingga bisa jadi pada suatu saat tampilannnya tidak sebaik yang diinginkan.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Setelah memikirkan bagaimana membuat blog dan mengisinya dengan artikel yang baik, berikutnya adalah bagaimana bisa &lt;a href="http://panduantipss.blogspot.com/"&gt;&lt;b style=""&gt;Meningkatkan Traffic Blog&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;. &lt;a href="http://panduantipss.blogspot.com/"&gt;&lt;b style=""&gt;Meningkatkan Traffic Blog&lt;/b&gt;&lt;/a&gt; menjadi seni tersendiri dan memerlukan kesungguhan bagi pemiliknya. Tapi &lt;a href="http://panduantipss.blogspot.com/"&gt;&lt;b style=""&gt;Meningkatkan Traffic Blog&lt;/b&gt;&lt;/a&gt; inilah yang menentukan apakan isi yang kita sampaikan berupa kebenaran ini banyak dibaca orang atau tidak. Sehingga &lt;b style=""&gt;&lt;a href="http://panduantipss.blogspot.com/"&gt;Meningkatkan Traffic Blog&lt;/a&gt; &lt;/b&gt;perlu juga menjadi perhatian bagi seseorang yang ingin berdakwah lewat blog. Nah, inilah menjadi ujian tersendiri bagi pemilik blog. Untuk itulah perlu kiranya sesering mungkin untuk mencari &lt;a href="http://panduantipss.blogspot.com/"&gt;&lt;b style=""&gt;Panduan Blog&lt;/b&gt;&lt;/a&gt; yang bisa memberikan pencerahan bagi kita.&lt;/p&gt;  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3156639589111753276-4155109333102610454?l=kutiba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kutiba.blogspot.com/feeds/4155109333102610454/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3156639589111753276&amp;postID=4155109333102610454' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3156639589111753276/posts/default/4155109333102610454'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3156639589111753276/posts/default/4155109333102610454'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kutiba.blogspot.com/2008/10/berdakwah-lewat-blog-mengapa-tidak.html' title='Berdakwah Lewat Blog, Mengapa Tidak?'/><author><name>treen</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_gCsmFAe6thI/SKTnWOZNKxI/AAAAAAAAAG0/p7KtlkFftb4/S220/muka.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3156639589111753276.post-9075143311875006414</id><published>2008-10-27T18:22:00.000-07:00</published><updated>2008-10-27T18:46:36.571-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='jasa'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Keseharian'/><title type='text'>Berdakwah Apa Harus Terkenal?</title><content type='html'>&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Pertanyaan di atas bisa dijawab dengan ya atau tidak. Memperjuangkan kebaikan kebaikan ataupun berdakwah memang perlu kekuatan yang besar. Baik kekuatan fisik maupun kekuatan ruhani serta kekuatan modal yang melandasinya tentunya agar bisa mengarahkan audiens kepada kebaikan yang diinginkan.   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Namun jika seseorang yang memperjuangkan kebaikan tersebut masih kecil atau baru mulai membangun pondasi bagi langkah-langkah selanjutnya. Maka nilai keterkenalan tersebut sangat diperlukan. Terkenal akan menjadi modal untuk bisa didengar oleh audiens dan bisa memperngaruhi audiens. Nah, karena masih kecil itulah ada baiknya sang pejuan memperkenalkan diri agar menjadi ‘terkenal’. Apalagi jika berdakwah dan memperjuangkan kebenaran ini melalui tulisan dan media seperti blog, sebagaimana umumnya pemakai media mutahir.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Untuk menjadi terkenal inilah ada baiknya memperkenalkan diri di media&lt;a href="http://iklanbarisgratis.info"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; iklan baris gratis&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;. &lt;a href="http://iklanbarisgratis.info"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Iklan baris gratis&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; ini memang menguntungkan. Paling tidak tanpa mengeluarkan uang bisa akan dikenal. Dengan memanfaatkan iklan baris gratis, bisa sering-sering tampil sesuai dengan kemauan kita.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Kekurangan memanfaatkan &lt;a href="http://iklanbarisgratis.info"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;iklan baris gratis &lt;/span&gt;&lt;/a&gt;dengan kita harus sering untuk mengisinya agar juga sering di lihat dan dibaca oleh orang lain. Kadang-kadang &lt;a href="http://iklanbarisgratis.info"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;iklan baris gratis&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; kurang dipercaya oleh orang lain, yaitu tadi karena gratisan. Jika sudah dikenal sebaiknya orang yang mengajak kepada kebaikan tersebut tidak meninggalkan tujuan utamanya.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Namun demikian jika, penyeru kepadakebaikan tersebut tetap konsisten sesuai perjuangannya dan yakin kepada kebenaran yang ia bawa, maka dengan sikap tawadhu’, itu juga menjadi &lt;a href="http://iklanbarisgratis.info"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;iklan baris gratis&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; bagi dirinya. Dan bisa jadi ia terkenal akan ketawadhu’annya. Kalau sudah demikian, untuk apa lagi harus menawarkan diri di &lt;a href="http://iklanbarisgratis.info"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;iklan baris gratis&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;? Tapi yang paling baik adalah dengan tetap terkenal tapi tetap menjaga ketawadu'an.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3156639589111753276-9075143311875006414?l=kutiba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kutiba.blogspot.com/feeds/9075143311875006414/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3156639589111753276&amp;postID=9075143311875006414' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3156639589111753276/posts/default/9075143311875006414'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3156639589111753276/posts/default/9075143311875006414'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kutiba.blogspot.com/2008/10/berdakwah-apa-harus-terkenal.html' title='Berdakwah Apa Harus Terkenal?'/><author><name>treen</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_gCsmFAe6thI/SKTnWOZNKxI/AAAAAAAAAG0/p7KtlkFftb4/S220/muka.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3156639589111753276.post-4209291601030210871</id><published>2008-10-17T22:19:00.000-07:00</published><updated>2008-10-17T22:22:00.552-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='idul fitri'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Keseharian'/><title type='text'>Kebenaran dan Cara Menyikapinya</title><content type='html'>&lt;div class="bodytext"&gt;  &lt;h2&gt;Nilai Kebenaran&lt;/h2&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Allah SWT berfirman dalam Qur’an &lt;st1:city&gt;&lt;st1:place&gt;surat&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; Yunus: 32, yang artinya: “&lt;i style=""&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Book Antiqua&amp;quot;;"&gt;Dzat yang demikian adalah Allah Rabbmu yang sebenarnya. Dan tidak ada sesudah kebenaran melainkan kesesatan. Mengapa kalian bisa dipalingkan dari kebenaran?”&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Book Antiqua&amp;quot;;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;st1:city&gt;&lt;st1:place&gt;Ada&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; dua prinsip utama yang bisa diambil dari ayat ini, yakni:&lt;/p&gt;  &lt;ol style="margin-top: 0cm;" start="1" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Hanya Allah Rabb yang benar.&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Selain Allah Rabb yang benar adalah bathil dan      menyesatkan semua&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Allah lebih merinci kebenaran itu dengan firmanya: &lt;i style=""&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Book Antiqua&amp;quot;;"&gt;”Kebenaran itu adalah dari Rabbmu, maka janganlah sekali-kali kalian termasuk orang yang ragu-ragu”&lt;/span&gt;&lt;/i&gt; (QS Al Baqarah:147). Allah adalah sumber kebenaran, maka apapun yang berasal dari sumber kebenaran itu adalah pasti benar pula. Kebenaran yang berasal dari Allah yang dapat kita amati, paling tidak ada dua:&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText2" style="margin-left: 36pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;a.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Ciptaan Allah&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText2" style="margin-left: 36pt;"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Book Antiqua&amp;quot;;"&gt;“Ya Rabb kami tidaklah Kau ciptakan semua ini dengan kebathilan maka maha suci Engkau dan peliharalah kami dari siksa api neraka” &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;(QS Ali Imran:191)&lt;i style=""&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Book Antiqua&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText2" style="margin-left: 36pt;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText2" style="margin-left: 36pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;b.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;Firman Allah&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify;"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Book Antiqua&amp;quot;;"&gt;“Bahkan mereka (kuffar) menyatakan kalau Qur’an itu buatan Muhammad. Tidak. Bahkan, Qur’an itu adalah suatu kebenaran dari Rabbmu, agar kamu memberi peringatan pada kaum yang belum pernah datang pada mereka seorang pun pemberi peringatan, agar mereka mendapat hidayah”&lt;/span&gt;&lt;/i&gt; (QS As Sajadah:3)&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;h1&gt;Menyikapi Kebenaran&lt;/h1&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Rasulullah SAW mengajari kita do’a: &lt;i style=""&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Book Antiqua&amp;quot;;"&gt;“Ya Rabb kami perlihatkanlah kebenaran pada kami, bahwa itu memang benar dan berilah rizqi buat kami untuk bisa mengikutinya. Dan perlihatkanlah pada kami bahwa kebathilan itu bathil, dan berilah kami rizqi pada kami untuk menjauhinya&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;”. &lt;st1:city&gt;&lt;st1:place&gt;Ada&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; dua sikap yang diajarkan untuk kita dari do’a ini:&lt;/p&gt;  &lt;ol style="margin-top: 0cm;" start="1" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Mempelajari kebenaran&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Mengikuti kebenaran&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;  &lt;p class="MsoBodyText2"&gt;Atau dengan kata lain keshalehan seseorang itu bisa dilihat dari sejauh mana dia mempelajari kebenaran dan mengikutinya.&lt;/p&gt;  &lt;ol style="margin-top: 0cm;" start="1" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Mempelajari Ciptaan Allah.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Ciptaan Allah (alam semesta dan isinya) adalah kebenaran dan di &lt;st1:city&gt;&lt;st1:place&gt;sana&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; sarat dengan hukum-hukum pasti. Sehingga tugas manusia adalah mempelajari alam dan menemukan hukum-hukum dan sifatnya. &lt;i style=""&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Book Antiqua&amp;quot;;"&gt;“Apakah mereka tak meneliti bagaimana unta diciptakan? Dan langit bagaimana ditinggikan? Dan bagaimana gunung ditancapkan? Dan bumi bagaimana dihamparkan?”&lt;/span&gt;&lt;/i&gt; (QS Al Ghasiyah:17-20)&lt;/p&gt;  &lt;ol style="margin-top: 0cm;" start="2" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Mempelajari Firman Allah&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Book Antiqua&amp;quot;;"&gt;“Dialah yang telah mengutus di kalangan orang-orang ummi (buta huruf) seorang Rasul yang membacakan pada mereka ayat-ayat-Nya dan mensucikan mereka dan mengajarkan pada mereka al kitab dan hikmah. Dan sebelum itu mereka termasuk orang-orang yang sesat”&lt;/span&gt;&lt;/i&gt; (QS Al Jum’ah:2)&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText2"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Book Antiqua&amp;quot;;"&gt;“Apakah mereka tidak mentadabburi Al Qur’an atau dalam hati mereka sudah tertutup?”&lt;/span&gt;&lt;/i&gt; (QS Muhammad:24)&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Dengan mempelajari itu, maka manusia bisa menemukan hukum-hukum yang pasti. Dan setelah menemukannya, maka tugas berikutnya adalah mengikutinya. Hal ini bisa berupa merekayasa benda-benda di alam sesuai dengan hukum-hukumnya sehingga bisa digunakan untuk kemaslahatan manusia. Seperti hukum gravitasi melandasi pembuatan gelas yang permukaannya di atas, gagang kaca mata ditaruh di atas telinga, dll.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Kalau manusia mengetahui alam dengan baik, dan mampu melakukan rekayasa alam sesuai hukum-hukumnya, pastilah dia akan menguasai alam ini yang dengan demikian dia akan menemukan kebahagiaan di dunia.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Di samping mengikuti kaidah hukum alam yang pasti itu, manusia juga harus mengikuti hukum yang tertuang dalam firman Allah. Mengikuti Al-Qur’an bisa berupa rekayasa sosial dalam rangka membuat peradaban baru dengan Al-Qur’an sebagai landasannya. Kalau ini berhasil, maka Allah akan menjamin akan membuka pintu berkah dari langit dan bumi. Sebaliknya kalau tidak diupayakan, maka siksa Allah menjadi ancamannya.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Book Antiqua&amp;quot;;"&gt;“Jika sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya”&lt;/span&gt;&lt;/i&gt; (QS Al-A’raf:96)&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText2"&gt;Dengan mempelajari alam dan Al-Qur’an serta mentaati hukum-hukumNya berarti dijamin bahagia di dunia dan di akhirat.&lt;/p&gt;    &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3156639589111753276-4209291601030210871?l=kutiba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kutiba.blogspot.com/feeds/4209291601030210871/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3156639589111753276&amp;postID=4209291601030210871' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3156639589111753276/posts/default/4209291601030210871'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3156639589111753276/posts/default/4209291601030210871'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kutiba.blogspot.com/2008/10/kebenaran-dan-cara-menyikapinya.html' title='Kebenaran dan Cara Menyikapinya'/><author><name>treen</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_gCsmFAe6thI/SKTnWOZNKxI/AAAAAAAAAG0/p7KtlkFftb4/S220/muka.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3156639589111753276.post-7078761943515409724</id><published>2008-10-17T21:52:00.000-07:00</published><updated>2008-10-17T21:54:24.495-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Islam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='idul fitri'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Keseharian'/><title type='text'>Selamat Hari Raya Idul Fitri</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_gCsmFAe6thI/SPlrs6BIRQI/AAAAAAAAAHk/Aj0YbRE5RGM/s1600-h/kartu-lebaran04.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_gCsmFAe6thI/SPlrs6BIRQI/AAAAAAAAAHk/Aj0YbRE5RGM/s320/kartu-lebaran04.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5258352459164173570" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 51, 153);"&gt;Jika Hati Sebening Embun&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 51, 153);"&gt;Jangan Biarkan Ia Keruh&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 51, 153);"&gt;Oleh Selaksa Khilaf.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 102, 0);"&gt;Jika Pohon Jiwa Sehijau Kedamaian,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 102, 0);"&gt;Jangan Biarkan Ia Meranggas &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 102, 0);"&gt;Karna Tak Ada Hujan Maaf.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: left; color: rgb(51, 102, 255);"&gt;TAQABBALALLAHU MINNAA WA MINKUM…&lt;br /&gt;SHIYAAMANA WA SHIYAAMAKUM…&lt;br /&gt;WAANTUM BIKHOIRIN&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);font-size:130%;" &gt;Selamat Hari Raya Idul Fitri 1429 H&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mohon Maaf Lahir Bathin…&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3156639589111753276-7078761943515409724?l=kutiba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kutiba.blogspot.com/feeds/7078761943515409724/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3156639589111753276&amp;postID=7078761943515409724' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3156639589111753276/posts/default/7078761943515409724'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3156639589111753276/posts/default/7078761943515409724'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kutiba.blogspot.com/2008/10/selamat-hari-raya-idul-fitri.html' title='Selamat Hari Raya Idul Fitri'/><author><name>treen</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_gCsmFAe6thI/SKTnWOZNKxI/AAAAAAAAAG0/p7KtlkFftb4/S220/muka.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_gCsmFAe6thI/SPlrs6BIRQI/AAAAAAAAAHk/Aj0YbRE5RGM/s72-c/kartu-lebaran04.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3156639589111753276.post-2445021974868782757</id><published>2008-09-01T23:09:00.000-07:00</published><updated>2008-09-01T23:10:23.423-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Islam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Keseharian'/><title type='text'>Agar Shaum Ramadhan Dilalui dengan Mudah</title><content type='html'>Ramadhan adalah bulan yang penuh berkah dan maghfirah. Ramadhan juga bulan pengampunan. Ramadhan juga disebut sebagai seribu bulan. Pada saat Ramadhan ini juga berarti beribu kesempatan kelipatan pahala yang bisa diraih. Jangan sampai pada saat Ramadhan tiba dilalui dengan sia-sia sehingga kesempatan pahala tersebut hilang percuma dan hanya mendapatkan lapar dan dahaga.&lt;br /&gt;Ada beberapa kiat agar puasa Ramadhan bisa dilalui dengan mudah, sehingga Ramadhan kita dapatkan denga penuh makna:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Niat shaum karena Allah SWT semata. Berniat ikhlas karena Allah SWT semata. Shaum bukan takut karena diperintah oleh guru, orang tua, guru ngaji atau malu karena teman. Orang yang puasa karena orang tua akan capek sembunyi-sembunyi agar tidak ketahuan orang tua saat makan atau minum. Begitu juga karena yang lainnya. Yang tahu bahwa seseorang itu shaum hanya orang yang shaum tersebut dan Allah SWT.  “Shaum itu hanya untukKu”, kata Allah SWT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Mengakhirkan sahur mangawalkan buka. &lt;br /&gt;Rasulullah menganjurkan untuk mengakhirkan sahur sampai menjelang imsak tiba. Agar pada saat pagi harinya energi masih penuh untuk melaksanakan aktivitas sampai sore terpenuhi. Jika sahur masih malam, makanan sudah dicerna pada saat tidur dan pada saat pagi tiba energi tinggal sisa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Berbuka dengan makanan yang manis dengan didahului minum. &lt;br /&gt;Makanan yang manis, seperti kurma, buah segar, secukupnya. Jangan terlalu banyak. Makanan yang manis ini akan merangsang asam lambung bekerja setelah seharian istirahat. Kalau terlalu banyak akan kaget dan timbul rasa tidak enak diperut dan rasa malas serta ngantuk. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Banyak berdzikir atau belajar yang sersan di siang hari. Dzikir merupakan kegiatan yang mendekatkan diri kepada Allah SWT. Dengan dzikir ini akan menguatkan tubuh dan juga pikiran. Sehingga bisa melupakan rasa lapar dan dahaga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Tidur yang cukup dan tidak kelebihan tidur. Tidur Siang secukupnya saja. Kalau berlebihan akanmembuat tubuh menjadi lemas dan malas beraktivitas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Minum air yang cukup pada saat malam hari. Kebutuhan air pada saat siang hari harus diganti pada saat malam hari. Sehingga tubuh kita tidak kekurangan air.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Atur waktu olah raga atau tidak berlebihan olah raga yang di luar kebiasaan. Jika terbiasa olah raga yang relatif berat, sebaiknya atur waktu olah raga pada saat sore hari. Kalau dilaksanakan pada pagi atau siang hari akan menguras tenaga dan saat sorenya akan merasakan tubuh menjadi lemas atau haus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Tidak bermain berlebihan. Kebiasaan bermain, jangan sampai hilang. Namun atur permainan agar tidak bermain yang berat dan menguras tenaga. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Hati-hati, main game/ps dan sejenisnya banyak menguras pikiran. Sehingga dengan konsentrasi yang penuh akan menguras banyak tenaga. Tidak terasa setelah main akan merasa haus atau lapar. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada intinya, kendalikan diri untuk berbuat kebaikan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Dan tidak mengerjakan hal yang sia-sia agar shaum kita menjadi sempurna.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3156639589111753276-2445021974868782757?l=kutiba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kutiba.blogspot.com/feeds/2445021974868782757/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3156639589111753276&amp;postID=2445021974868782757' title='11 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3156639589111753276/posts/default/2445021974868782757'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3156639589111753276/posts/default/2445021974868782757'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kutiba.blogspot.com/2008/09/agar-shaum-ramadhan-dilalui-dengan.html' title='Agar Shaum Ramadhan Dilalui dengan Mudah'/><author><name>treen</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_gCsmFAe6thI/SKTnWOZNKxI/AAAAAAAAAG0/p7KtlkFftb4/S220/muka.jpg'/></author><thr:total>11</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3156639589111753276.post-7056165110794740932</id><published>2008-08-26T23:06:00.000-07:00</published><updated>2008-08-26T23:07:43.926-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Islam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='education'/><title type='text'>Persiapan di Bulan Ramadhan</title><content type='html'>DUUUMMMM!!!! Petasan meledak di sekitar jalan. Orang yang lalu lalang kaget. Kembang api dibakar malam hari, menyisakan kilatan cahaya benderang. Anak-anak ramai bersorak dengan gembiranya. Ahh.. dunia anak memang mempunyai cara sendiri untuk menyambut Ramadhan. Kalau kita-kita yang sudah dewasa. (hmmm atau masih ada yang ngaku anak-anak gak boleh baca lho), masak harus menyambut Ramadhan dengan cara seperti mereka. &lt;br /&gt;Memang menyambut Ramadhan dengan gembira saja sudah berpahala. Tapi apakah melampiaskan persiapan Ramadhan seperti anak-anak tersebut? Yang sebenarnya masih banyak cara untuk menyambut Ramadhan dengan cara yang santun, lebih baik, bernilai ibadah dan tidak menghambur-hamburkan uang.&lt;br /&gt;Sekarang Ramadhan tinggal sebentar lagi. Tidak lebih dari hitungan jari tangan. Sudahkah kita mempersiapkan diri? Padahal Rasulullah SAW sebagai orang yang paling dekat dengan Allah SWT sekalipun, telah mempersiapkan Ramadhan jauh-jauh hari. Nah, bagi kita-kita apa saja yang perlu dipersiapkan menjelang bulan Ramadhan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Persiapan Maknawi&lt;br /&gt;Rasulullah tiga bulan menjelang Ramadhan telah mempersiapkan ruh diri dan ummatnya dengan berdo’a kepada Allah SWT: “Ya Allah berkahilah kami di bulan Rajab dan Sya’ban dan sampaikan kami di bulan Ramadhan”. Berarti do’a tersebut dilantunkan oleh Rasulullah tiga bulan menjelang Ramadhan. Rasulullah SAW adalah kekasih Allah. Sedangkan kita-kita ini siapa? Untuk itu paling tidak mempersiapkannya enam bulan menjelang Ramadhan.&lt;br /&gt;Selain berdo’a amalan lain yang juga dipersiapkan, seperti sholat malam, baca Qur’an, sholat-sholat nawafil, dzikir dan do’a. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Persiapan Ilmu&lt;br /&gt;Menjelang Ramadhan, sebaiknya mengingat kembali tentang fikh Ramadhan. Apa yang wajib dilaksanakan, yang membatalkan dan keutamaan-keutamaan lain yang dilaksanakan di bulan Ramadhan. Apa yang telah kita lakukan untuk Ramadhan tahun lalu dan apa yang akan kita lakukan untuk Ramadhan sekarang? Selain ilmu tersebut, karena Ramadhan merupakan waktu yang tepat untuk meningkatkan produktivitas, termasuk produktivitas ilmiah dalam hal ini, tidak berlebihan jika kita lihat ulama terdahulu pada saat bulan Ramadhan berhasil menulis buku atau mengkaji dan mengambil keputusan beberapa hal dalam kehidupan ini. Sehingga hasilnya dapat dinikmati oleh masyarakat luas dan kemanusiaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Persiapan Fisik/Jasmani&lt;br /&gt;Tidak kalah penting, persiapan fisik perlu untuk menghadapi Ramadhan. Jangan sampai pada saat Ramadhan yang penuh berkah dan beribu kelipatan pahala bagi yang melaluinya, ternyata harus ditempuh di atas pembaringan dan dengan mengambil keringanan (rukhsah) karena sakit. Rugi kan? Untuk itu siap-siaplah dengan persiapan fisik yang cukup dengan olah raga yang teratur, makanan yang halal dan thayyib, serta menjauhi perbuatan yang merusak fisik, seperti: bergadang sampai larut, merokok, dan lainnya. (apalagi ngenet sampai pagi. Hmm…) Juga tidak mendatangi daerah yang terkena wabah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Persiapan Keuangan&lt;br /&gt;Memang tidak ada aktivitas tanpa fulus atau mengorbankan kesempatan yang bernilai fulus. Apalagi di masa sekarang ini. Semuanya dinilai dengan uang. Tapi paling tidak dengan persiapan keuangan ini kita menjalani Ramadhan ini dengan hati tenang, tanpa diributkan dengan memikirkan kebutuhan yang begitu berlipat ganda dan kenaikan harga yang tidak terkendali.&lt;br /&gt;Apalagi kalau kita menelisik kehidupan Rasulullah, sedekah dan infaq beliau pada bulan Ramadhan.. Kalau hari-hari biasa, diungkapkan dengan tangan kanan tidak mengetahui apa yang diberikan tangan kiri, pada bukan Ramadhan ini diungkapkan seperti ini berhembusnya angin topan. Hitung saja berapa knot kecepatannya. Berarti ini kan memerlukan uang yang lebih dari biasanya, dan ini memerlukan persiapan jauh hari sebelum datangnya Ramadhan. Sudah siap kan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Persiapan Lingkungan&lt;br /&gt;Kalau kita ingin berbuat baik, tidak ingin hanya berada dalam kebaikan sendirian. Bisa jadi kita akan ikut terwarnai oleh suasana lingkungan sekitar kita. Nah, kalau orang lain ikut mendukung kebaikan, berarti ada orang lain yang ikut mengontrol diri kita dan mengkondisikan diri kita menjadi lebih baik dari apa yang sebenarnya kemampuan diri kita. Begitu juga sebaliknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menyinggung kebiasaan diri dan lingkungan kita seperti pendahuluan tulisan ini, kita bisa menggali kebiasaan masayarakat dahulu yang sudah menjadi tradisi dan bernilai kebaikan. Seperti; menjelang Ramadhan saling mengingatkan sanak saudara dan kerabat dengan mengirimkan makanan dengan tidak lupa memberikan ucapan selamat menyambut Ramadhan, membersihkan rumah dan lingkungan dengan mengecat rumah serta memberi hiasan, membuat lampu hias atau obor di gang-gang dan jalan, memasang umbul-umbul, spanduk (ini kalau sekarang ya), saling berkunjung dan minta maaf sebelum masuk Ramadhan agar saat memasuki Ramadhan hati kita khusuk dan bersih kembali tanpa beban kesalahan diri kita dengan saudara-saudara kita, dan lain kebiasaan serta adat yang melingkupinya yang masih dibenarkan syariat. (apalagi kalah dengan persiapan tujuh belasan)&lt;br /&gt;Ramadhan memang penuh makna. Penuh fenomena. Dan banyak sebutan yang melekat pada diri Ramadhan, karena keberkahan dan nilainya. Bulan penuh berkah, bulan turunnya al-Qur’an, bulan lebih baik dari seribu bulan, bulan pembebasan, bulan pendidikan…. Dan lain gelaran yang mengikutinya.&lt;br /&gt;Menghadapi Ramadhan inilah justru yang perlu kita persiapkan dengan matang. Bukan pada saat selesai Ramadhan diisi dengan persiapan yang penuh kemegahan dan hura-hura yang membawa hal-hal tabdzir dan kemudian mengabaikan hari-hari akhir yang bernilai. Dan Ramadhan dilalui dengan hanya mendapatkan lapar dan dahaga.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3156639589111753276-7056165110794740932?l=kutiba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kutiba.blogspot.com/feeds/7056165110794740932/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3156639589111753276&amp;postID=7056165110794740932' title='7 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3156639589111753276/posts/default/7056165110794740932'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3156639589111753276/posts/default/7056165110794740932'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kutiba.blogspot.com/2008/08/persiapan-di-bulan-ramadhan.html' title='Persiapan di Bulan Ramadhan'/><author><name>treen</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_gCsmFAe6thI/SKTnWOZNKxI/AAAAAAAAAG0/p7KtlkFftb4/S220/muka.jpg'/></author><thr:total>7</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3156639589111753276.post-7580485023514383458</id><published>2008-08-08T00:32:00.000-07:00</published><updated>2008-08-08T00:34:51.330-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Keseharian'/><title type='text'>Segalanya Menjadi Mudah</title><content type='html'>Sahabat, kalian pernah mengalami kesulitan ketika harus mengerjakan sesuatu? Belum lagi ditambah dengan banyaknya tugas dan menghadapi orang lain untuk menjelaskan atau mempresentasikan tugas tersebut? Tekanan itulah yang membuat kita sering menjadi stres dan bingung harus memulai dari mana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Merunut dari permasalahan itu, rasanya kepraktisan akan membuat segalanya menjadi mudah, sedangkan kemudahan membuat orang menjadi senang untuk mengerjakannya. Sehingga kita tidak mudah untuk putus asa dalam menghadapi kesulitan, karena Allah SWT menjadikan sesudah kesulitan itu pasti ada kemudahan dan bersama kesulitan itu ada kemudahan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lihatlah di Al-Qur’an surah Al-Insyiroh Ayat 5-7: “karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan, sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan. Maka apabila engkau telah selesai dari sesuatu urusan, tetaplah bekerja keras untuk urusan yang lain.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada beberapa tips untuk menjadikan segalanya mudah antara lain:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Mengemas tugas sedemikian rupa, mengikuti kaidah &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;SMART&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;        S : &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Spesific&lt;/span&gt;, artinya terfokus pada satu titik apa yang kita kerjakan&lt;br /&gt; M : &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Measurable&lt;/span&gt;, artinya terukur, baik kemampuan maupun alat bantunya&lt;br /&gt; A : &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Achievable&lt;/span&gt;, artinya bisa tercapai&lt;br /&gt; R : &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Realistic&lt;/span&gt;, artinya masuk akal&lt;br /&gt; T : &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Time bound&lt;/span&gt;, artinya memiliki target waktu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Tidak bersikap kaku/jangan terlalu formal/rileks&lt;br /&gt;Pernah nggak ngalamin beberapa hal ini, seperti harus berhadapan guru atau dosen yang menurut sebagian besar orang disebut ‘&lt;span style="font-style:italic;"&gt;killer&lt;/span&gt;’, bos galak, atau nyonya rumah yang feodal? Kalau belum terbiasa, akan mendadak lemes (mengalami penurunan kondisi fisik), lutut gemetaran, jantung berdebar atau pun mules. So apa yang mau diungkapkan mendadak hilang atau ngomong jadi belepotan. &lt;br /&gt;Untuk itu, ucapkan Bismillah, lantunkan doa dan tetapkan hati, kemudian buat suasana rileks dan menempatkan suasana hati kita di hadapan rekanan kita dengan baik serta pandai-pandailah mengambil hatinya, agar tugas berjalan dengan sukses.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Bersikap proaktif&lt;br /&gt;Jangan hanya menunggu kabar berita yang datang menghampiri, tapi cobalah untuk mencari perkembangan berita. Siapa tahu rekanan kalian itu sedang sibuk atau lupa, sehingga tidak memberi informasi. Singkatnya informasi tidak berjalan searah. Untuk itu harus dijemput.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Bagaikan mengasah pisau tajam&lt;br /&gt;Semakin sering seseorang berhadapan dengan masalah, maka semakin terlatihlah ia. Seberat apapun masalahnya, karena sudah rutin dan sering dijumpai, maka menjadi hal yang biasa baginya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Ciptakan unsur rekreasi&lt;br /&gt;Jika kalian pergi ke sebuah tempat untuk menunaikan tugas, sertakan niat silaturrahim atau sekedar refreshing. Atau kalau melaksanakan tugas yang berat, anggaplah itu hanya tes mental untuk menguji kemampuan  kita saja. Karena jika akhirnya tugas tidak terlaksana, maka tidak akan merasakan kekecewaan yang mendalam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah kita sudah berusaha sebaik-baiknya, setelah itu tawakal, hasilnya sepenuhnya kita serahkan kepada Allah SWT. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga dengan tips ini, kita tidak mudah putus asa dan bisa menjalankan tugas dengan baik untuk mengumpulkan kepingan-kepingan kecil kesuksesan. Untuk mencapai susunan terakhir puzzle kesuksesan di dunia dan di akhirat.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3156639589111753276-7580485023514383458?l=kutiba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kutiba.blogspot.com/feeds/7580485023514383458/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3156639589111753276&amp;postID=7580485023514383458' title='19 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3156639589111753276/posts/default/7580485023514383458'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3156639589111753276/posts/default/7580485023514383458'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kutiba.blogspot.com/2008/08/segalanya-menjadi-mudah.html' title='Segalanya Menjadi Mudah'/><author><name>treen</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_gCsmFAe6thI/SKTnWOZNKxI/AAAAAAAAAG0/p7KtlkFftb4/S220/muka.jpg'/></author><thr:total>19</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3156639589111753276.post-4529955814334430106</id><published>2008-07-27T23:15:00.000-07:00</published><updated>2008-07-27T23:17:07.214-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='education'/><title type='text'>Lulus Ujian!</title><content type='html'>Segores kenangan saat lulus SMA pun terulang kembali. Ada yang pake aksi corat-coret, ntraktir teman, pawai sorak-sorai, bahkan juga ngetrek keliling kota. Lebih tragis lagi, keselamatan jiwa pun untuk sementara dilupakan.&lt;br /&gt; Kalau kita bercermin layaknya seorang muslim, jelas, hal itu dinilai sangat mubazir. Betapa tidak. Semestinya seorang muslim meluapkan keberhasilan  dan kemenangan dalam tasbih dan istighfar (QS. An-Nashr: 1-3). Sebab boleh jadi pada saat yang sama, teman kita yang lain sedang bergumul dengan kesedihan akibat dari kegagalanya.&lt;br /&gt; Sekarang mungkin anda masih bisa tertawa lebar tanpa mengerti dan mau mengerti kesedihan orang lain. Tapi begitu kegagalan itu berbalik dan menghampiri, misalnya: gagal meraih PTN yang diminati, apa mau dikata? Mau gigit jari atau malah menangis? Akankah lebih baik jika kita introspeksi diri. Sudah maksimalkah usaha saya, baik kerja maupun do’a? Kalau sudah, mungkin ini ujian dari Allah SWT. Bukankah Allah Maha Tahu, apa yang terbaik bagi umat-Nya?&lt;br /&gt; Nah, bila usaha telah digencarkan, bahkan segala daya dan upaya guna meraih cita-cita telah dikerjakan. Adalah paling baik bila kita serahkan seluruhnya (tawakkal) kepada Allah SWT (QS. Ali-Imran:159). Bukankan tawakkal adalah sebaik-baik sikap setelah berusaha dengan penuh kesungguhan.&lt;br /&gt; Ingat, Ujian Masuk Perguruan Tinggi hanya sebuah fase, bukan segala-galanya. Dan keyakinan itu sangat perlu ditanamkan agar dapat menentramkan hati sekaligus menyiapkan mental untuk dengan lapang dada menerima takdir Allah bahwa lulus atau pun tidak lulus adalah ujian. Yah, ujian dari Allah SWT.&lt;br /&gt; ”Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: ”Kami telah beriman”, sedang mereka tidak akan diuji lagi? Dan sesungguhnya kami telah menguji orang-orang sebelum mereka. Maka sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta.” (QS. Al-Ankabut:2-3)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3156639589111753276-4529955814334430106?l=kutiba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kutiba.blogspot.com/feeds/4529955814334430106/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3156639589111753276&amp;postID=4529955814334430106' title='17 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3156639589111753276/posts/default/4529955814334430106'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3156639589111753276/posts/default/4529955814334430106'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kutiba.blogspot.com/2008/07/lulus-ujian.html' title='Lulus Ujian!'/><author><name>treen</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_gCsmFAe6thI/SKTnWOZNKxI/AAAAAAAAAG0/p7KtlkFftb4/S220/muka.jpg'/></author><thr:total>17</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3156639589111753276.post-1258368363204607530</id><published>2008-07-20T16:41:00.000-07:00</published><updated>2008-07-20T16:42:15.027-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='education'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='learning'/><title type='text'>Pesan Terakhir</title><content type='html'>Gerimis di luar seolah memagari alam, termenung aku di sini sambil memandangi rintik-rintik di luar jendela kamarku yang semakin lama makin membesar. Aku jadi teringat kejadian tiga tahun yang lalu, waktu itu aku baru kelas III SMA, keadaannya sama seperti sekarang, ditengah guyuran hujan.&lt;br /&gt;Saat itu....&lt;br /&gt; ”Sin, Pulang yuk!”. Aku masih menyalin tugas untuk besok, acuh tak acuh oleh ajakan Sari, Sahabatku. ”Kamu kenapa sih, kok diam aja, marah ya?”. Aku masih diam. Ya udah, kalau gitu aku tunggu di luar ya”. Serta merta aku menarik tangan Sari, soalnya kalau dia ngambek susah ngobatinya. ”Sorry ya Sar, kamu tadi kucuekin, lagian kamu kan tahu, aku ini lagi kesel gara-gara Erwan tadi, lagi pula..., di luarkan hujanya deras”.&lt;br /&gt;”Makanya Sin, kalau lagikesel sama orang, langsung aja ke orangnya, jadi nggak nyakitin hatimu sendiri, sampe-sampe aku kena batunya. Kalau masalah hujan deras..., kan ada payung, lagian..., tuh Pak Mamat udah jemput.”.&lt;br /&gt;”Iya iya. Sorry deh. Eh... ngomong-ngomong Pak Mamat markir mobilnya di sebelah mana? Kok gak kelihatan di tempat biasa?”&lt;br /&gt;”Eh kamu aja yang gak ngeliat, itu loh di bawah pohon akasia, tuh Pak Mamatnya lagi melambaikan tangannya, kalau mobil wajar aja gak keliatan karena bukan mobil yang biasa dipake, mobil yang satunya lagi masuk bengkel, maklum udah tua”.&lt;br /&gt;Sari anak tunggal, bukan hanya cantik, tapi juga tajir (kaya). Bapaknya seorang pengusaha sukses yang bergerak di bidang jual beli mobil. Ibunya adalah seorang psikolog terkenal. Tapi dia gak betah di rumah, oleh karena itu lebih sering main dan belajar di rumahku, yang kebetulan tidak begitu jauh dari rumahnya.&lt;br /&gt;Mengenai kekesalanku tadi, itu karena Erwan, si ketua Rohis yang sok alim itu, kalau jalan tunduk-tunduk, bicara dengan lawan jenis selalu memalingkan wajahnya dari si lawan bicara, kalau manggil kita pake mbak-mbak segala, emangnya aku mbaknya apa, yang bikin aku kesal tadi dia udah berani mengkritik aku, dia bilang rok aku kependekanlah, bicaraku terlalu semangatlah, padahal aku ngomongkan pake mulutku sendiri, dasar rese’!, nyebelin, walaupun dia ngomongnya dengan lemah lembut, tetep aja nyebelin, menggurui!.&lt;br /&gt;Awal permasalahannya sih, waktu dia mengantar tugas dari Pak Bahran guru Agama, dia memanggilku, ”Mbak Sinta, ini ada titipan tugas dari Pak Bahran, beliau tidak masuk hari ini karena mengantar istrinya yang mau melahirkan”, aku cepat-cepat menghampirinya untuk mengambil tugas itu, eh.. tiba-tiba aku terjungkal karena ada yang iseng mengikat tali sepatuku jadi satu kiri dan kanan. Rokku yang udah kependekan tersingkap beberapa senti, menambah riuh sorakan anak putra yang sejak tadi memperhatikan kami. Aku langsung teriak, ”Siapa yang berani kurang ajar begini?”, anak-anak langsung diam, mereka sebagian besar memang rada takut padaku, karena selain aku ketua kelas, gak nyombong sih, aku sudah sabuk putih pencak silat. Tapi kulihat sekilas Erwan berpaling ke arah lain, aku cepat-cepat membetulkan tali sepatuku dan berdiri, kemudian menghampirinya untuk mengambil tugas itu, Eh dia bukanya langsung menyerahkan tugas itu, malah ceramah dulu. ”Maaf ya mbak, lain kali roknya agak dipanjangin lagi, jadi nggak bikin orang lain punya niat jail, satu lagi, nuwun sewu ya mbak, nggak baik lho kalau wanita itu suaranya sopran”. Emang sih nada bicaranya Erwan sopan, tapi isinya nyelekit banget.&lt;br /&gt;Keesokan harinya seperti biasa aku menunggu Sari, di depan rumahnya, lumayan kan buat irit ongkos, tapi yang ditunggu-tunggu kok gak nongol-nongol juga. Akhirnya aku berangkat sendiri dari pada terlambat, bisa-bisa ketinggalan pelajaran jam pertama. Bel berbunyi tepat ketika aku melangkahkan kaki memasuki pintu gerbang sekolah, aku pun segera berlari menuju kelas. Sampai di kelas, kok aku belum menjumpai wajah Sari. Hingga bel pulang berbunyi pun Sari belum ada kabarnya. Perasaanku jadi gak enak. &lt;br /&gt;Pulang sekolah aku pun langsung ke rumahnya, ternyata di rumah tidak ada siap-siapa, aku tanya tetangganya, katanya tadi malam ada polisi yang datang ke rumahnya, kemudian bapak dan ibunya pergi bersama-sama polisi itu. Kucoba untuk menghubungi telepon seluler milik ibunya, ternyata ibunya ada di rumah sakit. Tergesa-gesa aku menyusul ke rumah sakit, kulihat Sari terbaring lemah dengan wajah cantiknya yang nampak pucat dan lengan yang diinfus, ada bekas darah mengering di sekitar lehernya, dan kulihat wajahnya lebam biru-biru, menurut keterangan polisi, Sari korban perampokan dan pemerkosaan.&lt;br /&gt;Menurut ibunya, malam itu, Sari pamit mau ke rumahku, ternyata dia tidak menuju rumahku, malah jalan-jalan sama anak-anak teman bisnis bapaknya. Sari memang punya genk sendiri selain berteman dengan aku. Setelah jalan-jalan mereka mampir ke diskotik dan mabuk-mabukan di sana. Sari kemudian pulang sendiri karena teman-temannya pada teler abis. Ketika itulah, tepat di simpang dekat rumah kami, dia dihadang oleh sekelompok preman yang biasa mangkal di situ, apalagi aku tahu kalau Sari suka pake baju yang seksi abis. Yah aku bisa ngebayangin gimana kejadian naas itu bisa terjadi. Tiba-tiba kudengar dari dokter bahwa Sari memanggil keluarganya, termasuk aku, karena kondisinya kritis.&lt;br /&gt;Di saat-saat terakhir itulah, Sari dengan butiran bening di matanya menggenggam tanganku sambil berkata lirih, ”Cukup aku saja Sin yang begini, kuharap kamu mau mendengar kata-kata Erwan waktu itu, jangan seperti a...ku.” Dengan air mata berlinang kutuntun Sari untuk mengucapkan kalimat syahadat, akhirnya dia menghembuskan nafas yang terakhir di hadapanku. Aku hanya bisa menangis dalam bisu sambil berjanji pada diriku sendiri untuk berubah.&lt;br /&gt;”Mbak Sinta... cepetan keluar, tuh tamunya udah pada datang!” Aku tersadar dari lamunanku, kurapikan gamis dan jilbab biruku. Maklum mau ada ta’aruf. Denger-denger sih calonku itu pernah satu sekolah denganku, dengan langkah cepat dan deg-degan aku kemudian keluar. Aku menjerit di dalam hati melihat tamu yang ada di hadapanku, Subhanallah, ternyata ikhwan itu adalah Erwan. Tak henti-hentinya aku bertasbih di dalam hati untuk menahan gemuruh di dada ini.&lt;br /&gt;Ny, bpp, 211001&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3156639589111753276-1258368363204607530?l=kutiba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kutiba.blogspot.com/feeds/1258368363204607530/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3156639589111753276&amp;postID=1258368363204607530' title='6 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3156639589111753276/posts/default/1258368363204607530'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3156639589111753276/posts/default/1258368363204607530'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kutiba.blogspot.com/2008/07/pesan-terakhir.html' title='Pesan Terakhir'/><author><name>treen</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_gCsmFAe6thI/SKTnWOZNKxI/AAAAAAAAAG0/p7KtlkFftb4/S220/muka.jpg'/></author><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3156639589111753276.post-1619540744908515231</id><published>2008-07-14T21:20:00.000-07:00</published><updated>2008-07-14T21:24:16.544-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='learning'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='school'/><title type='text'>Sekolah Hanya Untuk Mengisi Waktu Luang</title><content type='html'>Kamu tahu nggak bahwa asal kata school itu dari &lt;span style="font-style:italic;"&gt;schoolare&lt;/span&gt;, dari bahasa Latin, yang artinya hanya mengisi waktu luang. So, kalo &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;school&lt;/span&gt; itu maknanya untuk ngisi waktu luang doang. Emang tadinya sekolah hanya digunakan untuk mengisi waktu luang. Kemudian dibuatlah cara agar ngisi waktu luangnya bisa bermanfaat (itu katanya lho). Ini nih definisi school menurut orang barat sono. Nah, kalo untuk ngisi waktu luang doang, ngapain kita susyah-susyeh? Eh nggak ding, tengok tuh pengertian yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalo kamu lihat tuh arti yang sering diidentikkan dengan sekolah dalam bahasa Arab, yaitu &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;madrasah&lt;/span&gt;. Asal katanya da ra sa yang artinya belajar dan membaca. Dari kata madrasah ini didefinisikan menjadi tempat proses belajar mengajar  yang terkait dengan ajaran Islam  dengan dipandu oleh kurikulum. (Nggak ku ku deh pengertian madrasah dengan school, jelas lebih bermanfaat madrasah kan?. Setujuuu???!!!)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Merujuk pengertian dari bahasa Arab di atas, jieehhh…, menunjukkan bahwa tempat belajar tidak mesti di suatu tempat tertentu yang khusus, tetapi bisa dilaksanakan di mana saja, di rumah, di surau, langgar atau masjid, bahkan di ladang, di laut atau tempat lain yang memungkinkan untuk proses belajar mengajar. Jelaskan? Rumah, surau, langgar dan masjid, memegang peranan penting dalam perkembangan pendidikan Islam. Tapi akhirnya kata madrasah ini ‘ditempelkan’ hanya pada nama sekolah agama Islam. (Ini nih mulai mempersempit arti madrasah).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada masa Rasulullah saw proses belajar mengajar yang dikenal oleh orang di tempat Arqam bin Abil Arqam, suatu tempat belajar di rumah seorang sahabat yang memang belum banyak dikenal orang. Ini pendidikan awal pada era Islam secara formal, walaupun dilaksanakan secara sembunyi-sembunyi, karena dakwah Islam belum secara terbuka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah pada zaman Rasulullah saw ini selanjutnya, tempat belajar juga sudah berlangsung di Masjid Nabawi, di suatu ruangan yang disebut suffah, yang sekaligus juga tempat menyantuni fakir miskin. Belajar di suffah ini berlangsung hingga masa Khulafaur Rasyidin dan Bani Umayyah. Di suffah inilah para pejuang Islam, hufadz, dan yang nantinya dikenal sebagai perawi hadits dididik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Model belajarnya dengan sistem halaqah (murid duduk bersila di sekeliling guru), seperti yang berlangsung di Masjidil Haram, Masjid Nabawi, dan masjid di Bagdad, Kufah, Basra, Damascus dan Cairo hingga akhir abad ke-20. Bahkan sampai ke pesantren-pesantren pun masih menggunakan metode ini. (Makanya kalo kamu diajak belajar halaqah, kaya’ mentoring itu lho, jangan malas. Karena itu tu sudah berabad-abad terbukti paling ocheee. Eh ini bukan hanya hasil survey lho…tapi bukti)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terus karena banyak peminatnya, dibuatlah tempat khusus di luar masjid untuk mengajar anak-anak mambaca, menulis, mempelajari Al-Qur’an dan dasar-dasar Islam yang disebut khuttab. Akhirnya berkembang lagi nih, dibuatkan tempat khusus untuk belajar di sekitar masjid yang disebut zawiyat (khanqah atau ribat). Nah di zawiat ini proses belajar mengajar sudah teratur. Apa bisa ya sekolah Islam sekarang ini disamakan pengertiannya dengan &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;khuttab&lt;/span&gt; atau &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;zawiyat&lt;/span&gt;?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Madrasah pertama kali didirikan di dunia Islam sebagaimana bentuk dan sistemnya mendekati sekarang, adalah &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Madrasah Nizamiyah&lt;/span&gt; di Bagdad. Madrasah ini didirikan oleh Perdana Menteri Nizamul Mulk. Kemudian berkembang ke berbagai kota dan negeri-negeri Islam. Kemudian di Cairo berdiri Perguruan &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Al-Azhar&lt;/span&gt; (yang masih berdiri sampai sekarang dan ini sebagai bukti pembanding hasil didikan Islam dengan didikan universitas di barat sono. Eh yang nulis juga belum ngalami kok), di Andalusia (Spanyol) berdiri Perguruan Cordoba dan di India &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Madrasah Deoband&lt;/span&gt;. Banyak nama-nama besar ulama Islam yang dididik di lembaga-lembaga pendidikan ini, seperti Imam Al-Ghazali, Ibnu Sina, Ibnu Rusyd, Al-Khawarizmi, dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahu nggak kalo perguruan di Cordoba inilah yang setelah jatuh ke tangan kaum Nashrani kemudian diadobsi, yang kemudian menjadi cikal bakal Universitas Cambridge, Oxford, Harvard, dan lainnya yang terkenal hingga sekarang di dunia barat sono.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang di Indo nih. Madrasah tidak terlepas dari lingkungan pesantren. Madrasah tersebar di berbagai wilayah, di Surakarta berdiri Madrasah Manba’ al-Ulum (1905), di Surabaya Madrasah Nahdatul Wathan, Madrasah Hizbul Wathan dan Madrasah Tasywirul Afkar, di Minangkabau Madrasah Diniyah (1915) oleh Zainuddin Labay El-Yunusy dan Madrasah Diniyah Putri (1923) oleh Rahmah El-Yunusiyah dan juga Madrasah Sumatra Thawalib (1916). Selanjutnya madrasah ini berkembang dan dikembangkan oleh organisasi-organisasi Islam yang bergerak di bidang pendidikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan kedatangan Belanda mengubah sistem halaqah ini menjadi sistem klasikal yang merupakan sistem di sekolah-sekolah kolonial. Perubahan itu terjadi hingga sekarang untuk sekolah-sekolah negeri. Sedang madrasah yang susah diubah, karena terikat dengan pesantren juga sudah mendarah daging menjadi bagian budaya bangsa Indonesia, maka dikelola oleh Departemen Agama. (Nah lho semakin sempit lagi kan ruang lingkup madrasah …) Sehingga sekarang madrasah sudah jadi brand image bagi pendidikan Islam yang terbelakang, kumuh dan tidak berkualitas. Emang gitu ya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;So, kalo kita berkaca (eh emang manna cerminnya?) ke pengertian Islam tersebut kita jadi enjoy deh belajar, walau gak hanya ngisi waktu luang aja. And yang pastinya belajar, gak hanya berada dalam kotak kelas duduk sampai bosen, sambil mentengin guru lagi berdiri di depan. And pengertian madrasah emang tidak terlepas dari inti pendidikan Islam, so kalo kita-kita sudah belajar di sekolah (seharusnya madrasah lho…) yang ada di sekitar masjid, ini nih otomatis gak terlepas dari Islam juga kan? Sedang kita masih malas-malas belajar Islam  and males ngamalinya, apa gunanya kita berpayah-payah di sini? Emang waktu kita sekian tahun umur kita terbuang hanya digunakan ngisi waktu luang? Nggak kan?&lt;br /&gt;Eh ingat juga, salah satu hadits Rasulullah: &lt;span style="font-style:italic;"&gt;al-Ummu madrasatun&lt;/span&gt;. (ini nih kembali ke pengertian madrasah). Berarti ibu adalah tempat kita belajar yang pertama kali. Nah! Tempat belajar kita yang utama tuh ke Ibu, Ibu dan Ibu. Yang artinya di rumah adalah tempat belajar yang utama. Kalo ortu udah nyerahin amanahnya ke madrasah (eh SDIT-SMPIT ding!) brarti tugas dan kewajiban kita slama sini sama aja tugas dan kewajiban kita kepada ortu di rumah So jadikanlah di rumah tempat belajar yang utama dan baik, bukan malah nonton tv dan main ps aja, sedang di sekolah hanya untuk ngisi waktu luang. Hah??? (jsp)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3156639589111753276-1619540744908515231?l=kutiba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kutiba.blogspot.com/feeds/1619540744908515231/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3156639589111753276&amp;postID=1619540744908515231' title='5 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3156639589111753276/posts/default/1619540744908515231'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3156639589111753276/posts/default/1619540744908515231'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kutiba.blogspot.com/2008/07/sekolah-hanya-untuk-mengisi-waktu-luang.html' title='Sekolah Hanya Untuk Mengisi Waktu Luang'/><author><name>treen</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_gCsmFAe6thI/SKTnWOZNKxI/AAAAAAAAAG0/p7KtlkFftb4/S220/muka.jpg'/></author><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3156639589111753276.post-7576695468737575575</id><published>2008-07-10T19:09:00.000-07:00</published><updated>2008-07-10T19:10:46.899-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='learning'/><title type='text'>Memilih Jurusan</title><content type='html'>Faiz, Farid, dan Faris, tiga orang bersahabat yang hampir dipastikan selalu bersama. Setelah lulus SMA mereka menghadapi problem masing-masing.&lt;br /&gt; Faiz dituntut oleh bokapnya untuk kuliah di Fakultas Ekonomi, dengan harapan bisa ngembali’in investasi yang sudah ditanam bokapnya sebelum kuliah itu. Yang menurut Faiz, bokapnya emang matre amat. Belon juga masuk PTN dah disuruh ngegantiin segala investasi.&lt;br /&gt;Lain Farid, ia dari keluarga pas-pasan. Ortunya mengandalkan dirinya untuk mendongkrak kehidupan dan martabat keluarganya. Makanya, jika Farid meraih gelar Insinyur Pertanian, itu kata ortunya, kalo sekarang kan gak ada, bakalan bisa jadi pagawai negeri atau menjabat  kedudukan lumayan bila kerja di swasta.&lt;br /&gt;Lain lagi bagi Faris, anaknya emang oke punya. Pinter, kaya, kece, aktif di ekskul and murah hati lagi. Ngajarin teman plus Inraktir mah, udah biasa. Jadi jangan heran kalo banyak cewek yang mendekati berusaha mengambil hatinya. Tapi inilah yang menjadi masalah baginya.&lt;br /&gt;Sekarang mau apalagi mereka bertiga, kalau nggak minta pendapat kepada orang yang lebih tahu.&lt;br /&gt;Akhirnya mereka mendatangi seorang ustadz untuk konsultasi atas problemnya masing-masing. Bukan kepada dukun atau tukang sulap. Eh lupa, Bimbingan Konseling. Tahukan, kalau konsultasi ke dukun... Ih, syereem!&lt;br /&gt;Kalau ke Bimbingan Konseling, paling ujung-ujungnya, ”Kamu harus masuk jurusan favorit dengan gelar mentereng, kerja di perusahaan bonafit. Bisa beli rumah pribadi, mobil pribadi, dan dapat istri pribadi cuaaan...theeek sekallleee (eh, cantiknya pribadi juga lho. Karena cantik miliknya dia sendiri dan suaminya, tidak harus dibuka dan dipamerin ke orang lain khan?)”&lt;br /&gt;Kenapa memilih ustadz? Lantaran mereka sering dengar ceramah ustadz tersebut dan terkesan mandalam dengan kandungan ceramahnya. Pas lah sudah kalu ketiganya konsultasi ke  ustadz.&lt;br /&gt;Kata Ustadz, ”Kalian sudah saya anggap dewasa. Sudah mampu diajak berfikir lebih jauh bagaimana menuntut ilmu dan apa arti ilmu itu sendiri. Kita yang dilahirkan tidak memiliki pengetahuan sesuatu pun. Allah SWT lah yang memberikan dan mengajarkan ilmu itu kepada kita melalui pendengaran, penglihatan, dan hati. Ingat firman Allah dalam surat An-Nahl ayat 78, yang berbunyi:&lt;br /&gt;”Dan Allah mengeluarkan kamu dari perut ibumu dalam keadaan tidak mengetahui sesuatu pun. Dan Dia memberimu pendengaran, penglihatan dan hati agar kamu bersyukur.”&lt;br /&gt;Untuk itu, kalau kalian menuntut ilmu berarti menuntut ilmu Allah. Jadi ilmu yang diberikan Allah kepada kalian, untuk ditujukan kepada Allah, yaitu untuk beribadah kepada Allah. Karenanya nanti diminta pertanggungjawaban atas ilmu kalian.”&lt;br /&gt;”Ustadz, terus bagaimana dengan ilmu yang kami tuntut selama ini. Kan tidak ada kaitanya dengan ibadah?” tanya Faiz penasaran.&lt;br /&gt;”Sifat ilmu kan bermacam-macam. Ada ilmu yang harus dipelajari. Hukumnya Fardhu A’in. Setiap muslim dan muslimah harus dan wajib menuntutnya, yaitu ilmu tentang aqidah, syari’ah dan ibadah, dan ilmu-ilmu yang menjadi syarat untuk dapat mempelajari ketiga ilmu tersebut. Ingat, jika suatu kewajiban tidak sempurna karena sesuatu, maka sesuatu itu hukumnya wajib pula. Seperti Bahasa Arab, fiqh, tafsir, ilmu kalam, dll.&lt;br /&gt;Selain itu, ada ilmu yang hukum menuntutnya menjadi Fadhu Kifayah. Yaitu ilmu yang diharuskan dari sekelompok masyarakat muslim untuk mengutus satu atau beberapa orang untuk menuntutnya, terutama bagi pemimpinnya. Jika sudah ada yang menuntut ilmu tersebut, tidak diharuskan bagi yang lain. Namun bila tidak ada, berdosalah seluruh kelompok masyarakat muslim tersebut. Ilmu-ilmu yang termasuk fardhu kifayah ini merupakan ilmu yang dibutuhkan masyarakat zaman sekarang ini, baik ilmu hukum dan pendalaman ilmu alam, seperti: kedokteran, matematika, kimia, teknik, ekonomi, dan lainnya.&lt;br /&gt;Oleh Al-Ghazali ilmu kemasyarakatan ini dibagi menjadi dua, yaitu ilmu syari’at: ilmu yang didapatkan dari para nabi, dan ilmu non syari’at. Nah ilmu non syari’at ini dibagi menjadi ilmu Mahmud (baik), Madzmum (tercela) dan Mubah (netral/boleh).&lt;br /&gt;Bukankah dengan ilmu kita beribadah dan jika tidak punya ilmunya janganlah kita lakukan perbuatan itu. Dan jangan lupa bahwa semua perbuatan kita seharusnya ditujukan untuk beribadah kepada Allah SWT. Bukankan setiap perbuatan baik yang dimulai dengan Bismillah akan dinilai ibadah oleh Allah SWT?” jawab ustadz panjang lebar.&lt;br /&gt;”Terus apa hubungannya dengan ilmu yang kami dapatkan di sekolahan selama ini?” tanya Farid menimpali.&lt;br /&gt;”Ilmu Mahmud in iterbagi menjadi ilmu yang hukumnya Fardhu Kifayah dan ilmu yang hanya merupakan suatu keutamaan (fadhillah). Di sinilah kedudukan ilmu yang kalian tuntut di sekolahan atau di perguruan tinggi nanti.&lt;br /&gt;Belajar ilmu politik, ekonomi, hukum, kedokteran, pendidikan, pertanian itu pada ilmu Fardhu Kifayah. Kalau mempelajarinya lebih dalam lagi kalian mendapatkan keutamaan (fadhillah) dari ilmu tersebut”, jawab Ustadz.&lt;br /&gt;”Kalau demikian ilmu apa yang cocok bagi kami Ustadz?” tanya Faris tidak sabaran.&lt;br /&gt;”Saya kira kalian lebih tahu kemampuan diri kalian sendiri, yang cocok dimana. Saya hanya mendudukan ilmu tersebut pada tempatnya. Dengan melihat kecenderungan masing-masing dan latihan-latihan yang kalian lakukan. Kemudian mempertimbangkan kepentingan keluarga dan masyarakat kalian sehingga kalian dapat memilih juurusan yang paling baik bagi masing-masing. Dan perlu diingat karena ilmu yang kalian tuntut di perguruan tinggi nanti adalah ilmu Fadhu Kifayah, maka ilmu Fardhu ’Ain tidak boleh dilupkan”, kata ustadz tandas.&lt;br /&gt;Sampai hari ketiga menjelang ujian masuk perguruan tinggi, ketiganya masih bingung menentukan jurusan. Tanya sana, tanya sisni sampai muyaaak. Eh, ternyata tidak puas juga. Keputusan mereka, mendatangi ustadz itu lagi. Lama sekali menunggu kedatangan ustadz karena bepergian ke luar kota.&lt;br /&gt;Gelisah, bingung... Akhirnya sang ustadz datang juga. Kemudian langsung mengemukakan kesulitannya. Jawab ustadz singkat, ”Tolong pikirkan dengan hadits Rasulullah ini, Insya Allah kalian dapat memilihnya dengan tepat.&lt;br /&gt;”Barang siapa menghendaki kebahagiaan dunia maka hendaklah dengan ilmu. Barang siapa menghendaki kebahagiaan akhirat hendaklah dengan ilmu. Dan barang siapa menghendaki kebahagiaan dunia dan akhirat maka hendaklah dengan ilmu”. Demikian jawaban ustadz tanpa basa-basi lagi.&lt;br /&gt;Pengumuman ujian masuk perguruan tinggi telah selesai. Alhamdulillah berkat usaha keras dan do’a, mereka semua diterima di perguruan tinggi negeri (jieee....). Hari pertama masuk kuliah, Faiz, Farid dan Faris berjalan mantap siap menghadapi tantangan masa depan. Mereka tetap mempertimbangkan keinginan orang tua masing-masing. Faiz diterima di Fakultas Ekonomi, Farid di Fakultas Pertanian dan Faris di Fakultas Keguruan.&lt;br /&gt;Apa jawab mereka kalau ditanya, mengapa masuk fakultas itu? Karena ketiga profesi dari fakultas itu telah diterapkan oleh sang ustadz dengan baik. Beliau seorang petani yang menjual hasil pertaniannya di pasar sendiri. Selain tetap mengajarkan ilmu-ilmu agamanya kepada masyarakat. Aneh!&lt;br /&gt;Ketiganya pun bertekad tetap mempelajari ilmu Fardhu ’Ain yaitu Al-Islam lebih dalam lagi dengan memasuki kerohanian Islam di kampus, selain tetap aktif di IRMA masjid dekat rumahnya. (jsp, smd, jun95)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3156639589111753276-7576695468737575575?l=kutiba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kutiba.blogspot.com/feeds/7576695468737575575/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3156639589111753276&amp;postID=7576695468737575575' title='7 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3156639589111753276/posts/default/7576695468737575575'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3156639589111753276/posts/default/7576695468737575575'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kutiba.blogspot.com/2008/07/memilih-jurusan.html' title='Memilih Jurusan'/><author><name>treen</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_gCsmFAe6thI/SKTnWOZNKxI/AAAAAAAAAG0/p7KtlkFftb4/S220/muka.jpg'/></author><thr:total>7</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3156639589111753276.post-6120625702996597268</id><published>2008-06-25T20:18:00.000-07:00</published><updated>2009-03-26T17:09:27.587-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pelajaran'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Keseharian'/><title type='text'>Menyambut Liburan Panjang</title><content type='html'>Rasanya memang asyik menyambut liburan panjang. Apalagi menikmatinya. Sedaaap… kaya es krim. Bubuhan gaul bisa pusing tujuh keliling untuk menghabiskan waktu liburan ini. Sebulan men! Untuk apa ya? Kita kan biasanya sekolah. Paling-paling libur hanya sehari. Itu cukup untuk bayar utang begadang semalaman. Lha ini sebulan!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mau guring (or ngorok) terus, paling bertahan sepekan. Berikutnya udah bosen. Jalan-jalan sepekan, berikutnya.... keliling. Ke rumah nenek, ke rumah kakek, ke rumah tante, ke rumah om, ke rumah teman, ke rumah sodara-sodara... ke rumah cucu kali ya. Itu pun hanya sepekan. Dua pekan lagi ngapain? Bisa mati berdiri nih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mo cari kerjaan gak punya koneksi, mo cari proyek biasanya tiga bulan sekali, mo ngrusakin motor udah ada layanan service n asuransi. Ahhh terserahlah mo ngapain kek yang penting isi waktu biar libur nggak ngluyur  n jadi ngawur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nih dia napa bingung? Banyak orang yang kekurangan waktu, Gue kok kehabisan waktu untuk ngapain.  Bisa ditendang sama yang buat waktu. kapok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalo mau yang santai, jalan-jalan, atau malas-malasan di rumah untuk menghabiskan waktu liburan. Bagi bubuhan gaul yang serius, bisa bantu ortu, kerja sampingan, bahkan ada yang belajar lebih giat untuk memperdalam pengetahuan spesialisasi. Ada juga yang buat acara khusus liburan, seperti: camping, study tour, magang, ikut pelatihan or kursus, and etc...etc. Kebanyakan bubuhan gaul yang serius ini nih, jadi orang-orang yang sukses liburannya. Napa? Because udah siap-siap liburan sebelum waktu libur. (Lho bukannya liburan itu maunya nyantai, kok malah disiapin?) Bukan hanya seneng libur tapi.... gedubrrrraaak waktu libur datang aku ngapain gih? Jadilah pengangguran beneran selama sebulan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biar liburan kita ada asilnya ikuti beberapa hal berikut ini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Coba instrospeksi diri, apa sih kekuranganmu selama ini? Dalam bidang apa yang sekiranya masih kedodoran. Example: pelajaran, skill (keterampilan---tahu?), keuangan, pengalaman, bahasa, etc n etc. Kalo kamu gak tahu kekurangan dirimu, beh! kamu jadi orang hebat karena kamu jadi orang super ... jeblok. Ngaca dong.&lt;br /&gt;2. Cari info gimana meng-up grade kekuranganmu itu. Kepada siapa, di mana, dst. Tanya ke teman, kerabat, handai tolan., koran, majalah, internet, apa aja. Jieeh.&lt;br /&gt;3. Tetapkan prioritas sesuai minatmu untuk mengisi liburan. Biasanya di luaran banyak sekali paket liburan yang ditawarkan. Kalo gak diprioritaskan kalian bisa ngaco asal ikut paketnya, gak sesuai target hasilnya.&lt;br /&gt;4. Ngiter-ngiter cari tempat yang pas sesuai minat dan keinginanmu tentang apa yang pengen di-up grade.&lt;br /&gt;5. Jangan lupa sesuaikan dengan persiapan anggaran belanjamu. Nah bagi yang pengen kerja, khan perlu modal untuk transport n konsumsi. Kecuali bisa kerja di tempat nyokap, sodara ato hubungan nepotisme yang lain. Modal ditanggung, man! Alias gratiss!&lt;br /&gt;6. Cari info juga tentang isi paket liburan itu, bagaimana seluk-beluknya, apa yang perlu disiapin, kapan waktu mulai n berakhir, yang utama cocok gak dengan tujuan kamu. Nah urutan no. 1 – 6 ini kalo bisa sebelum waktu liburan datang sudah dapat. Jadi pas liburan tinggal ikuti urutan berikutnya.&lt;br /&gt;7. Kalo sudah siap, daftarin diri, persiapkan segala amunisi, Hurrah, liburan datang! Syukur-syukur urutan ini juga sudah siap saat menjelang libur. Jadiii...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tinggal berangkat dengan tenang ke alam liburan yang telah dipersiapkan. Selamat! Bubuhan gaul gak perlu lagi diucapin: Turut Berduka Cita Atas Datangnya Liburan Tahun Ini, karena kamu tidak mempersiapkan diri!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="u46812"&gt;&lt;br /&gt;&lt;table cellSpacing="0" cellPadding="0" width="100%" height="100%" border="0"&gt;&lt;br /&gt; &lt;tr&gt;&lt;br /&gt;  &lt;td&gt;&lt;br /&gt;   &lt;a href="http://www.onlinecasinobluebook.net"&gt;casino online&lt;/a&gt; - online casino guide to popular online casinos&lt;br /&gt;  &lt;/td&gt;&lt;br /&gt; &lt;/tr&gt;&lt;br /&gt;&lt;/table&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3156639589111753276-6120625702996597268?l=kutiba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kutiba.blogspot.com/feeds/6120625702996597268/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3156639589111753276&amp;postID=6120625702996597268' title='7 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3156639589111753276/posts/default/6120625702996597268'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3156639589111753276/posts/default/6120625702996597268'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kutiba.blogspot.com/2008/06/menyambut-liburan-panjang.html' title='Menyambut Liburan Panjang'/><author><name>treen</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_gCsmFAe6thI/SKTnWOZNKxI/AAAAAAAAAG0/p7KtlkFftb4/S220/muka.jpg'/></author><thr:total>7</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3156639589111753276.post-387847035798343910</id><published>2008-06-06T16:49:00.000-07:00</published><updated>2008-06-06T16:57:58.276-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Islam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pelajaran'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sejarah'/><title type='text'>Setegar Shafiyyah</title><content type='html'>“Assalamu’alaikum, kenalkan nama saya Shafy”, kata Shafy memperkenalkan diri.&lt;br /&gt;“Wa’alaikumussalam warahmatullah”, jawab Nisa.&lt;br /&gt;“Kamu anak baru di sini ya?”, tanya Nisa kemudian.&lt;br /&gt;“Iya, kenapa?” tanya Shafy balik.&lt;br /&gt;“Enggak. Saya baru dengar. Namamu kok aneh. Seperti nama orang bukan Islam saja.” Jawab Nisa sambil bergumam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kamu ini gimana? Nama saya Shafiyyah. Shad-fa’-ya’. Bukan es-o-pe-ha-i-e. Memang betul kalau Sophie itu nama artis dan nama bule. Bukan nama Islam. Tapi kalau Shafiyyah, itu nama Islam. Shafy itu panggilanku saja, artinya bersih dalam bahasa Arab. Kamu belum tahu ya, Shafiyyah itu siapa?” terang Shafy sambil menanyakan.&lt;br /&gt;“Belum”, jawab Nisa polos.&lt;br /&gt;“Mau tahu ceritanya?” tanya Shafy.&lt;br /&gt;“Mau…, mau….” Jawab Nisa.&lt;br /&gt;“Sini saya ceritakan tentang Shafiyyah”, ajak Shafy ke arah bangku di pojok ruangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Malam semakin larut. Udara dingin makin menusuk di dalam bilik rumah di kota Madinah tampak seorang wanita setengah baya dengan garis wajah tegas namun menyiratkan kedamaian, sedang asyik melantunkan dzikir kepada kekasihnya, Allah Rabbul Jalil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wanita itu, selesai sudah dengan dzikirnya, masih tetap dalam keremangan  malam di kamarnya. Terbayang di pelupuk matanya, saudaranya Hamzah. Hamzah seolah-olah tersenyum padanya dalam ketenangan di sisi Allah sebagai syahid. Ya… saudaranya itu, Hamzah yang sering digelari dengan Singa Allah, telah syahid di perang Uhud. Ketika kaum muslimin mengalami kekalahan melawan kaum musyrikin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenangan pahit itu terbayang lagi… Terbayang di matanya, bagaimana seorang budak bernama Wahsyi milik seorang musyrik, Hindun binti ‘Uthbah, istri Abu Sufyan dan ibu Mu’awiyah, berhasil melemparkan lembing tepat mengenai saudaranya, Hamzah. Sehingga Singa Allah itu roboh. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terbayang pula di matanya, bagaimana Hindun dengan suka cita menerima kabar itu. Lalu berlari cepat bersama Wahsyi menuju tempat jasad Hamzah. Dengan bengisnya wanita itu membelah dada Singa Allah tersebut dan kemudian…. Memakan hatinya!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teriris …. hatinya kembali teriris. Namun dengan sabar dan tabah ia berkata: “Mudah-mudahan Allah memberikan rahmat dan kemampuan padamu, wahai saudaraku. Kita adalah kaum yang biasa menyaksikan kematian dengan kesyahidan. Tidak ada daya untuk menjauhi kemaksiatan dan tidak ada kekuatan untuk menjalankan kebaikan kecuali dengan pertolongan Allah. Inna lillahi wa inna ilaihi raji’uun. Allahlah yang mencukupi kami, dan Dialah sebaik-baik yang mengurusi. Mudah-mudahan Allah mengampuni dosamu dan dosaku dan memberi balasan kepadamu sebagai layaknya membalas hamba-hamba-Nya yang shaleh dan ikhlas.”&lt;br /&gt;Wanita itu menarik nafas, seolah-olah ingin melegakan rongga dadanya yang terasa begitu sempit. Dengan tabah dan ikhlas diterima syahid saudaranya dengan senyuman.” Terang Shafy.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ih… sadis betul ya, Hindun itu. Dan betapa pedihnya Shafiyyah sebagai adik.” Kata Nisa menyela.&lt;br /&gt;“Itulah salah satu latar belakangnya sehingga Shafiyyah menjadi tegar menghadapi Yahudi, meski dalam peperangan.” Jawab Shafy.&lt;br /&gt;“Shafiyyah ikut perang?” tanya Nisa penasaran.&lt;br /&gt;“Iya, Shafiyyah ikut perang, membunuh Yahudi lagi.” Jawab Shafy.&lt;br /&gt;“Ceritakan lagi dong…” tukas Nisa lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Malam kelam masih menyelimuti kota Madinah. Sunyi, sepi dan mencekam… Saat itu adalah saat perang Khandak. Di luar, Madinah dikepung puluhan ribu pasukan musyrikin Quraisy. Pasukan Rasulullah yang sedikit, terkonsentrasi menghadapi kepungan musuh ini. Dari dalam, kaum Yahudi Bani Quraidhah melanggar perjanjian. Sehingga memperlancar kaum musyrikin yang akan memerangi Rasulullah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dalam sebuah benteng di dalam kota Madinah, Shafiyyah bersama wanita lainnya dan anak-anak berada di dalamnya. Secara tak sengaja matanya melihat seorang Yahudi mengendap-endap mengelilingi benteng.  Mata wanita itu berubah menjadi waspada. Diperhatikannya gerak-gerik orang Yahudi itu. Berjalan perlahan-lahan mengelilingi benteng melewati parit, yang dibuat sebagai pertahanan atas usulan Salman Al-Farisi, tanpa mengetahui ada sepasang mata wanita pemberani tengah memperhatikannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wanita itu bergegas mendatangi Hassan bin Tsabit, penyair Rasulullah yang berada di dekat benteng itu dan berkata:&lt;br /&gt;“Wahai Hassan, seperti yang engkau lihat, orang Yahudi itu mengitari benteng kita. Demi Allah, aku merasa tidak aman jika dia menunjukkan titik lemah kita dari arah belakang ini. Sementara Rasulullah dan para sahabat tidak sempat mengurusi kita. Maka hampirilah dia dan bunuhlah.”&lt;br /&gt;“Semoga Allah mengampuniku wahai putri Abdul Muthalib! Demi Allah, engkau sejak dahulu telah tahu aku bukanlah orang yang mahir dalam hal ini, “ jawab Hassan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Naluri wanita ini bergerak cepat, keluarga Rasulullah dan wanita serta anak-anak kaum muslimin dalam bahaya, bagaimana ia akan berdiam diri? Wanita itu lantas mengikat pinggangnya, kemudian mengambil sepotong tongkat tiang penyangga. Lalu ia  keluar dari benteng dan dengan cepat memukulkannya pada Yahudi itu. Yahudi tersebut kaget dan tak menyadari akan adanya serangan mendadak ini. Wajahnya pucat, matanya terbelalak dan ….. buk! Tepat mengenai ubun-ubunya. Robohlah si Yahudi itu yang memang mata-mata yang ditugaskan untuk melihat kelemahan benteng kaum muslimin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu berkata, “Wahai Hassan, turunlah dari benteng dan ikatlah ia. Kalau bukan karena dia seorang laki-laki, tentu sudah kuikat sendiri”.&lt;br /&gt;Hassan bin Tsabit berkata, “Kurasa aku tak perlu lagi mengikatnya.” Karena memang si mata-mata itu sudah mati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tindakan berani wanita itu mempunyai pengaruh yang amat mendalam bagi Rasulullah dan kaum muslimin. Sebab selama itu orang Yahudi menduga benteng bagi wanita dan anak-anak kaum muslimin dijaga ketat. Padahal nyatanya tidak. Karena dugaan itu mereka tidak berani menyerang benteng. Bahkan tidak berani menyerang secara terang-terangan kepada kaum muslimin. Mereka hanya mengulurkan bantuan bahan makanan kepada pasukan kafirin. Tapi bahan makanan itu juga bisa diambil oleh pasukan Muslimin sebanyak dua puluh onta. Allahu Akbar!!!” kata Shafy mengakhiri ceritanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Subhanallah, siapakah wanita pemberani ini? Yang hidupnya dihiasi dengan kesabaran, keikhlasan dan ridha menerima qadha dari Allah, juga seorang yang tajam nalurinya, cepat geraknya dan tegas pribadinya tersebut?” tanya Nisa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ya, iya tak lain adalah Shafiyyah binti Abdul Muthalib, saudara perempuan Hamzah, Singa Allah, Bibi dari Nabi Muhammad Rasulullah SAW tercinta.” Tukas Shafy.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Wahai.. sungguh pada diri Shafiyyah itu ada pelajaran berharga bagi kita semua.” Gumam Nisa kemudian. Barakallah Shafy.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Thanks to: Mashitah, Fitrah, 3/II/1417)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3156639589111753276-387847035798343910?l=kutiba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kutiba.blogspot.com/feeds/387847035798343910/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3156639589111753276&amp;postID=387847035798343910' title='9 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3156639589111753276/posts/default/387847035798343910'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3156639589111753276/posts/default/387847035798343910'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kutiba.blogspot.com/2008/06/setegar-shafiyyah.html' title='Setegar Shafiyyah'/><author><name>treen</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_gCsmFAe6thI/SKTnWOZNKxI/AAAAAAAAAG0/p7KtlkFftb4/S220/muka.jpg'/></author><thr:total>9</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3156639589111753276.post-1891331513669970050</id><published>2008-06-01T21:35:00.000-07:00</published><updated>2008-06-01T21:36:40.438-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pelajaran'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sejarah'/><title type='text'>Imam Bukhari: Lawatan dan Pengorbanan Mencari Ilmu</title><content type='html'>Sepulang dari pengajian ada sesuatu yang mengganjal di hati Arman, ia ingin menanyakan ke ayah secepatnya.&lt;br /&gt;“Yah, ustadz tadi kok manggil-manggil ayahnya Ifa, sih? Katanya ustadz dari Jakarta. Kok, sudah kenal ya? Apa ustadz tadi saudaranya Ifa?”, berondong Arman ke ayahnya.&lt;br /&gt;Pak Ardi sedikit berfikir akan menjawab pertanyaan Arman. Akhirnya tersenyum geli sambil menanyakan balik, “Yang Arman maksud ayahnya Ifa? Pak Buhari, yang di Blok AA itu ya?”&lt;br /&gt;“Iya, yah. Pak Buhari itu kan ayahnya Ifa? Kenapa dipanggil-panggil terus sama ustadz tadi?”, jawab Arman cepat.&lt;br /&gt;“Yang dimaksud ustadz tadi bukan Pak Buhari itu. Tapi yang disebut-sebut ustadz Ahmad tadi adalah Bukhari, seorang perawi dan penulis hadits. Karena banyaknya hadits yang dihafalkan, diriwayatkan dan ditulisnya maka sering digelari Imam Bukhari dan termasuk enam orang yang disebut Amirul-Mu'minin fil-Hadits (pemimpin orang mukmin dalam hadits)”, Pak Ardi mulai menjelaskan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Nama lengkapnya adalah Abu Abdullah Muhammad ibn Ismail ibn Ibrahim ibn al-Mughirah ibn Bardizbah. Abu Abdullah Muhammad ibn Ismail, terkenal kemudian sebagai Imam Bukhari, karena lahir di Bukhara, termasuk ke dalam wilayah negara Uzbekistan sekarang yakni 60 km sebelah barat Samarkand, pada 13 Syawal 194 H (21 Juli 810 M). Kakek buyutnya, Bardizbah, adalah keturunan Persia pemeluk Majusi, agama kaumnya. Kemudian putranya, al-Mughirah, memeluk Islam di bawah bimbingan al-Yaman al Ja'fi, gubernur Bukhara. Karena itulah kakeknya dipanggil "al-Mughirah al-Jafi”, lanjut Pak Ardi.&lt;br /&gt;“Imam Bukhari dilahirkan setelah shalat Jum'at. Tak lama setelah bayi yang baru lahir itu, ia pun kehilangan penglihatannya. Ayahnya sangat bersedih hati. Ibunya yang saleh menagis dan selalu berdo'a ke hadapan Allah SWT, memohon agar bayinya bisa melihat. Kemudian akhirnya, penglihatan bayinya itu normal kembali. Begitu kisahnya.” Terang ayah Arman ini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ayahnya meninggal di waktu dia masih kecil dan meninggalkan banyak harta yang memungkinkan ia hidup dalam pertumbuhan dan perkembangan yang baik. Dia dirawat dan dididik oleh ibunya dengan tekun dan penuh perhatian. Imam Bukhari dibesarkan dalam suasana rumah tangga yang ilmiah, tenang, suci dan bersih dari barang-barang haram dan syubhat. Imam Bukhari setelah dewasa, sangat pemalu namun ramah, dermawan, menjauhi kesenangan dunia dan cinta akhirat. Banyak hartanya yang disedekahkan baik secara sembunyi maupun terang-terangan, lebih-lebih untuk kepentingan pendidikan dan para pelajar. Kepada para pelajar ia memberikan bantuan dana yang cukup besar." Pak Ardi mengakhiri jawaban.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Perawi hadits itu apa, Yah?”, Tanya Arman penasaran.&lt;br /&gt;“Perawi hadits itu adalah orang yang meriwayatkan hadits dari Rasulullah sampai kepada penulis hadits dan penulis hadits adalah orang yang menghafalkan hadits dan menuliskan hadits ke dalam buku-buku hadits. Nah, Bukhari ini adalah perawi hadits dan penulis hadits tersebut”, terang Pak Ardi.&lt;br /&gt;“Bagaimana caranya Yah, meriwayatkan hadits itu?”, Tanya Arman lagi.&lt;br /&gt;“Imam Bukhari mencari hadits baru dengan berjalan ke tempat orang-orang yang menurut informasi mempunyai hafalan hadits. Kemudian mendatanginya, melihat kehidupan dan riwayat kepribadiannya, kemudian menghafalkan hadits itu dari orang tersebut. Terakhir kemudian menulisnya. Itu singkatnya”, terang ayahnya.&lt;br /&gt;“Dalam setiap perjalanannya yang melelahkan itu, Imam Bukhari senantiasa menghimpun hadits-hadits dan ilmu pengetahuan dan mencatatnya sekaligus. Di tengah malam yang sunyi, ia bangun dari tidurnya, menyalakan lampu dan menulis setiap masalah yang terlintas di hatinya, setelah itu lampu di padamkan kembali. Perbutan ini ia lakukan hampir 20 kali setiap malamnya. Ia merawi hadits dari 80.000 perawi, dan berkat ingatannya yang memang super jenius, ia dapat menghapal hadits sebanyak itu lengkap dengan sumbernya.” Lanjut ayah Arman lagi.&lt;br /&gt;“Kalau begitu, Imam Bukhari itu petualang ya yah?”, komentar Arman.&lt;br /&gt;“Iya. Imam Bukhari harus berjalan mengelilingi hampir seluruh wilayah Islam kala itu. Selama 16 tahun melakukan perjalanan studi di dunia Islam baru mulai menuliskan hadits. Kata Imam Bukhari, “Saya telah mengunjungi Syam, Mesir, dan Jazirah masing-masing dua kali, ke Basrah empat kali, menetap di Hijaz (Mekah dan Madinah) selama enam tahun dan tak dapat dihitung lagi berapa kali saya mengunjungi Kufah dan Baghdad untuk menemui ulama-ulama ahli hadits.” Itu kata Imam Bukhari, lho Man.” kata ayah lagi.&lt;br /&gt;“Berarti Si Bolang kalah dong, yah?” celetuk Arman.&lt;br /&gt;“Ya jelas. Si Bolang kan hanya di Indonesia saja. Sedangkan Imam Bukhari sudah melalang buana di Asia Barat sana. Bolak balik lagi.” Jawab Pak Ardi.&lt;br /&gt;“Muhammad bin Abi Hatim berkata, “Aku pernah mendengar al-Bukhari mengatakan, “Aku diilhami untuk menghafal hadits ketika masih dalam asuhan mencari ilmu.” Lalu aku bertanya, “Berapa umur anda pada waktu itu?” Beliau menjawab, “Sepuluh tahun atau kurang… dan seterusnya hingga perkataan beliau, “Ketika aku menginjak umur enam belas tahun, aku telah hafal kitab-kitab karya Ibnul Mubarak dan Wakil. Dan aku pun tahu pernyataan mereka tentang Ash-hab ra’yu”, Pak Ardi mengutip kisah dari buku yang pernah dibacanya.&lt;br /&gt;“Dimulai tahun 210 H, berarti masih berumur 16 tahun itu juga, Imam Bukhari berangkat menuju Baitullah untuk menunaikan ibadah haji, disertai ibu dan saudaranya, Ahmad. Saudaranya yang lebih tua ini kemudian pulang kembali ke Bukhara, sedang dia sendiri memilih Mekah sebagai tempat tinggalnya. Mekah merupakan salah satu pusat ilmu yang penting di Hijaz. Sewaktu-waktu ia pergi ke Madinah. Di kedua tanah suci itulah ia menulis sebagian karya-karyanya dan menyusun dasar-dasar kitab Al-Jami'as-Sahih dan pendahuluannya.” Terang ayah Arman.&lt;br /&gt;“Setelah menginjak usia delapan belas tahun, aku telah menyusun kitab tentang sahabat dan tabi’in. Kemudian menyusun kitab tarikh di Madinah di samping kuburan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika malam terang bulan.” Beliau melanjutkan perkataannya, “Dan setiap kali ada nama dalam at-Tarikh tersebut, pasti aku mempunyai kisah tersendiri tentangnya, tetapi aku tidak menyukai jika kitabku terlalu panjang.” Kutip Pak Ardi lagi.&lt;br /&gt;“Pada waktu itu, Baghdad adalah ibu kota negara yang merupakan gudang ilmu dan ulama. Di negeri itu, ia sering menemui Imam Ahmad bin Hambal dan tidak jarang ia mengajaknya untuk menetap di negeri tersebut. Kemasyuran Imam Bukhari segera mencapai bagian dunia Islam yang jauh, dan kemanapun ia pergi selalu di elu-elukan. Masyarakat heran dan kagum akan ingatanya yang luar biasa. Pada tahun 250 H. Imam Bukhari mengunjungi Naisabur. Kedatangannya disambut gembira oleh para penduduk, juga oleh gurunya, az-Zihli dan para ulama lainnya.” tukasnya&lt;br /&gt;“Bahkan Laptop Si Unyil pun juga kalah dengan ingatan Imam Bukhari.” Pak Ardi balik menggoda Arman.&lt;br /&gt; “Rasyid ibn Ismail, abang Imam Bukhari yang tertua menuturkan, pernah Bukhari muda dan beberapa murid lainnya mengikuti kuliah dan ceramah cendekiawan Balkh. Tidak seperti murid lainnya, Bukhari tidak pernah membuat catatan kuliah. Ia dicela membuang waktu dengan percuma karena tidak mencatat. Bukhari diam tidak menjawab. Pada suatu hari, karena merasa kesal terhadap celaan yang terus-menerus itu, Bukhari meminta kawan-kawannya membawa catatan mereka. Tercenganglah mereka semua karena Bukhari ternyata hapal di luar kepala 15.000 haddits, lengkap terinci dengan keterangan yang tidak sempat mereka catat. Dan Muhammad bin Hamdawaih mengatakan, “Aku mendengar al-Bukhari berkata, bahwa aku hafal seratus ribu hadits shahih dan dua ratus ribu hadits tidak shahih.”Hebat kan?” pancing Pak Ardi.&lt;br /&gt;“Iya, yah. Subhanallah. Maha Suci Allah yang memberi  karunia kepada Imam Bukhari. Terus apa ada ujian lain yang membuktikan kehebatannya itu, yah?” selidik Arman.&lt;br /&gt;“Ada lagi buktinya. Ini ceritanya. Suatu ketika Imam Bukhari tiba di Baghdad. Kehadiran beliau didengar oleh para ahlul hadits negeri itu. Maka, berkumpullah mereka untuk menguji kehebatan hafalan beliau tentang hadits.&lt;br /&gt;Syahdan para ulama tersebut sengaja mengumpulkan seratus buah hadits. Susunan, urutan dan letak isi (matan) serta perawi (sanad) seratus hadits tersebut sengaja dibolak-balik. Matan dari sebuah sanad diletakkan untuk sanad lain, sementara suatu sanad dari sebuah matan diletakkan untuk matan lain dan begitulah seterusnya. Seratus buah hadits itu dibagikan kepada sepuluh orang tim penguji, hingga masing-masing mendapat bagian sepuluh buah hadits.&lt;br /&gt;Maka tibalah ketetapan hari yang telah disepakati. Berbondong-bondonglah para ulama dan tim penguji itu, serta para ulama dari Khurasan dan negeri-negeri lain serta penduduk Baghdad menuju tempat yang telah ditentukan.&lt;br /&gt;Ketika suasana majlis telah menjadi tenang, salah seorang dari kesepuluh tim penguji mulai memberikan ujiannya. Beliau membacakan sebuah hadits yang telah dibolak-balik matan dan sanadnya kepada Imam Bukhari. Ketika ditanyakan kepada beliau, Imam Bukhari menjawab, “Saya tidak kenal hadits itu.” Demikian seterusnya satu persatu dari kesepuluh hadits penguji pertama itu dibacakan, dan Imam Bukhari selalu menjawab, “Saya tidak kenal hadits itu.”&lt;br /&gt;Beberapa ulama yang hadir saling berpandangan seraya bergumam, “Orang ini berarti faham.” Akan tetapi ada di kalangan mereka yang tidak mengerti, hingga menyimpulkan bahwa Imam Bukhari terbatas pengetahuannya dan lemah hafalannya. Begitu juga saat dibacakan oleh orang kedua, ketiga hingga kesepuluh orang yang maju.&lt;br /&gt;Setelah semuanya selesai menguji, beliau kemudian menghadap orang pertama seraya berkata, “Hadits yang pertama anda katakan begini, padahal yang benar adalah begini, lalu hadits anda yang kedua anda katakan begini padahal yang benar seperti ini. Begitulah seterusnya hingga hadits kesepuluh disebutkan oleh beliau kesalahan letak sanad serta matannya, dan kemudian dibetulkannya kesalahan itu hingga semua sanad dan matannya menjadi benar kedudukannya.&lt;br /&gt;Demikian pula seterusnya yang dilakukan oleh Imam Bukhari kepada para penguji berikutnya hingga sampai kepada penguji kesepuluh. Maka, orang-orang pun lantas mengakui serta menyatakan kehebatan hafalan serta kelebihan beliau. &lt;br /&gt;Al-Hafizh Ibnu Hajar al-‘Asqalani mengatakan, “Yang hebat bukanlah kemampuan al-Bukhari dalam mengembalikan kedudukan hadits-hadits yang salah, sebab beliau memang hafal, tetapi yang hebat justru hafalnya beliau terhadap kesalahan yang dilakukan oleh para penguji tersebut secara berurutan satu persatu hanya dengan sekali mendengar.” Begitu, Man.” Cerita Pak Ardi.&lt;br /&gt;“Kalau begitu enak dong, yah jadi orang pintar.” Tukas Arman.&lt;br /&gt;“Jadi ulama itu juga banyak cobaanya lho Man. Imam Bukhari itu pernah diusir dari kampungnya Bukhara oleh penguasa saat itu. Karena Imam Bukhari tidak mau hanya khusus melayani Sultan dan keluarganya saja. Imam Bukhari lebih mementingkan orang banyak, ummat dan pencari ilmu, dari pada melayani hanya untuk satu orang sultan. Dan pengusiran itu terjadi tidak hanya sekali.” Cerita ayah Arman lagi.&lt;br /&gt;“Beliau juga pernah difitnah sebagai orang yang mengatakan, bahwa bacaan terhadap al-Qur’an adalah makhluk. Padahal beliau tidak mengatakan demikian dan bahkan secara tegas beliau membantah bahwa orang yang membawa berita tersebut adalah pendusta. Beliau bahkan mengatakan, “Bahwa al-Qur’an adalah kalamullah bukan makhluk, sedangkan perbuatan-perbuatan hamba adalah makhluk.” Tuturnya.&lt;br /&gt;“Nah, pada saat diusir itu, suatu ketika penduduk Samarkand mengirim surat kepada Imam Bukhari yang isinya meminta ia supaya menetap di negeri mereka. Maka kemudian ia pergi untuk memenuhi permohonan mereka. Ketika perjalanannya sampai di Khartand, sebuah desa kecil yang terletak dua farsakh sebelum Samarkand, dan desa itu terdapat beberapa familinya, ia pun singgah terlebih dahulu untuk mengunjungi mereka. Tetapi di desa itu Imam Bukhari jatuh sakit hingga wafatnya. &lt;br /&gt;Al-Bukhari wafat malam Sabtu sesudah shalat Isya’, bertepatan dengan malam Iedul fitri, tahun 256 H dan dikuburkan pada hari Iedul Fitri sesudah shalat Zhuhur. Beliau wafat dalam usia 62 tahun kurang 13 hari dengan meninggalkan ilmu yang bermanfaat bagi seluruh kaum muslimin.” Tutup ayah Arman ini.&lt;br /&gt;“Iya yah hampir lupa. Terus Imam Bukhari itu meninggalkan apa tadi?” tanya Arman.&lt;br /&gt;“Peninggalan Imam Bukhari yang utama dikenal adalah kitab-kitab hadits. Yang paling pokok adalah kitab al-Jamiush shahih (Shahihul Bukhari) yaitu kitab hadits tershahih diantara kitab hadits lainnya. Selain itu beliau menyusun juga kitab al-Adabul Mufrad, Raf’ul Yadain fish Shalah, al-Qira’ah khalfal Iman, Birrul Walidain, at-Tarikh ash-Shagir, Khalqu Af’aalil ‘Ibaad, adl-Dlu’afa (hadits-hadits lemah), al-Jaami’ al-Kabir, al-Musnad al-Kabir, at-Tafsir al-Kabir, Kitabul Asyribah, Kitabul Hibab, Asaami ash-Shahabah (Nama-nama para shahabat) dan lain sebagainya.” Pak Ardi mengakhiri penuturannya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3156639589111753276-1891331513669970050?l=kutiba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kutiba.blogspot.com/feeds/1891331513669970050/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3156639589111753276&amp;postID=1891331513669970050' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3156639589111753276/posts/default/1891331513669970050'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3156639589111753276/posts/default/1891331513669970050'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kutiba.blogspot.com/2008/06/imam-bukhari-lawatan-dan-pengorbanan.html' title='Imam Bukhari: Lawatan dan Pengorbanan Mencari Ilmu'/><author><name>treen</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_gCsmFAe6thI/SKTnWOZNKxI/AAAAAAAAAG0/p7KtlkFftb4/S220/muka.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3156639589111753276.post-165675731282493007</id><published>2008-05-28T17:01:00.000-07:00</published><updated>2008-05-29T19:48:11.978-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Islam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pelajaran'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sejarah'/><title type='text'>RAPAT, RAPAT, RAPAT LAGI…!</title><content type='html'>Ketika Mat Jundi sedang duduk santai di teras, melintaslah seorang teman di depannya. Segera Mat Jundi menyapa, “Assalamu’alaikum, ya akhi”.&lt;br /&gt;Spontan sang teman menjawab, “Wa’alaikumussalam warahmatullah”.&lt;br /&gt;“Dari mana dan mau kemana, nih. Kayaknya tergesa-gesa?,” tanya Mat Jundi.&lt;br /&gt;“Barusan ikut rapat, dan ini mau menghadiri rapat lagi,” jawabnya sedikit menggerutu.&lt;br /&gt;Mendengar jawaban itu, lantas Mat Jundi teringat sebuah iklan di televisi, “Rapat, rapat, rapat terus setiap hari!”.&lt;br /&gt;Tiba-tiba Mat Jundi terdiam, merenung dan berpikir, “Mengapa orang mesti rapat, ya? Apa memang banyak masalah yang harus dipecahkan dengan rapat atau hanya ketagihan rapat?” tanyanya dalam hati.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Tak lama setelah itu, Mat Jundi membuka lembaran-lembaran suci. Tanpa sengaja, terbacalah sebuah seruan Ilahi, “Dan bagi orang-orang yang menerima (mematuhi) seruan Rabbnya dan mendirikan shalat, sedang urusan mereka diputuskan dengan musyawarah antara mereka dan mereka menafkahkan sebagian dari rezeki yang Kami berikan kepada mereka,” (QS. 42:38)&lt;br /&gt;Agak terjawablah sudah uneg-uneg Mat Jundi bahwa musyawarah adalah arena untuk mengambil keputusan bersama yang diperintahkan oleh Sang Pencipta. Mengingat setiap orang sangat mungkin mempunyai pandangan masing-masing tentang sesuatu hal yang sama, maka sebuah kelompok, organisasi atau golongan perlu bermusyawarah. Hasil musyawarah itulah kemudian disepakati sebagai keputusan kelompok, meskipun mungkin ada pribadi yang tidak setuju dengan keputusan itu.&lt;br /&gt;Dan betapa tersentaknya Mat Jundi ketika membaca sejarah Nabi Muhammad SAW, ternyata musyawarah telah ditanamkan Rasulullah itu kepada para sahabat dan pengikutnya dalam mengambil keputusan yang manusiawi.&lt;br /&gt;Alkisah, waktu itu menjelang perang Uhud, bersama para sahabatnya Rasulullah berembuk mengenai strategi menghadapi kemungkinan serangan kaum kafir. Ada dua pendapat yang berkembang. Pertama, bertahan di dalam kota Madinah dengan alasan jika kaum musyrikin itu menyerang, maka tinggal menghadang dan membunuhnya di jalan-jalan. Sementara kaum wanita dapat membantu melempar batu dari atap rumah. Kedua, keluar dari Madinah dan menghadang kaum musyrikin di perbatasan kota.&lt;br /&gt;Nabi sendiri secara pribadi setuju dengan pendapat pertama. Namun sebagian besar sahabat, yang mayoritas pemuda yang tidak ikut perang Badar, menginginkan cara kedua. Nyata banyak pendapat terakhir inilah yang paling banyak diantara jamaah yang disepakati. Sedang sebagian sahabat yang tua yang ikut perang Badar masih ragu-ragu.&lt;br /&gt;Seusai musyawarah Rasulullah langsung bangkit dan masuk ke rumahnya, lalu keluar lagi dengan pakaian perang. Melihat sikap Rasulullah, sebagian sahabat mulai berubah pikiran. Mereka bertanya, “Apakah Rasulullah tidak menyukai penghadangan musuh di luar kota?” Sebagian sahabat yang lain berkata, “Wahai Rasulullah, seandainya engkau menghendaki tinggal di Madinah, maka lakukanlah.”&lt;br /&gt;Nabi SAW kemudian menjawab, “Tak patut bagi seorang Nabi bila telah mengenakan pakaian perangnya untuk melepaskannya kembali sampai Allah menetapkan keputusan antara dia dan musuhnya.”&lt;br /&gt;Setelah membaca kisah di atas, berkomentarlah Mat Jundi dalam kesendiriannya, “Masya Allah! Dengan ucapan itu Rasulullah menanamkan sendi musyawarah dan bagaimana cara menghargai hasil musyawarah. Bila telah sampai pada suatu keputusan, maka teguhkanlah pendirian dan laksanakan keputusan itu. Tidak ada lagi tempat untuk keragu-raguan, atau mengulangi musyawarah tersebut dan berbantah-bantahan. Biarkanlah Allah berbuat sekehendakNya setelah keputusan itu disepakati.&lt;br /&gt;Rasulullah sebetulnya telah mengetahui bahwa strategi mencegat musuh di batas kota akan membawa kekalahan bagi umat Islam. Ini tersirat dari mimpinya beberapa saat sebelum perang Uhud. Namun, karena ingin mengajarkan sendi-sendi musyawarah dan mendidik umatnya, Nabi rela membayarnya dengan kekalahan  yang semestinya tidak perlu terjadi. Ini menunjukkan betapa pentingnya arti musyawarah.&lt;br /&gt;Tak terasa dalam ketertegunannya, Mat Jundi mengambil hikmah dari sebuah kisah Rasulullah.Meneteslah butiran-butiran airmata membasahi lembaran-lembaran putih di hadapannya, sambil berbisik, “Ya Allah, betapa agung budi Rasulullah. Sampaikah hambamu yang lemah ini mendekat kepada pribadi Rasulullah?”&lt;br /&gt;“Ya Allah Yang Maha Pengampun. Sesungguhnya hambamu ini banyak berbuat aniaya, sering tidak menghormati dan mentaati hasil musyawarah. Bibir berucap ya… tapi tidak pernah melaksanakannya. Oleh karena itu, ampunilah kelalaian hamba dan ketidak konsistenan hamba terhadap hasil musyawarah.” Amiin.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3156639589111753276-165675731282493007?l=kutiba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kutiba.blogspot.com/feeds/165675731282493007/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3156639589111753276&amp;postID=165675731282493007' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3156639589111753276/posts/default/165675731282493007'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3156639589111753276/posts/default/165675731282493007'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kutiba.blogspot.com/2008/05/rapat-rapat-rapat-lagi.html' title='RAPAT, RAPAT, RAPAT LAGI…!'/><author><name>treen</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_gCsmFAe6thI/SKTnWOZNKxI/AAAAAAAAAG0/p7KtlkFftb4/S220/muka.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3156639589111753276.post-9094324810643623215</id><published>2008-05-28T16:56:00.000-07:00</published><updated>2008-05-29T19:50:09.579-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Islam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pelajaran'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sejarah'/><title type='text'>TINJAUAN SEJARAH ISLAM BAGI GENERASI MUDA</title><content type='html'>MUQADIMAH&lt;br /&gt;Tahu nggak, siapa pelopor pergerakan nasional Indonesia? Itu kan pelajaran esde. Masa sekarang disuruh ngingatin lagi. Sekarang ini yang penting cepat lulus, dapat nilai bagus dan dapat kerjaan di perusahaan bonafit. Mana ada hubungannya mata kuliah kita sekarang dengan sejarah. Nnnngggg… ya, yang jelas seingat saya Boedi Oetomo.&lt;br /&gt;Itulah sekilas gambaran pemuda sekarang terhadap sejarah. (Dikatakan pemuda, karena tidak hanya pelajar atau mahasiswa saja yang umumnya berkata demikian).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;REALITA SEJARAH&lt;br /&gt;Dalam buku sejarah, Syarikat Dagang Islam (SDI) berdiri tanggal 16 Oktober 1905 di Laweyan Solo atas prakarsa H. Samanhudi. Akhirnya berkembang menjadi Sarekat Islam (SI) yang dipelopori oleh HOS Tjokroaminoto menjadi bersifat politik. Prof. Drs. Ahmad Mansyur Suryanegara, dosen Fakultas Sastra Unpad, menyebut HOS Tjokroaminoto sebagai peletak dasar perubahan sosial politik di Indonesia.&lt;br /&gt;Sedang Drs. Adabi Darban, SU, dosen Fakultas Hukum UII menyebut SI sebagai pelopor pergerakan nasional. SI merupakan organisasi berskala nasional pertama yang menuntut “Boemipoetra Zelfbestuur” (pemerintahan sendiri) pada kolonial Belanda. Inilah yang kemudian mendorong organisasi-organisasi dalam pergerakan nasional untuk berjuang menuju kemerdekaan Indonesia.&lt;br /&gt;Setelah itu baru muncul Boedi Oetomo tanggal 20 Mei 1908 di Jakarta, bersifat kedaerahan bergerak di bidang kebudayaan dan kultur Jawa. Wilayahnya di Jawa dan Madura saja. Angotanya kaum elit, priyayi, dan ‘abmtenaar’ serta bupati.&lt;br /&gt;Menurut yang empunya sejarah, selama ini pelopor pergerakan nasional pertama adalah Boedi Oetomo. Melihat realitas, Boedi Oetomo lahir kemudian setelah SDI. Dengan tidak memperkecil arti Boedi Oetomo dalam pergerakan  nasional, mengapa pelopor pergerakan nasional kok tidak SDI? &lt;span class="fullpost"&gt;Inilah kenyataan sejarah sekarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DISTORSI SEJARAH&lt;br /&gt;Mana yang benar? Di sinilah peran sejarah bermain. Contoh di atas hanya satu dari serangkaian peristiwa sejarah yang kabur ketika kekuatan-kekuatan tertentu mencoba merekayasa sejarah. Mencoba memberi arah baru terhadap kebenaran sejarah di masa lampau.&lt;br /&gt;Lalu bagaimana dengan catatan sejarah yang lain? Seperti Sisingamangaraja XII dan Pattimura yang beragama Kristen atau RA Kartini yang sekuler, serta pelaku-pelaku sejarah Muslim lainnya dalam kancah perjuangan negara Indonesia. Bila kita kaji ulang dan kita teliti kembali, ternyata banyak penyimpangan yang terjadi. Baik dari masa masuknya Islam ke Indonesia, komunitas masyarakat Islam pada jaman kerajaan, masa kerajaan-kerajaan Islam di kawasan nusantara melawan kehadiran kolonial, perlawanan rakyat semesta yang dipimpin oleh para ulama, peran ummat Islam dalam pergerakan nasional, mencapai kemerdekaan, mempertahankan kemerdekaan, mengisi kemerdekaan,  hingga masa sekarang ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PENYEBAB DISTORSI&lt;br /&gt;Ada dua penyebab distorsi yang menyimpangkan pemahaman sejarah Islam, yaitu penyebab intern dan penyebab ekstern. Penyebab intern, berkaitan dengan visi dan kemampuan penulis sejarah memahami kondisi sosial yang melingkupi peristiwa sejarah itu. Ini tergambar dalam penulisan DR. Akbar S. Ahmad yang berjudul Kearah Antropologi Islam.&lt;br /&gt;Selain itu penyebab ekstern. Drs. Uka Tjandra Sasmita, dosen UI dan IAIN Jakarta, menyebut ada beberapa poin yang mendukung faktor ini, antara lain: tekanan pihak penguasa sebagai sponsor penulisan sejarah, tekanan masyarakat dalam mengubah arah sejarah, peran para orientalis merekayasa sejarah, dan peran para ‘orientalis pribumi’ yang turut menyimpangkan arah sejarah.&lt;br /&gt;Selanjutnya, akhir dari sebab-sebab itu akan timbul apa yang disebut ‘amnesia sejarah’ yaitu penyakit budaya yang membuat orang kehilangan kesadaran akan sejarah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AKIBAT DISTORSI&lt;br /&gt;Ketika sejarah mendapat ‘tafsir baru’ sesuai pesanan. Ia tak lagi menjadi barang berharga, tetapi menjadi racun yang bisa menghancurkan ummat. Akibatnya tidak hanya penyelewengan fakta dan data saja, tatapi ‘frame’ berfikir yang salah pun akhirnya terbentuk.&lt;br /&gt;Ungkapan muqadimah di awal catatan ini, terlihat kondisi sekarang. Sudah sampai tingkatan mana akibat yang timbul dari distorsi sejarah, yaitu sudah tidak mau tahu terhadap sejarah. Bagitu pula terhadap sejarah Islam. Menyitir ungkapan Zwemmer, seorang penggagas ‘Protocol of Zion’, Yahudi tidak perlu mengajak ummat Islam memeluk agama Nashrani atau Yahudi, tetapi cukup menjauhkan mereka dari agamanya sehingga mereka mengikuti cara hidup Yahudi.&lt;br /&gt;Kongkretnya, jangan sekali-kali meninggalkan sejarah. Sebagai generasi penerus, perlu mempelajari sejarah dan arti pentingnya bagi perjalanan ummat. Realitas penulisan sejarah yang menghilangkan peran aktif ummat Islam, ironisnya tidak terperhatikan oleh ummat Islam sendiri. Hal ini terjadi karena ummat Islam dalam memahami sejarah kurang ‘feeling’-nya terhadap sejarah. Kalaupun ada perhatian terhadap tarikh/sejarah, yang dikaji hanyalah abu sejarahnya, bukan sejarahnya itu sendiri, demikian ungkap Ir. Soekarno.&lt;br /&gt;Padahal kalau ditelisik lebih jauh, kata ‘sejarah’ berasal dari syajaratun atau tarikh dan shirah dalam terminologi Islam. Namun kenapa ummat Islam tidak merasa memilikinya? &lt;br /&gt;Dr. Sa’id Ramadhani al-Buthy menyatakan tujuan mempelajari sejarah (shirah) adalah agar setiap Muslim memperoleh gambaran tentang hakikat Islam secara paripurna, yang tercermin di dalam kehidupan Rasulullah SAW, sesudah dipahami secara prinsip, kaidah dan hukum. Bukan hanya sekedar untuk mengetahui peristiwa-peristiwa sejarah yang mengungkapkan kisah dan kasus menarik saja. Lebih-lebih pada saat ini, sosok Muhammad SAW sebagai uswatun hasanah mulai bergeser dari pandangan ummat Islam. Demikian juga dalam Al-Qur’an banyak diungkap akan arti penting sejarah.&lt;br /&gt;“Sesungguhnya pada kisah-kisah mereka itu terdapat pelajaran bagi orang-orang yang mempunyai akal. Al-Qur’an itu bukanlah cerita yang dibuat-buat, tetapi membenarkan (kitab-kitab) yang sebelumnya dan menjelaskan segala sesuatu dan sebagai petunjuk dan rahmat bagi kaum yang beriman.” (QS. 12:111)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;YANG PERLU DIINGAT&lt;br /&gt;1. Tidak diragukan lagi kiprah ummat Islam dalam perjuangan dan kehidupan bangsa Indonesia, baik semenjak datangnya Islam hingga masa sekarang ini.&lt;br /&gt;2. Dengan ruhul Islam, telah berhasil menjiwai dan mendorong ummat Islam dalam memperjuangkan dan mengisi kehidupan berbangsa di Indonesia ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;YANG PERLU DIKERJAKAN&lt;br /&gt;1. Kembali mempelajari sejarah dan pelaku-pelaku sejarah Islam atau penulis-penulis Muslim, agar dapat memahami realitas sejarah Islam sesuai dengan sejarah Islam yang sebenarnya.&lt;br /&gt;2. Usaha kaum muslimin untuk menggali dan menulis sejarah agar tidak terjadi distorsi sejarah.&lt;br /&gt;3. Mewariskan sejarah Islam kepada generasi penerus secara benar agar setiap muslim memperoleh gambaran hakikat Islam yang paripurna, yang tercermin dalam kehidupan Rasulullah SAW.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, bagaimana dengan sejarah Islam di Kalimantan Timur khususnya? Ini menjadi tugas kita selaku ummat Islam di daerah ini, untuk menggali dan menjadi pelaku sejarahnya. Dan tidak lupa apakah kita terjebak dengan hanya tidak adanya pelajaran sejarah dibangku kuliah? Tidak kan?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3156639589111753276-9094324810643623215?l=kutiba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kutiba.blogspot.com/feeds/9094324810643623215/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3156639589111753276&amp;postID=9094324810643623215' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3156639589111753276/posts/default/9094324810643623215'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3156639589111753276/posts/default/9094324810643623215'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kutiba.blogspot.com/2008/05/tinjauan-sejarah-islam-bagi-generasi.html' title='TINJAUAN SEJARAH ISLAM BAGI GENERASI MUDA'/><author><name>treen</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_gCsmFAe6thI/SKTnWOZNKxI/AAAAAAAAAG0/p7KtlkFftb4/S220/muka.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3156639589111753276.post-2511520321974306867</id><published>2008-05-06T01:52:00.000-07:00</published><updated>2008-06-04T01:57:58.394-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Islam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pelajaran'/><title type='text'>Pendidikan Islam</title><content type='html'>Pendidikan dalam perspektif Islam bermakna (Ulwan):&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Proses pengembangan, pembinaan, dan pengarahan segala potensi individu agar mampu mengemban amanah risalah Allah di muka bumi. Artinya, pendidikan berperan memanusiakan manusia, sesuai dengan fitrah yang telah digariskan Allah SWT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konotasi yang terkandung di dalamnya adalah memelihara. Artinya berperan menjaga anak didik dari segala bentuk gangguan dan penyimpangan dari fitrah itu sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hakikat pendidikan Islam adalah:&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. Pendidikan didasarkan pada konsep penciptaan manusia yang memiliki fitrah hanifah.&lt;br /&gt;   2. Pendidikan bertujuan membantu pertumbuhan yang seimbang dari keseluruhan kepribadian.&lt;br /&gt;   3. Tujuan akhir pendidikan adalah merealisasikan kepasrahan yang total dan utuh kepada Allah SWT, baik pada tingkat individual, komunal maupun ummat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sasaran pendidikan dalam Islam adalah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. Menyadarkan manusia akan kedudukannya terhadap Allah SWT yang akan:&lt;br /&gt;         1. menumbuhkan motivasi dan membina diri (aktualisasi diri)&lt;br /&gt;         2. Menumbuhkan amanah dan bertanggung jawab (responsibility)&lt;br /&gt;         3. Memberi arah (orientasi)&lt;br /&gt;   2. Menyadarkan manusia secara individual pada posisi dan tugasnya di tengah makhluk lain ( sebagai khalifah), yang akan menumbuhkan sifat:&lt;br /&gt;         1. apresiatif&lt;br /&gt;         2. partisipatif&lt;br /&gt;         3. kontributif&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendidikan seharusnya bertujuan mencapai pertumbuhan yang seimbang dalam kepribadian manusia secara total melalui latihan dan pengkondisian kegiatan kognitif, afektif dan psikomotorik. Karena itu pendidikan seharusnya memberikan jalan bagi pertumbuhan manusia dalam segala aspeknya. Karena itu pendidikan Islam bertujuan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. Membentuk manusia beraqidah (tarbiyah ‘aqidiyah)&lt;br /&gt;   2. Membentuk manusia beraklak mulia (tarbiyah khuluqiyah)&lt;br /&gt;   3. Membentuk manusia berfikir (tarbiyah fikriyah)&lt;br /&gt;   4. Membentuk manusia sehat dan kuat (tarbiyah jismiyah)&lt;br /&gt;   5. Membentuk manusia kreatif, inisiatif, antisipatif, dan responsive (tarbiyah amaliyah)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karakteristik Pendidikan Islam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. Robbaniyah, seluruh aspeknya didasarkan pada nilai robbaniyah dijabarkan dalam Kitabullah dan Sunnah RasulNya.&lt;br /&gt;   2. Syamilah, pendidikan dibangun dengan memperhatikan segala aspek dalam kehidupan baik akal, jasad dan ruh, maupun dalam kerangka hubungan individu dengan masyarakat, alam dan al Khaliq. Tanpa pemisahan.&lt;br /&gt;   3. Mutakamilah, Pendidikan tidak terbatas pada tempat tertentu. Berlangsung di sekolah, masjid, rumah, di jalan, di kebun, medan pertempuran bahkan di pasar.&lt;br /&gt;   4. Marhaliyah, Seluruh tabiat alam terjadi secara bertahap, demikian pula perkembangan fisik dan psikis manusia. Karena itu pendidikan dibangun dengan sifat bertahap dan mengikuti perkembangan kematangan manusia.&lt;br /&gt;   5. Muruunah, dalam aplikasi pendidikan disesuaikan dengan situasi dan kondisi yang melatar belakangi dan melingkupi obyek dan subyek pendidikan, justru dalam rangka optimalisasi hasil.&lt;br /&gt;   6. Istimroriyah, Proses pendidikan tidak mengenal istilah “Usai”. Setiap individu wajib belajar sepanjang hayat (long-life education)&lt;br /&gt;   7. Tanmawiyah, memberikan peluang pembaharuan metode dan gaya penyampaian sejalan dengan penemuan dan perkembangan ilmu, selama berjalan pada prinsip-prinsip dasar Islam.&lt;br /&gt;   8. Fardhiyah, Islam mewajibkan setiap individu untuk menuntut ilmu. Implikasinya, berarti melibatkan semua pihak untuk mempersiapkan segala perangkat, sarana dan perlengkapan pendidikan sebaik-baiknya.&lt;br /&gt;   9. Tathbiqiyah, pendidikan bersifat praktis, artinya setiap ilmu yang diperoleh harus berorientasi pada produktivitas.&lt;br /&gt;  10. Hurriyah, pendidikan didasarkan pada kebebasan. Islam tidak memaksakan harus belajar apa dan bagaimana, setiap individu bebas mereguk ilmu apa saja dan sebatas mana saja.&lt;br /&gt;  11. Infitah, pendidikan berdasar prinsip keterbukaan. Setiap muslim menyerap ilmu dari mana saja, serta pula mampu memanfaatkan turots (warisan peradaban manusia terdahulu yang bermanfaat)&lt;br /&gt;  12. Maslahah, pendidikan dibangun untuk memberikan kemaslahatan ummah, nantinya memberikan kontribusi dalam pendidikan kesejahteraan, kemakmuran dan peradaban ummah. Oleh karena itu pendidikan Islam berorientasi pada nilai manfaat dan mashlahat bagi ummat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa metode pendidikan dalam Islam menurut Abdullah Nashih Ulwan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. Pendidikan dengan keteladanan&lt;br /&gt;   2. Pendidikan dengan adat kebiasaan&lt;br /&gt;   3. Pendidikan dengan nasihat/kisah&lt;br /&gt;   4. Pendidikan dengan memberi perhatian&lt;br /&gt;   5. Pendidikan dengan memberi imbalan dan sanksi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konsep keterpaduan sebagai alternatif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konsep keterpaduan mengandung pengertian sebuah proses pendidikan yang terpadu dan diharapkan menghasilkan output terpadu. Konsep keterpaduan memiliki tiga pengertian:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. Keterpaduan penerapan kurikulum sekarang yang cenderung sekuler dengan penerapan nilai-nilai Islam secara menyeluruh terhadap semua bidang studi. Contoh pembelajaran bahasa Inggris memiliki persepsi yang berbeda dengan siswa sekolah lain, yaitu:&lt;br /&gt;         1. Pelajaran bahasa Inggris bagian dari ajaran Islam yang sumbernya dari Allah SWT dan setiap ilmu harus dipelajari.&lt;br /&gt;         2. Pelajaran bahasa Inggris tiodak dipisahkan dengan kewajiban sebagai seorang muslim, sehingga bahasa Inggris juga merupakan sarana untuk beribadah kepada Allah SWT dengan menggunakannya untuk menjunjung tinggi ajaran Islam seperti mempelajari literutur, teknologi informasi, dsb sehingga umat tidak ketinggalan di bidang sains dan teknologi.&lt;br /&gt;   2. Keterpaduan aspek kognitif, afektif dan psikomotorik dalam nilai-nilai Islam yang simultan dan aplikable. Artinya siswa belajar sholat pada pelajaran PAI, maka ia langsung mempraktekkan dalam kegiatan ibadah sholat jamaah di masjid. Siswa belajar bilangan 1 – 5, tidak hanya mengenal angka semata, melainkan juga mengenal rukun Islam yang lima, sholat lima waktu, jari kita ada lima, dsb.&lt;br /&gt;   3. Keterpaduan antara orang tua dan sekolah. Proses pendidikan akan gagal jika tidak sinergis antara nilai-nilai yang dikembangkan di sekolah dengan nilai orang tua di rumah, dan peran sekolah untuk mengembangkan dan memperjuangkan nilai-nilai yang samaakan menghambat output pendidikan. Jadi peran sekolah dan orang tua serta masyarakat harus sinergis dan harmonis dalam membina anak didik.&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;a href="http://blogs.icerocket.com/tag/pendidikan-islam" rel="tag"&gt;pendidikan-islam&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3156639589111753276-2511520321974306867?l=kutiba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kutiba.blogspot.com/feeds/2511520321974306867/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3156639589111753276&amp;postID=2511520321974306867' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3156639589111753276/posts/default/2511520321974306867'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3156639589111753276/posts/default/2511520321974306867'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kutiba.blogspot.com/2008/05/pendidikan-islam.html' title='Pendidikan Islam'/><author><name>treen</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_gCsmFAe6thI/SKTnWOZNKxI/AAAAAAAAAG0/p7KtlkFftb4/S220/muka.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3156639589111753276.post-267322898805250872</id><published>2008-05-06T01:35:00.001-07:00</published><updated>2008-05-06T01:35:53.483-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Islam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pelajaran'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sejarah'/><title type='text'>Kisah Abu Dzar r.a, Pejuang Sebatang Kara</title><content type='html'>Abu Dzar terlahir dengan nama Jundub bin Junadah. Dulu, ia adalah seorang perampok yang mewarisi karir orang tuanya selaku pimpinan besar perampok kafilah yang melaui jalur itu. Teror di wilayah sekitar jalur perdagangan itu selalu dilakukannya untuk mendapatkan harta dengan cara mudah. Hidupnya penuh dengan kejahatan dan kekerasan. Siapa pun di tanah Arab masa itu tahu, jalur perdagangan Mekkah-Syiria dikuasai perampok suku Ghiffar, sukunya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun begitu, hati kecil Abu Dzar sesungguhnya tak menerimanya. Pergolakan batin membuatnya sangat menyesali perbuatan buruk tersebut. Akhirnya ia melepaskan semua jabatan dan kekayaan yang dimilikinya. Kaumnya pun diserunya untuk berhenti merampok. Tindakannya itu menimbulkan amarah sukunya. Abu Dzar akhirnya hijrah ke Nejed bersama ibu dan saudara laki-lakinya, Anis, dan menetap di kediaman pamannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di tempat ini pun ia tidak lama. Ide-idenya yang revolusioner berkait dengan sikap hidup tak mengabaikan sesama dan mendistribusikan sebagian harta yang dimiliki, menimbulkan kebencian orang-orang sesuku. Ia pun diadukan kepada pamannya. Kembali Abu Dzar hijrah ke kampung dekat Mekkah. Di tempat inilah ia mendapat kabar dari Anis, tentang kehadiran Rasulullah SAW dengan ajaran Islam. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abu Dzar segera menemui Rasulullah SAW. Melihat ajarannya yang sejalan dengan sikap hidupnya selama ini, akhirnya ia pun masuk Islam. Tanpa ragu-ragu, ia memproklamirkan keislamannya di depan Ka'bah, saat semua orang masih merahasiakan karena khawatir akan akibatnya. Tentu saja pernyataan ini menimbulkan amarah warga Mekkah. Ia pun dipukuli dan hampir saja terbunuh bila Abbas, paman Rasulullah SAW, tidak melerai dan mengingatkan warga Mekkah bahwa Abu Dzar adalah warga Ghiffar yang akan menuntut balas jika mereka membunuhnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak itu, Abu Dzar menghabiskan hari-harinya untuk mencapai kejayaan Islam. Tugas pertama yang diembankan Rasul di pundaknya adalah mengajarkan Islam di kalangan sukunya. Ternyata, bukan hanya ibu dan saudaranya, namun hampir seluruh bani Ghiffar dan suku tetangganya, suku Aslam mengikutinya memeluk Islam. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sikap hidupnya yang menentang keras segala bentuk penumpukkan harta, ia sampaikan juga kepada mereka. Namun, tak semua menyukai tindakannya itu. Di masa Khalifah Utsman, ia mendapat kecaman dari kaum Quraisy, termasuk salah satu tokohnya, Muawiyah bin Abu sufyan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu kali pernah Muawiyah yang kala itu menjadi Gubernur Syiria, mengatur perdebatan antara Abu Dzar dengan para ahli tentang sikap hidupnya. Tujuannya agar Abu Dzar membolehkan umat menumpuk kekayaannya. Namun, usaha itu tak menggoyahkan keteguhan pandangannya. Karena jengkel, Muawiyah melaporkan kepada Khalifah Utsman ihwal Abu Dzar. Khalifah segera memanggil Abu Dzar. Memenuhi panggilan Khalifah, Abu Dzar mendapat sambutan hangat di Madinah. Namun, ia pun tak kerasan tinggal di kota Nabi tersebut karena orang-orang kaya di kota itu pun tak menyukai seruannya utnuk pemerataan kekayaan. Akhirnya Utsman meminta Abu Dzar meninggalkan Madinah dan tinggal di Rabza, sebuah kampung kecil di jalur jalan kafilah Irak Madinah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disamping sifatnya yang radikal dan revolusioner, Abu Dzar ternyata seorang yang zuhud (meninggalkan kesenangan dunia dan mengecilkan nilai dunia dibanding akhirat), berta’wa dan wara’ (sangat hati-hati dan teliti). Rasulullah SAW pernah bersabda, “Tidak ada di dunia ini orang yang lebih jujur ucapannya daripada Abu Dzar”, dikali lain beliau SAW bersabda, “Abu Dzar – diantara umatku – memiliki sifat zuhud seperti Isa ibn Maryam”. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernah suatu hari Abu Dzar berkata di hadapan banyak orang, “Ada tujuh wasiat Rasulullah SAW yang selalu kupegang teguh. Aku disuruhnya agar menyantuni orang-orang miskin dan mendekatkan diri dengan mereka. Dalam hal harta, aku disuruhnya memandang ke bawah dan tidak ke atas (pemilik harta dan kekuasaan)). Aku disuruhnya agar tidak meminta pertolongan dari orang lain. Aku disuruhnya mengatakan hal yang benar seberapa besarpun resikonya. Aku disuruhnya agar tidak pernah takut membela agama Allah. Dan aku disuruhnya agar memperbanyak menyebut ‘La Haula Walaa Quwwata Illa Billah’. “&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dipinggangnya selalu tersandang pedang yang sangat tajam yang digunakannya untuk menebas musuh-musuh Islam. Ketika Rasulullah bersabda padanya, “Maukah kamu kutunjukkan yang lebih baik dari pedangmu? (Yaitu) Bersabarlah hingga kamu bertemu denganku (di akhirat)”, maka sejak itu ia mengganti pedangnya dengan lidahnya yang ternyata lebih tajam dari pedangnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan lidahnya ia berteriak di jalanan, lembah, padang pasir dan sudut kota menyampaikan protesnya kepada para penguasa yang rajin menumpuk harta di masa kekhalifahan Ustman bin Affan. Setiap kali turun ke jalan, keliling kota, ratusan orang mengikuti di belakangnya, dan ikut meneriakkan kata-katanya yang menjadi panji yang sangat terkenal dan sering diulang-ulang, “Beritakanlah kepada para penumpuk harta, yang menumpuk emas dan perak. Mereka akan diseterika dengan api neraka, kening dan pinggang mereka akan diseterika dihari kiamat!” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teriakan-teriakannya telah menggetarkan seluruh penguasa di jazirah Arab. Ketika para penguasa saat itu melarangnya, dengan lantang ia berkata, “Demi Allah yang nyawaku berada dalam genggaman-Nya! Sekiranya tuan-tuan sekalian menaruh pedang diatas pundakku, sedang mulutku masih sempat menyampaikan ucapan Rasulullah yang kudengar darinya, pastilah akan kusampaikan sebelum tuan-tuan menebas batang leherku” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepak terjangnya menyebabkan penguasa tertinggi saat itu Ustman bin Affan turun tangan untuk menengahi. Ustman bin Affan menawarkan tempat tinggal dan berbagai kenikmatan, tapi Abu Dzar yang zuhud berkata, “aku tidak butuh dunia kalian!”. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhir hidupnya sangat mengiris hati. Istrinya bertutur, “Ketika Abu Dzar akan meninggal, aku menangis. Abu Dzar kemudian bertanya, “Mengapa engkau menangis wahai istriku? Aku jawab, “Bagaimana aku tidak menangis, engkau sekarat di hamparan padang pasir sedang aku tidak mempunyai kain yang cukup untuk mengkafanimu dan tidak ada orang yang akan membantuku menguburkanmu”. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun akhirnya dengan pertolongan Allah serombongan musafir yang dipimpin oleh Abdullah bin Mas’ud ra (salah seorang sahabat Rasulullah SAW juga) melewatinya. Abdullah bin Mas’ud pun membantunya dan berkata, “Benarlah ucapan Rasulullah!. Kamu berjalan sebatang kara, mati sebatang kara, dan nantinya (di akhirat) dibangkitkan sebatang kara”.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3156639589111753276-267322898805250872?l=kutiba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kutiba.blogspot.com/feeds/267322898805250872/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3156639589111753276&amp;postID=267322898805250872' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3156639589111753276/posts/default/267322898805250872'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3156639589111753276/posts/default/267322898805250872'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kutiba.blogspot.com/2008/05/kisah-abu-dzar-ra-pejuang-sebatang-kara.html' title='Kisah Abu Dzar r.a, Pejuang Sebatang Kara'/><author><name>treen</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_gCsmFAe6thI/SKTnWOZNKxI/AAAAAAAAAG0/p7KtlkFftb4/S220/muka.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3156639589111753276.post-2156047987946523124</id><published>2008-05-06T01:31:00.000-07:00</published><updated>2008-05-06T01:34:25.448-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pelajaran'/><title type='text'>Kita Menjual Produk, Bukan Menjual Negeri. Apalagi Menjual Diri</title><content type='html'>Petani menginginkan informasi yang tepat. Bagaimana cara mendapatkan bibit yang baik, musim tanam yang tepat, cara memelihara, memetik hasil dan mengolah hasil. Yang tidak kalah penting adalah mendapatan informasi pemasaran yang menjanjikan. Ini bagian yang paling banyak dicari dan paling memberi harapan bagi proses sebelumnya dari produk pertanian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemasaran, itu kata kuncinya. Bagaimanapun juga baiknya proses yang dilalui petani sebelumnya, tapi kalau tidak bisa dipasarkan, maka tidak akan memberi hasil. Sudah berpayah-payah mengolah lahan, mananam, memelihara, memetik hasil, ternyata tidak bisa dipasarkan. Apa hasil panen harus dimakan sendiri atau dibagikan tetangga gratis?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun perlu mempertimbangkan aspek pemasaran kita. Semua hal bisa saja dijual. Dengan pertimbangan meningkatkan kesejahteraan, tapi ditumpangi niat keserakahan, apa yang ada di depan mata dijual. Tidak usah jauh-jauh. Bisa dilihat Hasil bumi, tanaman, bibit, daun, tanah, batuan, dan apa yang ada disekitar ruang hidup manusia pun bisa dijual. Untuk itu, dengan internet, sangat memungkinkan petani untuk memasarkan segala yang dimilikinya agar bisa terjual. Apalagi dengan ketidaktahuan petani, orang-orang di luar negeri sana bisa mencuri kekayaan alam negeri ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengutip pernyataan seorang dosen pada saat memberi kata sambutan kepada mahasiswanya yang akan melaksanakan Ekskursi Tumbuhan Obat di Pasir, menyatakan: “Saya merasa bangga kepada kalian yang punya inisiatif untuk menginventarisir dan meneliti tumbuhan yang ada di daerah Kalimantan ini. Kalian akan mendapatkan banyak jenis tumbuhan yang juga banyak sekali manfaatnya bagi manusia. Kalian juga akan mendapatkan hal-hal baru yang mungkin di luar bayangan kalian selama ini. Kalian bisa memanfaatkan sebanyak-banyaknya dari tumbuhan yang kalian temukan.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak sampai disitu, “Namun satu pesan saya, setelah kalian dapatkan begitu banyak tumbuhan dan manfaatnya, sesampai di sini (kampus) harus kalian jaga informasi ini dari orang-orang yang bisa memanfaatkan dengan cepat. Karena kerja kalian sangat berarti bagi ilmu pengetahuan dan masyarakat. Di kanan gedung ini ada kantor raksasa pengetahuan dari barat dan di sebelah kiri halaman ini ada raksasa pengetahuan dari timur. Kalau kalian tidak bisa menjaganya, maka kalian yang capek dan mereka yang mengambil hasilnya. Terlebih lagi rahasia pengetahuan di negeri ini terkuras habis oleh mereka”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makanya tidak heran, banyak jenis kekayaan alam dan budaya negeri ini sudah terjual ke negeri lain. Ambil contoh: tempe yang menjadi makanan tradisional masyarakat Jawa dan membudaya di Indonesia, sudah dipatenkan di Amerika bahkan juga di Jepang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Petani harusnya menjual produk. Bukan menjual negeri, apalagi menjual diri. Nah, untuk bisa menjual produk inilah, para ahli, intelektual, dan praktisi yang berpengalaman perlu memberikan pencerahan kepada petani yang memang belum tahu. Masukan, informasi dan sosialisai teknologi ke masyarakat perlu dipertimbangkan hal ini. Sehingga petani bisa produktif menghasilkan produk-produk unggulan yang mampu bersaing dan sangat dibutuhkan oleh masyarakat luas, serta dikemas dengan pemasaran yang baik.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3156639589111753276-2156047987946523124?l=kutiba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kutiba.blogspot.com/feeds/2156047987946523124/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3156639589111753276&amp;postID=2156047987946523124' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3156639589111753276/posts/default/2156047987946523124'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3156639589111753276/posts/default/2156047987946523124'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kutiba.blogspot.com/2008/05/kita-menjual-produk-bukan-menjual.html' title='Kita Menjual Produk, Bukan Menjual Negeri. Apalagi Menjual Diri'/><author><name>treen</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_gCsmFAe6thI/SKTnWOZNKxI/AAAAAAAAAG0/p7KtlkFftb4/S220/muka.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3156639589111753276.post-2514605630522413066</id><published>2008-04-24T23:23:00.000-07:00</published><updated>2008-04-24T23:24:20.215-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Islam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pelajaran'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Keseharian'/><title type='text'>Membangun Kedekatan Dengan Anak</title><content type='html'>Salah satu adik saya telah berumur dua puluh tahun lebih. Sampai sekarang ia jarang berada di rumah, sering bepergian atau bekerja ke luar daerah. Apalagi ketemu dengan orang tua, ia enggan. Padahal ia punya kesempatan untuk berdekatan dengan kedua orang tua. Kalau ditanya mengapa? Jawabanya: malas dan takut dimarahi ayah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sangat berbeda dengan saya, walaupun lebih dari separuh umur saya -yang tiga puluhan- jauh dari rumah, rasanya ingin sekali untuk sering-sering pulang. Apalagi bisa bercengkerama dengan kedua orang tua. Bahkan kalau di rumah bisa ngobrol semalaman atau tidur berdua dengan ayah atau ibu bergantian. Apa yang membedakan antara saya dengan adik saya yang satu ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekian lama saya kilas balik ke belakang, saya ingat-ingat tentang kehidupan dia dan saya cari-cari hal yang menyebabkannya, selama itu pula saya belum mendapatkan jawaban. Baru sekarang saya tersadar setelah saya punya anak dan berkaca pada anak saya. Anak saya baru berumur dua tahunan. Karena kami berdua-saya dan isteri- bekerja, anak saya titipkan kepada kakek-neneknya. Biasanya hari-hari berlalu begitu saja. Antarkan anak di pagi hari dan menjemputnya sore hari sepulang bekerja. Tak terasa telah terjalin kedekatan yang lebih antara anak saya dengan kakeknya dibanding dengan saya, ayahnya. Sampai di sini saya masih merasa biasa-biasa saja. Karena memang dia dan kakeknya lebih banyak waktunya berdekatan dibanding dengan saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Entah kenapa, setelah kami berdua datang dari bekerja, anak saya ini selalu minta perhatian. Setiap saya akan ke luar rumah atau pergi ke mana, anak saya ingin diajak serta. Bahkan kalau dua hari tidak juga diajak jalan-jalan bersama dan bercengkerama, mesti dia mengajak entah ibunya atau saya-bapaknya, jalan keluar. Yang pasti di jalan ngajak cerita macam-macam hal yang ditemuinya. Cerita tentang mobil di jalan, lampu jalan, bulan, bintang, atau apa saja, hanya sekedar tertawa bersama bahkan bisa lari kejar-kejaran, karena saya khawatir pada saat jalan dia lari ke tengah, sehingga saya harus menjaganya agar tetap jalan di pinggir, dan seterusnya hingga dia capek dan minta pulang atau saya yang capek dan ngajak pulang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai suatu saat saya harus ke luar kota selama sepekan. Otomatis anak saya lebih banyak lagi dititipkan ke rumah kakeknya jika ibunya ada kepentingan keluar rumah atau jika tidak ada yang momong dan sebagainya. Sepulang dari luar kota anak saya ini saya ajak pulang tidak mau. Ayo pulang sama abi? dijawab, “Tidak”. Tidak tahu saya kok menanyakan, siapa bapakmu? Ia jawab dengan spontan, Mbah Kung. Karena anak saya memanggil saya ‘abi’ dan memanggil kakeknya ‘mbah kakung’. Sampai di sini saya pun belum sadar. Dan kejadian yang lucu itu terulang, ketika anak saya ditanya orang, “Siapa bapakmu?” Jawabnya, “Mbah Kung” Saya baru sadar, kenapa? Karena istri saya beserta kakak dan adiknya memanggil kakeknya anak saya itu dengan sebutan, ‘bapak’. Rupanya yang banyak terekam dalam benak anak saya adalah Mbah Kakungnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya saya harus memberi perhatian dan membangun kedekatan kembali dengan ekstra, atas ‘kelalaian’ saya selama ini. Juga membayarnya dengan jadwal dan perhatian yang lebih dari biasanya, seperti: mengkhususkan waktu untuk jalan bersama dengan keluarga, menjemputnya tepat waktu, mengajak keliling-keliling ketika ingin belanja atau ke tempat saudara, dan sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kembali kepada adik saya, sewaktu lahir hingga umur lima tahun adik saya yang satu ini ditinggalkan oleh ayah bekerja ke luar daerah. Demikian sesampainya ayah di rumah, tetap memperlakukan hal yang sama kepada seluruh anak-anaknya. Tak terkecuali adik saya ini. Maklum keluarga saya adalah keluarga besar. Sehingga selama itu pula jarak kedekatan itu masih terbuka menganga. Belum ada tanda-tanda untuk direkatkan. Sedangkan saya selalu ditunggui ayah dan ibu. Bahkan dibandingkan jarak kelahiran saya dengan adik saya langsung, saya paling jauh jaraknya dan jarak kelahiran antara saya dan kakak-kakak yang lain, saya paling dekat jaraknya. Sehingga saya bisa menikmati kasih sayang yang lebih dibandingkan adik-adik atau kakak-kakak saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayah saya tidak menyadari kalau adik yang satu ini belum ada jalinan kasih sayang yang lebih dengan ayah sebelumnya. Bahkan sama pun belum jika dibanding dengan kakk-kakak atau adik-adiknya yang lain. Dan sekarang diperlakukan sama rata dengan kakak-kakaknya, termasuk dalam hal perintah dan hukuman Sehingga sampai umur beranjak remaja pun, yang terngiang dibenaknya bahwa ayah itu seorang yang suka menyuruh, suka membatasi apa yang menjadi keinginannya, bahkan menghukumnya jika ia berbuat salah. Ruang-ruang kedekatan dan kasih sayang itu tidak berbekas dalam benaknya. Apalagi usia-usia beranjak remaja ini adalah masa-masa yang rawan dan masa usia yang mulai untuk mencari identitas siapa dirinya dan mulai belajar mandiri, melepaskan ketergantungan dengan orang yang ada di sekitarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wajar jika orang bijak mengatakan, “Bangunlah kedekatan dengan anak hingga umur sekolah menengah, jika seumur itu belum terjadi kedekatan dengan anak kita, maka kita akan kesulitan untuk membangun kembali kedekatan itu. Bahkan perlu usaha ekstra keras untuk membangun kedekatan dengan anak jika diumur itu belum terjalin.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah pun mencium anak-anak dan mengajak bermain dengan anak-anak dan cucu-cucunya sewaktu kecil. Ini adalah pondasi bangunan kedekatan dan kasih sayang, antara anak dengan bapak atau kakek dengan cucu. Sehingga di lain kesempatan jalinan kedekatan itu masih tertoreh indah dan tetap terjaga hingga akhir hayat. Dan jika ada permasalahan antara keduanya atau dengan yang lainnya di suatu hari, maka dengan intervensi kedekatan dan kasih sayang ini segala permasalahan akan mudah dipecahkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah pun memberikan perhatiannya yang lebih kepada anak yatim, yang tidak bisa menikmati kehadiran ayahnya di hari raya dan Rasulullah menanyakan mengapa ia bersedih di hari raya ini? Rasulullah mengajak pulang ke rumah, menggantikan pakaian dan memberikan makan, dan menyampaikan kepada sang anak yatim bahwa Rasulullah siap menjadi pengganti ayahnya, dengan mengatakan, “Apakah engkau mau saya menjadi pengganti ayahmu dan Fatimah sebagai ibumumu? Hasan dan Husein sebagai kakak dan adikmu?” Sehingga muka si anak menjadi ceria dan bermain bersama dengan keluarga Rasulullah di hari raya. Ini adalah jaminan kedekatan dan kasih sayang Rasul kepada anak yatim yang papa di hari raya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah mengaca pada kehidupan saya dengan adik saya, ada dua ganjalan yang masih menjadi pertanyaan saya. Apakah saya bisa memberikan perhatian yang sama seperti perhatian ayah saya kepada anak saya? Dan apakah saya bisa memberikan perhatian kedekatan yang sama antara anak saya sekarang dengan anak-anak saya yang lain nantinya? Wallahu’alam.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3156639589111753276-2514605630522413066?l=kutiba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kutiba.blogspot.com/feeds/2514605630522413066/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3156639589111753276&amp;postID=2514605630522413066' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3156639589111753276/posts/default/2514605630522413066'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3156639589111753276/posts/default/2514605630522413066'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kutiba.blogspot.com/2008/04/membangun-kedekatan-dengan-anak.html' title='Membangun Kedekatan Dengan Anak'/><author><name>treen</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_gCsmFAe6thI/SKTnWOZNKxI/AAAAAAAAAG0/p7KtlkFftb4/S220/muka.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3156639589111753276.post-5946103544923470655</id><published>2008-04-24T23:22:00.000-07:00</published><updated>2008-04-24T23:23:29.323-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Islam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pelajaran'/><title type='text'>Pendidikan Berlandaskan Ekonomi</title><content type='html'>Akhir-akhir ini berkembang pemikiran ekonomi yang berlandaskan pendidikan (Economic Based Education). Kalau kita berpikir terbalik, berarti target akhir pencapaian pendidikan adalah pertumbuhan ekonomi. Dari system pendidikan ini, berarti seluruh instrument dan parameter yang mendukungnya adalah standar ekonomi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Indonesia pertumbuhan ekonomi menjadi target pencapaian pendidikan ini juga berlaku. Bahkan telah mengakar ke berbagai aspek di dunia pendidikan. Meminjam istilah birokrat, bahasa yang paling mudah dimengerti adalah bahasa anggaran. Sehingga semakin besar dana proyek pendidikan, diharapkan makin besar juga hasil yang diperoleh dari pendidikan. Makanya jangan heran pendidikan menjadi ajang proyek bisnis yang menggiurkan dan harga seseorang diukur dari nilai ekonominya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menengok kebelakang, pada zaman Adam Smith yang lebih menekankan ekonomi industri, berarti hasil akhir pendidikan adalah untuk memenuhi kebutuhan industri. Sehingga sekian sekolah didirikan untuk memenuhi kebutuhan industri ini, Hingga industri-industri besar mendirikan sekolah untuk mendukung langgengnya mesin industri ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadilah ide industrialisasi pendidikan. Pemikiran industrialisasi pendidikan ini merambah ke konsep dasar pendidikan, sehingga proses pendidikan dianggap sama seperti proses industrialisasi. Akhirnya dibuatlah lembaga pendidikan yang inputnya beragam, melalui proses yang disebut ‘sekolah’, akan menghasilkan output yang seragam dalam jumlah yang mencengangkan. Bisa dilihat akhirnya, setiap tahun muncul hasil lulusan baru yang seragam, namun tidak terserap oleh kebutuhan lapangan kerja akhirnya, sekian juta orang jadi pengangguran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang terakhir, berkembang pemikiran Robert T. Kiyosaki, Sekolah-sekolah diharapkan bisa memenuhi setiap kuadran. Ada yang siap jadi pekerja, jadi professional, jadi pengusaha dan ada yang jadi investor. Walaupun ide ini belum diterapkan di sekolah, tapi efek samping dari teori ini, sudah muncul orang-orang yang bergerak di passive income. Tidak mau bekerja keras, mengharapkan hasil berlipat ganda. Mungkinkah?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita memang tidak berharap hanya apa yang terjadi sekarang ini saja. Indonesia yang sebagian besar penduduknya Muslim, memiliki Human Development Index yang jauh di bawah, dengan andalan ekspor TKW sebagai pembantu rumah tangga. Tidakkah bisa mengejar Malaysia atau negara tetangga lainnya, dengan HDI menengah dan mampu mengekspor tenaga kerja ahlinya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih jauh lagi, kalau kita bandingkan dengan tujuan pendidikan Islam yang utama adalah mengajak manusia dari kegelapan jahiliyah kepada terang benderangnya Islam, dengan menjadi hamba yang mampu beribadah dan mengabdi kepadaNya serta mampu menjadi khalifah di muka bumi ini. Bukan hanya sekedar mencari sesuap nasi dan mengabdi kepada materi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi pendidikan Islam ialah pendidikan yang menghasilkan manusia sejati yang hanya mengabdi kepada Illahi Robbi dan tidak takut kepada materi. Apalagi hanya tantangan yang bertubi-tubi.&lt;br /&gt;Tags: pendidikan, islam, ekonomi&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3156639589111753276-5946103544923470655?l=kutiba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kutiba.blogspot.com/feeds/5946103544923470655/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3156639589111753276&amp;postID=5946103544923470655' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3156639589111753276/posts/default/5946103544923470655'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3156639589111753276/posts/default/5946103544923470655'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kutiba.blogspot.com/2008/04/pendidikan-berlandaskan-ekonomi.html' title='Pendidikan Berlandaskan Ekonomi'/><author><name>treen</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_gCsmFAe6thI/SKTnWOZNKxI/AAAAAAAAAG0/p7KtlkFftb4/S220/muka.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3156639589111753276.post-7761964569886748202</id><published>2008-04-24T23:21:00.000-07:00</published><updated>2008-04-24T23:22:12.451-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pelajaran'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Keseharian'/><title type='text'>Liburan (Tinggal) Sebentar Lagi</title><content type='html'>Liburan tinggal sebentar lagi. Kalau tidak saling mengingatkan, bubuhan gaul bisa terlena dengan kegiatannya masing-masing. Keenakan nyantai, jalan-jalan, kerja or kursus. Padahal jadwal masuk tinggal sepekan. Biar tidak kaget bila saat masuk sekolah tiba, perlu siap-siap nanti jika waktu masuk telah tiba.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. Ingatkan dalam diri bahwa waktu liburan tinggal sebentar lagi dan siap-siap back to school&lt;br /&gt;   2. Siapkan laporan untuk teman-teman se-gank, buat cerita yang mengasyikan seperti cerita seribu satu malam. Kalau perlu buat tulisan bersambung dan diterbitkan di mading atau majalah sekolah.&lt;br /&gt;   3. Baju seragam yang robek dijahit, yang masih kotor dan lusuh dicuci dan setrika and yang sudah kadaluwarsa perlu beli lagi.&lt;br /&gt;   4. Alat tulis: pensil dan buku disortir, yang masih sisa dipakai dan yang udah abis ... ya cari lagi.&lt;br /&gt;   5. Cari informasi diktat dan buku penuntun yang akan dipakai setelah masuk, sapa tahu bisa cari second, he..he.. murah lagi! Plus ada bonus kerjaan pendahulu.&lt;br /&gt;   6. Buka-buka kembali pelajaran yang lalu, untuk memanasi otak dan mengingatkan kembali. Jangan sampai saat pertama kali masuk masih bengong.&lt;br /&gt;   7. Atur jadwal sebagai mana saat masuk sekolah terdahulu. Kesibukan yang lain mulai dikurangi. Apalagi yang masih santai, siap-siap tuh panasin mesin.&lt;br /&gt;   8. Selesaikan pekerjaan yang direncanakan untuk liburan agar tidak tersisa setelah masuk nanti. Finishing touch gitcu kata orang kulon.&lt;br /&gt;   9. Nah, kalo liburan tinggal satu ato dua hari, tinggalin gih kegiatan lain. Siapkan barang-barang ke sekolahan n juga siapin fisik biar besok pagi berangkat ke sekolah dengan ceria tanpa kedodoran. Olahraga gitcu, jangan molor terus.&lt;br /&gt;  10. Yang terakhir nih, siap mental men! Sapa tahu pagi-pagi ada kejadian luar biasa dan kejutan mendadak. yang pasti ada perubahan di sana-sini. Gacoan baru, murid baru, guru baru, kelas baru n serba baru yang lain. Jangan lupa ada juga teman kita yang dulu kadang juga ada yang pergi. Jangan-jangan kitanya juga yang ngacir dari sekolah. Khan bisa all in new. Yess!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sepuluh tips, cukup kan? kalo kurang tambah sepuluh soal lagi”,  itu cuap-cuap guru di depan kelas. Ya sudah sampai di sini aja. Yang penting sampai di kelas nanti gak semaput mendadak, karena ada sesuatu yang berbeda sebelumnya or kita gak siap menghadapi serbuan keadaan. Bye-bye.......Selamat Tinggal Liburan Yang Mengasyikan?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3156639589111753276-7761964569886748202?l=kutiba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kutiba.blogspot.com/feeds/7761964569886748202/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3156639589111753276&amp;postID=7761964569886748202' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3156639589111753276/posts/default/7761964569886748202'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3156639589111753276/posts/default/7761964569886748202'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kutiba.blogspot.com/2008/04/liburan-tinggal-sebentar-lagi.html' title='Liburan (Tinggal) Sebentar Lagi'/><author><name>treen</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_gCsmFAe6thI/SKTnWOZNKxI/AAAAAAAAAG0/p7KtlkFftb4/S220/muka.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3156639589111753276.post-4632874903631414305</id><published>2008-04-24T23:20:00.000-07:00</published><updated>2008-04-24T23:21:20.252-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Islam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pelajaran'/><title type='text'>Liburan Bukan Waktu Untuk Dihabis-Habiskan</title><content type='html'>Rasanya memang asyik menyambut liburan panjang. Apalagi menikmatinya. Sedaaap… kaya es krim. Bubuhan gaul bisa pusing tujuh keliling untuk menghabiskan waktu liburan ini. Sebulan men! Untuk apa ya? Kita kan biasanya sekolah. Paling-paling libur hanya sehari. Itu cukup untuk bayar utang begadang semalaman. Lha ini sebulan!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mau guring (or ngorok) terus, paling bertahan sepekan. Berikutnya udah bosen. Jalan-jalan sepekan, berikutnya.... keliling. Ke rumah nenek, ke rumah kakek, ke rumah tante, ke rumah om, ke rumah teman, ke rumah sodara-sodara... ke rumah cucu kali ya. Itu pun hanya sepekan. Dua pekan lagi ngapain? Bisa mati berdiri nih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mo cari kerjaan gak punya koneksi, mo cari proyek biasanya tiga bulan sekali, mo ngrusakin motor udah ada layanan service n asuransi. Ahhh terserahlah mo ngapain kek yang penting isi waktu biar libur nggak ngluyur  n jadi ngawur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nih dia napa bingung? Banyak orang yang kekurangan waktu, Gue kok kehabisan waktu untuk ngapain.  Bisa ditendang sama yang buat waktu. kapok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalo mau yang santai, jalan-jalan, atau malas-malasan di rumah untuk menghabiskan waktu liburan. Bagi bubuhan gaul yang serius, bisa bantu ortu, kerja sampingan, bahkan ada yang belajar lebih giat untuk memperdalam pengetahuan spesialisasi. Ada juga yang buat acara khusus liburan, seperti: camping, study tour, magang, ikut pelatihan or kursus, and etc...etc. Kebanyakan bubuhan gaul yang serius ini nih, jadi orang-orang yang sukses liburannya. Napa? Because udah siap-siap liburan sebelum waktu libur. (Lho bukannya liburan itu maunya nyantai, kok malah disiapin?) Bukan hanya seneng libur tapi gedubrrrraaak waktu libur datang aku ngapain gih? Jadilah pengangguran beneran selama sebulan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biar liburan kita ada asilnya ikuti beberapa hal berikut ini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. Coba instrospeksi diri, apa sih kekuranganmu selama ini? Dalam bidang apa yang sekiranya masih kedodoran. Example: pelajaran, skill (keterampilan---tahu?), keuangan, pengalaman, bahasa, etc n etc. Kalo kamu gak tahu kekurangan dirimu, beh! kamu jadi orang hebat karena kamu jadi orang super ... jeblok. Ngaca dong.&lt;br /&gt;   2. Cari info gimana meng-up grade kekuranganmu itu. Kepada siapa, di mana, dst. Tanya ke teman, kerabat, handai tolan., koran, majalah, internet, apa aja. Jieeh.&lt;br /&gt;   3. Tetapkan prioritas sesuai minatmu untuk mengisi liburan. Biasanya di luaran banyakl sekali paket liburan yang ditawarkan. Kalo gak diprioritaskan kalian bisa ngaco asal ikut paketnya, gak sesuai target hasilnya.&lt;br /&gt;   4. Ngiter-ngiter cari tempat yang pas sesuai minat dan keinginanmu tentang apa yang pengen di-up grade.&lt;br /&gt;   5. Jangan lupa sesuaikan dengan persiapan anggaran belanjamu. Nah bagi yang pengen kerja, khan perlu modal untuk transport n konsumsi. Kecuali bisa kerja di tempat nyokap, sodara ato hubungan nepotisme yang lain. Modal ditanggung, man! Alias gratiss!&lt;br /&gt;   6. Cari info juga tentang isi paket liburan itu, bagaimana seluk-beluknya, apa yang perlu disiapin, kapan waktu mulai n berakhir, yang utama cocok gak dengan tujuan kamu. Nah urutan no. 1 – 6 ini kalo bisa sebelum waktu liburan datang sudah dapat. Jadi pas liburan tinggal ikuti urutan berikutnya.&lt;br /&gt;   7. Kalo sudah siap, daftarin diri, persiapkan segala amunisi, Hurrah, liburan datang! Syukur-syukur urutan ini juga sudah siap saat menjelang libur. Jadiii...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tinggal berangkat dengan tenang ke alam liburan yang telah dipersiapkan. Selamat! Bubuhan gaul gak perlu lagi diucapin: Turut Berduka Cita Atas Datangnya Liburan Tahun Ini, karena kamu tidak mempersiapkan diri!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3156639589111753276-4632874903631414305?l=kutiba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kutiba.blogspot.com/feeds/4632874903631414305/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3156639589111753276&amp;postID=4632874903631414305' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3156639589111753276/posts/default/4632874903631414305'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3156639589111753276/posts/default/4632874903631414305'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kutiba.blogspot.com/2008/04/liburan-bukan-waktu-untuk-dihabis.html' title='Liburan Bukan Waktu Untuk Dihabis-Habiskan'/><author><name>treen</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_gCsmFAe6thI/SKTnWOZNKxI/AAAAAAAAAG0/p7KtlkFftb4/S220/muka.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3156639589111753276.post-5383227826007978215</id><published>2008-04-24T23:18:00.000-07:00</published><updated>2008-04-24T23:19:07.776-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Islam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pelajaran'/><title type='text'>Belajar Mandiri</title><content type='html'>Beberapa saat belajar telah kita lalui, di sini mungkin kita telah bisa menyesuaikan diri. Semoga motivasi belajar tidak kendor menghadapi pelajaran dan latihan yang ada. Juga kondisi sekolah yang berbeda. Dengan tekad yang kuat dilandasi niat yang ikhlas nan suci, insya Allah akan dikabulkan do’a-do’a hambanya yang terus berusaha. (khan do’anya tidak hanya mau ujian saja? Tull…nggak?)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tekad yang kuat ni diwujudkan dengan usaha yang keras dengan belajar yang intensif, terus menerus dan terpadu. Yahh kayak pemusatan latihan gitu,. Hingga nantinya siap tempur (kayak perang beneran aja!) menghadapi soal-soal test. Pepatah mengatakan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Hadapilah latihan bagaikan pertempuran yang sebenarnya, dan anggaplah pertempuran bagai latihan biasa saja”. Untuk itu kita dituntut siap setiap saat menghadapi tantangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berawal dari diri sendiri, niat, semangat dan kepercayaan diri yang bersandar pada keyakinan akan pertolongan Allah, akan mendukung keberhasilan semua amal usaha kita di hari nanti, Insya Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuh, ingatkan peringatan Allah SWT dalam Al Qur’an:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan suatu kaum, sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri”. ( QS Ar-Ra’ad: 11) [Mei, 1994]&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3156639589111753276-5383227826007978215?l=kutiba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kutiba.blogspot.com/feeds/5383227826007978215/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3156639589111753276&amp;postID=5383227826007978215' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3156639589111753276/posts/default/5383227826007978215'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3156639589111753276/posts/default/5383227826007978215'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kutiba.blogspot.com/2008/04/belajar-mandiri.html' title='Belajar Mandiri'/><author><name>treen</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_gCsmFAe6thI/SKTnWOZNKxI/AAAAAAAAAG0/p7KtlkFftb4/S220/muka.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3156639589111753276.post-3633217961272132420</id><published>2008-04-24T23:16:00.000-07:00</published><updated>2008-04-24T23:17:56.590-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Islam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pelajaran'/><title type='text'>Ulangan Lagi-Ulangan Lagi</title><content type='html'>Ulangan Lagi. Ulangan Lagi. Eh oh ada yang ngeluh juga…. Ujian lagi. Ujian lagi. (sekarang bukan disebut Ulangan Harian tapi Ujian Kompetensi Dasar alias UKD) Kenapa sih kok harus ada ujian segala. Memang kalau gak pake ujian gak bisa apa? Truzz ujiannya susah lagi. Sambil menggerutu, tapi tetap aja bawa buku ke mana-mana sambil komat-kamit. (maksudnya ngemut permen karet gitcu…Bukan ngapalin pelajaran) Truzz kenapa harus bawa buku segala? Biar dianggap belajar oleh ortu. Kan gak kena marah Yeee… emang belajar kalo dimarahi aja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Truzz gimana dong biar gak ngeluh. Truzz …truzz… kanan.. kanan.. kiri.. kiri (emang tukang parkir). Yah emang masih jadi pelajar. Tugas utamanya kan belajar. Belajar apa saja yang baik untuk bekal di hari nanti, yang utama bekal akhirat lho. Memang hidup ini dari buaian hingga ke liang lahat harus belajar. Ini katanya orang barat sono disebut Long Life Education ato kate orang Arab Tarbiyah Madal Hayah (eh betul gak ya).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingat gak waktu kamu masih bayi. (Yee udah gede gini manna ingat masih bayi yang suka ngompol itu…ah jadi malu J) Belajar gerak, tengkurap … merangkak kemudian jalan. Nah saat merangkak ini nih kan pastinya pernah terjatuh, terguling, terhantuk dinding, terpeleset lantai, etc, but kita gak ngeluh. Teruuuzzz aja merangkak… merangkak… berjalan tertatih-tatih hingga bisa berjalan tegap seperti kamu sekarang yang gagah-gagah en cantik-cantik. Tapi gak kapok kan? Paling hanya menangis panggil mama… mama…. mama… Waktu terguling, terhantuk, terjatuh, terpeleset itulah ujian yang harus kamu lalui. Hingga kamu bisa tegap berdiri kemudian berlari…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitulah ujian. Ujian itu sudah sunatullah. Sudah digariskan kepada semua hambaNya. Lihat tuh Firman Allah SWT  yang artinya: “Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan (yang sebenar-benarnya). Dan hanya kepada Kamilah kamu kembali.” (QS Al Anbiyaa’: 35)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jelaslah kalo kita itu pasti diuji oleh Allah SWT dengan keburukan dan kebaikan atau kesusahan dan kesenangan yang dicobakan kepada kita. Makanya gak usah ngeluh and kapok. Lakoni aja dengan usaha sebaik-baiknya and tawakal kepada-Nya. Yang jelas ujian juga sesuai dengan batas kemampuan manusia. Benarkan: Allah tidak membebani seseorang, melainkan sesuai dengan kesanggupannya (QS Al Baqarah: 286)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manfaat Ujian&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;But napa sih harus ada ujian segala? Coba deh buka-buka beberapa ayat Qur’an, diantaranya kita bisa tahu beberapa maksud Allah memberikan ujian kepada manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   1. Agar mengetahui yang benar dan dusta&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yakin gak kita terhadap ilmu yang kita miliki dan juga kita peroleh dengan benar? Kalo memang udah yakin napa takut ujian? Kalo gak yakin akan bantuan Allah, pasti dah termasuk golongan yang dusta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan saja mengatakan: “Kami telah beriman, sedang mereka tidak diuji lagi? Dan sesungguhnya Kami telah menguji orang-orang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta” (QS Al ‘Ankabuut: 2-3)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Neh, kapan lagi kita dianggap bisa, kalo kita tidak pernah dites sesuai ukuran yang ditentukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   2. Siapa yang bersyukur&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan demikianlah telah Kami uji sebahagian mereka (orang-orang yang kaya) dengan sebahagian mereka (orang-orang yang miskin), supaya (orang-orang yang kaya itu) berkata: “Orang-orang semacam inikah diantara kita yang diberi anugerah oleh Allah kepada mereka?” (Allah berfirman): “Tidakkan Allah lebih mengetahui tentang orang-orang yang bersyukur (kepada-Nya)?” (QS Al An’aam: 53)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   3. Siapa yang berjihad dan bersabar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan sesungguhnya Kami benar-benar akan menguji kamu agar Kami mengetahui orang-orang yang berjihad dan bersabar diantara kamu; dan agar Kami menyatakan (baik buruknya) hal ihwalmu.(QS Muhammad: 31)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   4. Siapa yang bersabar dan bertakwa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kamu sungguh-sungguh akan diuji terhadap hartamu dan dirimu. Dan kamu sungguh-sungguh akan mendengar dari orang-orang yang diberi kitab sebelum kamu dan dari orang-orang yang mempersekutukan Allah, gangguan yang banyak dan menyakitkan hati. Jika kamu bersabar dan bertakwa, maka sesungguhnya yang demikian itu termasuk urusan yang patut diutamakan. (QS Ali Imran: 186)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   5. Siapa yang lebih baik amalnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang menjadikan mati dan hidup, supaya Dia menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya”. (QS Al Mulk: 2)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sikap orang yang dapat ujian&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Bila ujian itu datang pada kita, banyak-banyak memuji Allah, memanjatkan do’a serendah-rendah diri kita di hadapan Allah SWT serta bertaubat akan kesalahan-kesalahan yang kita lakukan. “Dan Daud mengetahui bahwa Kami mengujinya; maka ia meminta ampun kepada Rabbnya lalau menyungkur sujud dan bertaubat” (QS Shaad: 24)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; 2. Berusaha secara sungguh-sungguh dengan segala daya upaya. (Pastinya ini dengan cara yang benar dan halal lho). Untuk berhasil keluar dari ujian tersebut dengan sebaik-baiknya.  “Sesungguhnya Allah tidak merobah keadaan suatu kaum, sehingga mereka merobah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri” (QS Ar Ra’d: 11)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; 3. Menggantungkan dan mengembalikan seluruh usaha kita kepada Allah SWT. Setelah berusaha dengan sebaik-baiknya tinggal kita serahkan kepada Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; “Yaitu orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan: “Inna lillaahi wa inna ilaihi raaji’uun” (yang artinya: Sesungguhnya kami adalah milik Allah dan kepadaNyalah kami kembali) (QS al Baqarah: 156)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini nih, kalo sudah diserahkan hasilnya kepada Allah. Kalo hasilnya tidak memuaskan, tidak menggerutu, ngomel apalagi menyalahkan orang lain atau lebih dari itu. Dan jika dapat nilai bagus, kita kembali bersyukur. Nah, kalau menganggap nilai bagus itu juga merupakan ujian dari Allah, maka kita pun mengucapkan ungkapan serupa. Sehingga mengembalikan ujian dan cobaan itu semua datangnya dari Allah dan kembali kepada Allah SWT. Ya enggak?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; 4. Jika keberhasilan telah datang dan bantuan Allah itu berpihak padamu, maka sikap bertasbih, memuji Allah dan mohon ampun itu lebih baik bagi kita. “Apabila telah datang pertolongan Allah dan kemenangan, dan kamu lihat manusia masuk agama Allah dengan berbondong-bondong, maka bertasbihlah dengan memuji Rabbmu dan mohonlah ampun kepada-Nya,. Sesungguhnya Dia adalah penerima taubat”. (QS An Nahsr: 1-3)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; 5. Dapat nilai bagus pun itu juga ujian dari Allah. Makanya kamu gak boleh gede kepala setelah dapat nilai bagus. “Maka apabila manusia ditimpa bahaya ia menyeru Kami, kemudian apabila Kami berikan kepadanya nikmat dari Kami ia berkata: “Sesungguhnya aku diberi nikmat itu hanyalah karena kepintaranku”. Sebenarnya itu adalah ujian, tetapi kebanyakan mereka tidak mengetahui.” (QS Az Zumar: 49)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biar ujian kamu berhasil, persiapkan dengan sekuat tenaga dan dengan cara yang dibenarkan. Ada motto yang patut ditiru, anggaplah latihan itu sebagai perang beneran dan anggaplah perang itu sebagaimana latihan. And ujian anggaplah sebagaimana kamu belajar biasa-biasa saja. Tentunya setelah kamu sungguh-sungguh belajar sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingat tuh ayat al-Qur’an tadi, “Sesungguhnya Allah tidak merobah keadaan suatu kaum, sehingga mereka merobah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri” (QS Ar Ra’d: 11) Insya Allah kamu berhasil!!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3156639589111753276-3633217961272132420?l=kutiba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kutiba.blogspot.com/feeds/3633217961272132420/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3156639589111753276&amp;postID=3633217961272132420' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3156639589111753276/posts/default/3633217961272132420'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3156639589111753276/posts/default/3633217961272132420'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kutiba.blogspot.com/2008/04/ulangan-lagi-ulangan-lagi.html' title='Ulangan Lagi-Ulangan Lagi'/><author><name>treen</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_gCsmFAe6thI/SKTnWOZNKxI/AAAAAAAAAG0/p7KtlkFftb4/S220/muka.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3156639589111753276.post-4387587051844715528</id><published>2008-04-23T22:05:00.000-07:00</published><updated>2008-04-23T22:06:28.580-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Islam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sejarah'/><title type='text'>Ibnul Qayyim Al-Jauziyah: Tabi’it Tabi’in Terakhir</title><content type='html'>“Kak Ihsan mau ke mana? Pagi-pagi kok tidak siap-siap ke sekolah seperti biasanya”, tanya Iman kepada kakaknya. &lt;br /&gt;“Hari ini ada kunjungan ke Pesantren Ibnul Qayyim di kilo”, jawab Ihsan. &lt;br /&gt;“Wah, saya minta oleh-olehnya ya Kak?”, rengek Iman.&lt;br /&gt;“Ya, nanti saya ceritakan apa yang saya peroleh dari sana”, jawab Ihsan.&lt;br /&gt;“Ya iyalah, Kak… Masa saya minta oleh-oleh pizza dari sana?”, kata Iman sambil bercanda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malamnya Ihsan menepati janjinya kepada Iman. Ia menceritakan oleh-oleh berkunjung ke Pesantren Ibnul Qayyim. Ketika asyik bercerita, Iman menyela lagi, “Siapa sih kak Ibnu Qayyim itu?”&lt;br /&gt;“Pertanyaan ini jadi cerita besok aja ya, Man?”, Ihsan menggoda.&lt;br /&gt;“Tidak Kak. Harus hari ini”, tampik Iman.&lt;br /&gt;“Ya, sudah. Kalau ada kekurangan ceritanya dilanjutkan aja lain waktu”, kata Ihsan.&lt;br /&gt;“Tidak apa-apa Kak”, jawab Iman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dimulai ya… Ibnul Qayyim Al Jauziyah, begitulah beliau sering dipanggil. Nama aslinya adalah Muhammad bin Abi Bakr bin Sa’ad bin Qariz Az Zur’i Ad Dimisyqi. Beliau diberi julukan Syamsuddin yang artinya matahari agama. Nama kunyah (alias) beliau Abu Abdillah. Dikenal dengan nama Ibnul Qoyyim Al Jauziyah. Nama Al Jauziyyah adalah nama madrasah (sekolahan) dimana dahulu ayahnya menjadi Qoyyim (kepala) di madrasah itu”, kata Ihsan memulai cerita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ibnul Qayyim diakui para ulama sebagai tabi’it tabi’in yang terakhir berdasarkan keilmuan dan jihad beliau. Karena dianggap, setelah itu sampai sekarang tidak ada ahli ilmu yang sekaligus bisa mempraktekkan dalam kehidupan amal dan jihadnya seperti beliau dan para pendahulu Islam ini”, terang Ihsan.&lt;br /&gt;“Kak, tabi’it tabi’in itu apa sih?”, Tanya Iman lagi.&lt;br /&gt;“Kamu tahu sahabat Rasul kan?”, Ihsan membalik pertanyaan ke Iman.&lt;br /&gt;“Tahu, Sahabat Rasul adalah orang yang sering bertemu dengan Rasulullah SAW juga menuntut ilmu dari Rasul dan mengamalkan ilmunya”, jawab Iman cepat.&lt;br /&gt;“Nah, tabi’in ini adalah orang-orang yang tidak lagi bertemu Rasulullah SAW, tapi sering bertemu dengan sahabat Rasululullah SAW. Sedangkan tabi’it tabi’in adalah orang yang sering bertemu dengan tabi’in tadi untuk menuntut ilmu dan mengamalkannya. Gitu”, jawab Ihsan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Jadi Ibnul Qayyim ini adalah orang yang ‘I’tiba’ (mengikuti) ajaran Rasulullah SAW secara utuh setelah sahabat dan tabi’in walaupun tidak bertemu langsung dengan Rasulullah. Gitu ya Kak?”, kata Iman ingin menegaskan.&lt;br /&gt;“Iya. Ibnul Qayyim itu paling tidak sudah tiga tingkatan setelah Rasulullah”, kata Ihsan lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ibnul Qayyim lahir tanggl 7 Shaffar 691 H atau 4 Februari 1292 M di kampung Zara' dari perkampungan Hauran, sebelah tenggara Damsyq (Damaskus), Suriah”, kata Ihsan.&lt;br /&gt;“Selanjutnya, Ibnul Qayyim adalah seorang imam, hafidz, pentahqiq, ahli ushul, ahli agama, ahli bahasa, pemilik pena yang tajam, dan penulis banyak karya yang berkualitas. Kitab-kitabnya masih bisa kita baca dan menjadi rujukan dan semua bidang ilmu. Kitab-kitab yang sering dibaca sampai sekarang diantaranya: Mada Rijus Salikin, Al Fawa'id, Kitabur Roh, Zaadul Ma'ad, dan masih banyak lagi. Paling tidak kamu pernah dengarkan nama-nama kitab itu”, tanya Ihsan kepada Iman.&lt;br /&gt;“Pernah, Kak. Kitabur Ruh. Kitab itu pernah dibawa oleh guru ngaji saya di mushalla waktu cerita tentang ruh”, jawab Iman.&lt;br /&gt;”Dari ayahnya, Ibnu Qayyim belajar ilmu faraidl karena sang ayah memang sangat menonjol dalam ilmu itu. Diantara guru-guru Ibn Qayyim adalah Ibn Abd al Daim, Isa al Mutha`im, al Qadhi Taqy al Din ibn Sulaiman, Ibn Al Syaraazy, al Syahab al Naabalasy al `Abir, Isma`il ibn Maktum, Fatimah binti Jauhar dan masih banyak lagi yang lainnya. &lt;br /&gt;Selain itu, dia belajar bahasa Arab dari Ibnu Abi al-Fath al-Baththiy dengan membaca kitab-kitab Al-Mulakhkhas li Abil Balqa', kitab Al-Jurjaniyah, juga sebagian besar kitab Al-kafiyah was Syafiyah. Kepada Syaikh Majduddin at-Tunisi dia belajar satu bagian dari kitab Al-Muqarrib li Ibni Ushfur. &lt;br /&gt;Berguru ilmu ushul fikih kepada al Shafy al Hindy. Mendalami ilmu fiqih kepada al Majd al Haraany al Taqy al Din ibn Taimiyyah yang banyak membentuk sistem berfikirnya. Ibnul Qayyim juga banyak sekali menyerap ilmu dari gurunya yang disebut terakhir, bahkan selalu menyertai gurunya tersebut sampai dia menutup mata untuk yang terakhir kalinya.&lt;br /&gt;Al Hafidz Ibn Hajar Al Asqalany berkata, Andaikata Syaikh Ibnu Taimiyyah tidak memiliki riwayat hidup lain kecuali hanya muridnya yang satu ini yaitu Ibnul Qayyim, pasti hal ini sudah cukup untuk menunjukkan keagungan dan kedudukannya.&lt;br /&gt;Berkat pendidikan intensif yang diberikan orangtuanya, Ibnul Qayyim pun tumbuh menjadi seorang yang dalam dan luas pengetahuan serta wawasannya. Terlebih ketika itu, bidang keilmuan sedang mengalami masa jaya dan para ulama pun masih hidup”, papar Ihsan panjang lebar.&lt;br /&gt;“Jadi, Ibnul Qayyim itu murid yang rajin menuntut ilmu dong, Kak?”, tanya Iman lagi.&lt;br /&gt;“Ya, tidak hanya menuntut ilmu, tapi juga mengamalkannya dalam jihad”, jawab Ihsan.&lt;br /&gt;“Apa buktinya, Kak?”, tanya Iman lagi.&lt;br /&gt;“Beliau hidup di masa bergelombangnya fitnah-fitnah dan tersebarnya ujian-ujian terhadap Islam. Mulai fitnah Tatar sampai fitnah Syiah, juga fitnah tersebarnya mazhab Asy'ariyah yang menyimpang dan lain-lainnya. Beliau turun di setiap medan bagai tentara berkuda yang besar dengan membawa pedang, pena, dan mata lembing. Beliau menulis, berjihad, dan membela. &lt;br /&gt;Beliau berguru dan menemani Ibnu Taimiyyah sepanjang hidupnya, menjadi muridnya, beliau pikul beban jihad bersama guru beliau, menolong madzhabnya, dan beliau bawa bendera jihad sesudah kematian guru beliau Ibnu Taimiyyah pada tahun 728 H.&lt;br /&gt;Beliau berdua seakan tak terpisahkan. Keduanya pernah dipenjara, dihina dan diarak berkeliling bersama sambil didera dengan cambuk di atas seekor onta. Beliau pernah diikat di sebuah batang pohon kurma setelah merasakan siksaan dan diseret dengan unta sambil dicambuk dengan cemeti besi. Setelah Ibnu Taimiyah wafat, Ibnul Qayyim pun dilepaskan dari penjara. Disela-sela penahanan atas diri beliau, beliau lebih sering untuk membaca al Qur`an, bertadabbur dan berfikir yang menyebabkan Allah membukakan banyak kebaikan dan ilmu yang luas bagi beliau.”, jelas Ihsan.&lt;br /&gt;“Hebat sekali ya Kak, cobaan yang beliau hadapi. Tapi apa yang Kakak tahu tentang keilmuan beliau yang lain selain ilmu agama?”, tanya Iman menyelidik.&lt;br /&gt;“Kalau beliau itu sebagai ahli agama dan penulis buku, kamu sudah tahu. Beliau juga mengajar di Madrasah Shadriyyah sekaligus sebagai pimpinan Madrasah al Jauziyah dalam kurun waktu yang lama, dimana tempat ayah beliau menjadi pimpinan dahulu. Kamu juga tahu kalau Ibnul Qayyim juga ahli perang di medan jihad. &lt;br /&gt;Pada salah satu bukunya, detail tentang peperangan itu menjelaskan tentang pedang, baik ukurannya, bentuknya, cara pegangnya, cara merawatnya, bahkan sampai menyarungkannya pun beliau tulis. Begitu juga untuk unta dan keledai. Beliau tulis detail sekali. &lt;br /&gt;Sampai-sampai penerjemah buku tentang perang itu mengatakan begitu luas ilmu yang diamalkan beliau, sampai hal-hal sekecil itu beliau tulis. Berarti beliau bukan hanya penulis buku. Tapi tahu persis situasi dan detail apa yang diperlukan dalam peperangan dan strateginya”, papar Ihsan bersemangat.&lt;br /&gt;“Masih ada lagi, beliau juga ahli pengobatan”, pancing Ihsan.“Wah, masa iya Kak?”, tanya Iman semakin penasaran.&lt;br /&gt;“Coba cari bukunya yang berjudul Ath Thibbun Nabi tentang metode pengobatan Nabi. Nah, berarti beliau kan juga ahli pengobatan. Dan masih banyak lagi keahlian beliau. Bahkan tentang nyanyian dan ramalan bintang”, lanjut Ihsan.&lt;br /&gt;“Ada lagi Kak?”, rajuk Iman penasaran.“Sudah ya Man. Ditutup aja dulu. Gini… cerita akhirnya. Ibnu Qayyim al-Jauziyah, wafat pada malam Kamis, tanggal 13 Rajab tahun 751 Hijriyah. Setelah dishalatkan keesokan harinya usai shalat Dzuhur di Masjid Jami Besar Dimasyq (Al-Jami Al-Umawi), ulama ini dikuburkan di tanah pekuburan Al-Babus Shaghir diantara pekuburan keluarganya. Begitu kisah hidup beliau ini”, lanjut Ihsan.&lt;br /&gt;“Sudah Man. Sudah malam. Siap-siap tidur’, kata Ihsan mengakhiri.“Iya Kak. Terima kasih”, jawab Iman.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3156639589111753276-4387587051844715528?l=kutiba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kutiba.blogspot.com/feeds/4387587051844715528/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3156639589111753276&amp;postID=4387587051844715528' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3156639589111753276/posts/default/4387587051844715528'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3156639589111753276/posts/default/4387587051844715528'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kutiba.blogspot.com/2008/04/ibnul-qayyim-al-jauziyah-tabiit-tabiin.html' title='Ibnul Qayyim Al-Jauziyah: Tabi’it Tabi’in Terakhir'/><author><name>treen</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_gCsmFAe6thI/SKTnWOZNKxI/AAAAAAAAAG0/p7KtlkFftb4/S220/muka.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3156639589111753276.post-8547958468602218749</id><published>2008-04-23T21:59:00.000-07:00</published><updated>2008-04-23T22:05:13.958-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Islam'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerita'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sejarah'/><title type='text'>AL-AZHAR: TETAP TEGAR SEPANJANG ZAMAN</title><content type='html'>Musim haji sudah usai. Paman Hisyam, nenek Hishmah dan kakek Wahab baru datang dari tanah suci. Fatma ingin dekat dengan Paman Hisyam, karena memang sudah lama ia tidak bertemu. Mereka saling bercerita melepas rasa kangen. &lt;br /&gt;Paman Hisyam adalah mahasiswa Al-Azhar.  Kata Paman Hisyam, ia setelah menunaikan haji bersama, sekalian pulang ke tanah air, mengantarkan nenek dan kakek. &lt;br /&gt;Fatma penasaran sekali ingin mendengar cerita tentang tempat Paman Hisyam menuntut ilmu tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ceritakan dong, Paman tempat Paman belajar itu,” rengek Fatma.&lt;br /&gt;“Ya. Saya mulai, asal kamu perhatikan, ya”, kata Paman Hisyam.&lt;br /&gt;“Al-Azhar adalah lembaga waqaf yang didirikan pada masa bani Fathimiyah oleh Panglima Jauhur Ash-Shiqili. Al-Azhar dibangun sejak 29 Jumadil Ula 359 H/970 M berupa masjid. Digunakan untuk sholat Jumat bersama pada tanggal 7 Ramadhan 361 H. Berarti sudah berapa tahun Al-Azhar berdiri sampai sekarang?”, kata Paman Hisyam.&lt;br /&gt;Karena sibuk mendengarkan, Fatma kaget. “Apa Paman?”, Tanya Fatma memperjelas.&lt;br /&gt;“Sekarang kurang lebih berusia 1070 tahun. Lama kan?”, jelas Paman Hisyam. Makanya mendengarkan cerita tidak boleh sambil bengong”, kata Paman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Pendirian masjid ini awalnya dilakukan oleh Panglima ‘Amru bin ‘Ash ketika menguasai Mesir. Atas perintah Khalifah Umar, Panglima ‘Amru mendirikan masjid pertama di Afrika yang kemudian dinamakan masjid ‘Amru bin Ash di kota Fushthat, sekaligus menjadi pusat pemerintahan Islam Mesir ketika itu, selanjutnya dimasa dinasti Abbasiyah ibukota pemerintahan ini berpindah lagi ke kota yang disebut Al-Qotho’i dan ditandai dengan pembangunan masjid bernama Ahmad bin Tholun.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sudah menjadi suatu kaedah tak tertulis bahwa peradaban Islam di suatu daerah selalu dikaitkan dengan peran masjid jami’ (masjid negara) dikawasan tersebut. Hal ini mungkin diilhami dari kerja nyata Rasulallah SAW. Ketika hijrah ke Madinah. Tugas pertama yang beliau lakukan adalah membangun Masjid Nabawi. Ini menandakan peran masjid yang tidak hanya terbatas pada kegiatan rituan semata. Tapi lebih dari itu, masjid adalah sentral pemerintahan Islam, sarana pendidikan, mahkamah, tempat mengeluarkan fatwa, dan sebagainya”, lanjut Paman Hisyam. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian…&lt;br /&gt;“Tiba era Daulah Fathimiyyah (358 H./969 M.) ibukota Mesir berpindah ke daerah baru atas perintah Khalifah Al-Mu’iz li Dinillah yang menugasi panglimanya, Jauhar Ash shiqilli, untuk membangun pusat pemerintahan. Setelah melalui tahap pembangunan daerah ini dinamai kota Al-Qohirah.”&lt;br /&gt;“Nah, pada masa khalifah Al Aziz billah, sekeliling Jami’ Al-Qohirah dibangun beberapa istana yang disebut Al Qushur Az Zahirah. Istana-istana ini sebagian besar berada disebelah timur (kini sebelah barat masjid Husein), sedangkan beberapa sisanya yang kecil disebelah barat (dekat masjid Al Azhar sekarang), kedua istana dipisahkan oleh sebuah taman nan indah. Keseluruhan daerah ini dikenal dengan sebutan “Madinatul Fatimiyyin Al-Mulukiyyah”. Kondisi sekitar yang begitu indah bercahaya ini mendorong orang menyebut Jami’ Al-Qohirah dengan sebutan baru, Jami’ Al Azhar . Gitu Fatma…”, lanjut Paman Hisyam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dinamakan Al-Azhar berasal dari kata Zahra’ yang berarti bersinar, bercahaya, berkilauan; karena Al-Azhar banyak ilmuwan dan ulama internasional. Pada abad ke-9 H muncul ilmuwan, seperti Ibnu Khaldum, Al-Farisi, As-Suyuthi, Abdul Latif Al-Baghdadi, Al-Magrizi dan lain-lain yang telah mewariskan ensiklolopedi Islam dan arab”, terang Paman Hisyam lagi.&lt;br /&gt;“Pada abad pertengahan masehi, Al-Azhar jadi benteng ummat Islam untuk melawan penguasaan dan penjajahan bangsa Eropa, baik Nasrani maupun Yahudi. Ini mewarisi perilaku Shalahuddin Al-Ayyubi di 1171 M, yang mampu merebut kembali Masjidil Aqsha di Palestina ke dalam pangkuan Islam”, jelas Paman Hisyam.&lt;br /&gt;“Wah seru sekali cerita Paman ini”, kata Fatma memperhatikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Pada pertengahan abad ke XX, di Azhar mulai mempelajari sistem penelitian yang dilakukan universitas di barat, dengan mengirim alumni-alumni terbaiknya belajar di Eropa dan Amerika. Tujuanya adalah untuk mengikuti perkembangan ilmiah di tingkat internasional sekaligus upaya perbandingan dan pengukuhan Islam yang benar. Pembenahan ini tidak lepas dari jasa Syekh Muhammad Abduh (1849–1905 M) yang mengusulkan perbaikan sistem pendidikan Al-Azhar dengan memasukan Ilmu-ilmu moderen ke dalam kurikulumnya. Seperti fisika, Ilmu Pasti, Filsafat, Sosiologi, dan Sejarah. Tadinya pendidikan di Al-Azhar ini dengan sistem tradisional”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Paman, bagaimana caranya kok bisa bertahan lama?”, tanya Fatma ingin tahu.&lt;br /&gt;“Wah, Al-Azhar ini selain dibantu oleh khalifah pada masa itu, juga keuangannya dari orang-orang kaya yang ada dan dukumpulkan. Pernah lho kas Al-Azhar ini sampai sepertiga dari keuangan negeri Mesir. Hebatkan?”, seru Paman Hisyam.&lt;br /&gt;“Sekarang Al Azhar mempunyai rumah sakit Universitas: Husein Hospital, Zahra’ Hospital, dan Bab el Sya’riah Hospital. Lembaga pendidikan Dasar dan Menengah (Al Ma’ahid A Azhariyah). Biro Kebudayaan dan missi Islam (Idarah Ats-tsaqofah wal Bu’uts Al Islamiyah). Majlis tinggi Al Azhar (Al Majlis Al A’la Lil Azhar) Lembaga Riset Islam (Majma’ Al Buhuts Al Islamiyah). Hai’ah Ighatsah Al Islamiyah. Hebatkan…?,” terang Paman Hisyam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Nah, sejak mula berdirinya, studi Al Azhar selalu terbuka untuk semua pelajar dari seluruh dunia, hingga kini Universitas Al Azhar memiliki lebih dari 50 Fakultas yang tersebar diseluruh pelosok Mesir dengan jumlah mahasiswa/i melebihi angka 200 ribu orang. Itulah potret Al Azhar yang tetap tegar hingga sekarang’, tutup Paman Hisyam menyelesaikan penjelasannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Terima kasih Paman. Nanti bisa saya sampaikan cerita ini ke teman-teman di sekolah”, kata Fatma menutup pembicaraan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3156639589111753276-8547958468602218749?l=kutiba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kutiba.blogspot.com/feeds/8547958468602218749/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3156639589111753276&amp;postID=8547958468602218749' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3156639589111753276/posts/default/8547958468602218749'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3156639589111753276/posts/default/8547958468602218749'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kutiba.blogspot.com/2008/04/al-azhar-tetap-tegar-sepanjang-zaman.html' title='AL-AZHAR: TETAP TEGAR SEPANJANG ZAMAN'/><author><name>treen</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_gCsmFAe6thI/SKTnWOZNKxI/AAAAAAAAAG0/p7KtlkFftb4/S220/muka.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3156639589111753276.post-8953774619443228388</id><published>2008-02-22T20:33:00.000-08:00</published><updated>2008-02-22T20:37:35.349-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pelajaran'/><title type='text'>Balajar Kehidupan</title><content type='html'>Kehidupan ini memang penuh tantangan. Penuh pelajaran dan pemberitahuan dari yang menciptakan. Ada kalanya penuh keberhasilan yang mungkin tidak kita sadari. Ada kalanya penuh dengan cobaan yang memang harus kita lalui. Kita merasa senang dan sedih saling berganti. Bagaikan perjalanan yang melintas tanpa henti&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3156639589111753276-8953774619443228388?l=kutiba.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://kutiba.blogspot.com/feeds/8953774619443228388/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3156639589111753276&amp;postID=8953774619443228388' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3156639589111753276/posts/default/8953774619443228388'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3156639589111753276/posts/default/8953774619443228388'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://kutiba.blogspot.com/2008/02/balajar-kehidupan.html' title='Balajar Kehidupan'/><author><name>treen</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_gCsmFAe6thI/SKTnWOZNKxI/AAAAAAAAAG0/p7KtlkFftb4/S220/muka.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
